Profil Friderica Widyasari Dewi, Pengganti Sementara Pimpinan OJK

Kamis, 5 Februari 2026 | 15:56 WIB

M
Penulis: Melati K Andriarsi | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Profil Friderica Widyasari Dewi, Pengganti Sementara Pimpinan OJK
Friderica Widyasari Dewi ditunjuk sebagai pejabat pengganti Ketua OJK. Ia memiliki latar pendidikan kuat dan rekam jejak panjang di pasar modal.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjuk Friderica Widyasari Dewi sebagai pejabat pengganti Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner. Penetapan ini dilakukan untuk menjaga kesinambungan fungsi lembaga di tengah dinamika pasar, dan mulai berlaku efektif per 31 Januari 2026 sesuai mekanisme internal OJK.

Perempuan yang akrab disapa Kiki ini dikenal memiliki latar belakang akademik yang solid. Ia meraih gelar sarjana ekonomi dari Universitas Gadjah Mada, kemudian melanjutkan studi Master of Business Administration di California State University. Pendidikan formalnya ditutup dengan gelar Doctor of Education bidang Kepemimpinan dan Kebijakan dari UGM, yang diraih dengan predikat cumlaude.

Friderica Widyasari Dewi ditunjuk sebagai pejabat pengganti Ketua OJK. Ia memiliki latar pendidikan kuat dan rekam jejak panjang di pasar modal. - (Beritasatu/Karen Agatha)
Friderica Widyasari Dewi ditunjuk sebagai pejabat pengganti Ketua OJK. Ia memiliki latar pendidikan kuat dan rekam jejak panjang di pasar modal. - (Beritasatu/Karen Agatha)

Di luar pendidikan, Kiki juga memiliki pengalaman panjang di sektor pasar modal. Kariernya dimulai di Bursa Efek Indonesia sejak 2005 hingga dipercaya menjabat Direktur Pengembangan Pasar. Ia kemudian berkiprah di Kustodian Sentral Efek Indonesia, mulai dari Direktur hingga Direktur Utama, sebelum memimpin BRI Danareksa Sekuritas. 

Sejak 2022, ia mengemban amanah sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Jasa Keuangan sekaligus Anggota Dewan Komisioner OJK. Selain aktif di lembaga keuangan, Kiki juga memiliki pengalaman sebagai pengajar di sejumlah perguruan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri. 

Sebelumnya, sejumlah pejabat OJK serentak mundur setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terkoreksi tajam hingga 8% dalam dua hari perdagangan pada 28-29 Januari 2026. Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar lebih dulu menyampaikan pengunduran dirinya, disusul oleh Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Inarno Djajadi, serta Deputi Komisioner Pengawas Emiten dan Transaksi Efek I.B. Aditya Jayaantara, dengan seluruh proses dilakukan sesuai kerangka hukum OJK yang telah diperkuat melalui UU P2SK. 

Tekanan serupa juga menjalar ke Bursa Efek Indonesia, di mana Direktur Utama BEI Iman Rachman memilih mundur sebagai bentuk tanggung jawab moral setelah kejatuhan IHSG memicu kebijakan penghentian sementara perdagangan.

Data Terkait

ojk-iasc-blokir-515-ribu-rekening-terkait-penipuan
Hukum & Keamanan

OJK: IASC Blokir 515 Ribu Rekening Terkait Penipuan

Sejak 22 November 2024 hingga 31 Mei 2026, IASC menerima 579 ribu laporan penipuan dan lebih dari 515 ribu rekening telah diblokir. IASC juga berhasil memblokir dana korban senilai Rp638,9 miliar dan mengembalikan Rp196,93 miliar kepada korban.

1 hari yang lalu

net-sell-asing-membayangi-bursa-asean-indonesia-catat-outflow-jumbo
Ekonomi

Net Sell Asing Membayangi Bursa ASEAN, Indonesia Catat Outflow Jumbo

Aksi jual investor asing masih membayangi pasar saham ASEAN. Indonesia mencatat net sell asing sebesar US$ 1,95 miliar pada kuartal I-2026, tertinggi di kawasan.

3 hari yang lalu

ihsg-anjlok-591-dan-rupiah-tembus-rp18000-per-dolar-as-dalam-sepekan
Ekonomi

IHSG Anjlok 5,91% dan Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS dalam Sepekan

Dalam sepekan terakhir. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 5,91% ke level 5.839,79 pada penutupan perdagangan Kamis, 4 Juni 2026. Sementara, rupiah menyentuh level Rp18.023 per dolar AS, melemah sekitar 1,37% dalam sepekan terakhir.

5 hari yang lalu

ihsg-tertinggal-dari-bursa-utama-dunia
Ekonomi

IHSG Tertinggal dari Bursa Utama Dunia

Dalam periode 2 Maret–2 Juni 2026, pergerakan bursa saham global menunjukkan kinerja yang beragam. KOSPI mencatatkan kinerja luar biasa, yakni naik 40,96%. Sementara, IHSG terkoreksi 22,72%.

2 Jun 2026

ihsg-di-berbagai-masa-pemerintahan-era-presiden-prabowo-turun-2072
Ekonomi

IHSG di Berbagai Masa Pemerintahan, Era Presiden Prabowo Turun 20,72%

IHSG turun hingga 20,72% di era Presiden Prabowo. Sementara, kinerja IHSG tumbuh paling signifikan di era kepemimpinan Presiden SBY, yaitu hingga 499,50%.

25 Mei 2026

tekanan-global-domestik-bayangi-kinerja-rupiah-dan-ihsg-di-era-prabowo
Ekonomi

Tekanan Global-Domestik Bayangi Kinerja Rupiah dan IHSG di Era Prabowo

Rupiah melemah 14,28% sejak awal pemerintahan Prabowo menjadi Rp 17.687 per US$. IHSG juga turun 20,72% akibat sentimen MSCI dan capital outflow.

23 Mei 2026