Saham Berbobot Besar di MSCI Tertekan Usai Pengumuman Review Juni 2026

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:00 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Saham Berbobot Besar di MSCI Tertekan Usai Pengumuman Review Juni 2026
Kinerja Saham 10 Konstituen Terbesar di MSCI Indonesia Index, 24 Juni 2026

Rilis MSCI Market Classification Review pada 24 Juni 2026 dini hari kembali menekan IHSG. Dalam pengumuman tersebut, MSCI menyampaikan bahwa Indonesia berpotensi diturunkan dari kategori Emerging Market menjadi Frontier Market apabila reformasi pasar modal domestik belum menunjukkan kemajuan yang memadai hingga periode review berikutnya pada November 2026.

Melansir data Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (24/6), IHSG ditutup turun 3,56% ke level 5.883,88 sehingga kembali berada di kisaran level 5.800. Pelemahan indeks turut menyeret sejumlah saham yang menjadi konstituen utama dalam indeks MSCI.

Saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) mencatat koreksi terdalam dengan penurunan 9,55% menjadi Rp 1.515 per saham pada perdagangan Rabu (24/6). Selanjutnya, saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) juga melemah 8,22% ke level Rp 3.460 per saham. 

Kinerja Saham 10 Konstituen Terbesar di MSCI Indonesia Index, 24 Juni 2026 - (BEI & berbagai sumber/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)
Kinerja Saham 10 Konstituen Terbesar di MSCI Indonesia Index, 24 Juni 2026 - (BEI & berbagai sumber/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)

Di sektor perbankan, Bursa Efek Indonesia mencatat saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) masing-masing turun 3,64% dan 3,44% pada penutupan perdagangan hari yang sama.

Sementara itu, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang memiliki bobot terbesar dalam indeks MSCI juga terkoreksi 3,27% ke level 5.925. Melansir data MSCI, bobot saham BBCA dalam indeks MSCI mencapai 24,26% pada Mei 2026. Adapun saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) turut merosot 3,21%. 

Selain itu, saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Astra International Tbk (ASII), dan PT United Tractors Tbk (UNTR) juga mengalami pelemahan hingga 2% pada periode yang sama.

Data Terkait

net-sell-asing-tembus-rp-117-t-pasca-msci-merilis-review-juni-2026
Ekonomi

Net Sell Asing Tembus Rp 1,17 T Pasca MSCI Merilis Review Juni 2026

IHSG ke level 5.800 pada 24 Juni 2026 diikuti dengan net sell investor asing hingga Rp 1,17 triliun setelah MSCI memberi peringatan soal status pasar modal RI.

5 hari yang lalu

gejolak-ihsg-sepanjang-2026-tertekan-sentimen-msci-dan-faktor-domestik
Ekonomi

Gejolak IHSG Sepanjang 2026, Tertekan Sentimen MSCI dan Faktor Domestik

IHSG bergerak fluktuatif sepanjang 2026, mulai dari rekor 9.134,70 hingga melemah ke 6.116,69 seiring sentimen MSCI, aksi jual investor, dan faktor domestik.

23 Jun 2026

status-emerging-market-tetap-bertahan-msci-soroti-akses-pasar-ri
Ekonomi

Status Emerging Market Tetap Bertahan, MSCI Soroti Akses Pasar RI

Akses pasar RI masih solid di emerging market, meski sejumlah aspek aksesibilitas dinilai melemah, termasuk transparansi hingga fleksibilitas investor asing.

22 Jun 2026

hasil-review-msci-2026-skor-transparansi-saham-indonesia-dan-turki-turun
Ekonomi

Hasil Review MSCI 2026: Skor Transparansi Saham Indonesia dan Turki Turun

MSCI baru saja merilis hasil Global Market Accessibility Review 2026 pada Kamis, 18 Juni 2026 waktu setempat. Hasil tinjauan terhadap kelompok pasar berkembang (Emerging Markets) tersebut menunjukkan bahwa sejumlah negara berhasil melakukan reformasi struktural yang signifikan. Sebaliknya, Indonesia dan Turki justru harus menghadapi penurunan penilaian akibat isu transparansi.

22 Jun 2026

bobot-susut-ke-050-indonesia-masih-bertahan-di-msci-emerging-markets
Ekonomi

Bobot Susut ke 0,50%, Indonesia Masih Bertahan di MSCI Emerging Markets

Pelaku pasar menanti hasil tinjauan MSCI pada 18 Juni 2026 setelah bobot Indonesia di MSCI Emerging Markets turun menjadi 0,50% dan memicu arus keluar dana asing.

18 Jun 2026

net-sell-asing-membayangi-bursa-asean-indonesia-catat-outflow-jumbo
Ekonomi

Net Sell Asing Membayangi Bursa ASEAN, Indonesia Catat Outflow Jumbo

Aksi jual investor asing masih membayangi pasar saham ASEAN. Indonesia mencatat net sell asing sebesar US$ 1,95 miliar pada kuartal I-2026, tertinggi di kawasan.

6 Jun 2026