OJK Tetapkan 8 Aksi Reformasi Pasar Modal, Imbas Isu MSCI

Senin, 2 Februari 2026 | 16:00 WIB

M
Penulis: Melati K Andriarsi | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
OJK Tetapkan 8 Aksi Reformasi Pasar Modal, Imbas Isu MSCI
OJK dan Danantara menyepakati delapan aksi reformasi pasar modal, mulai dari free float 15%, transparansi UBO, hingga demutualisasi BEI demi standar global.

Danantara bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar dialog strategis dengan pelaku pasar modal di Main Hall Bursa Efek Indonesia pada Minggu (1/2/2026). Forum ini menghasilkan kesepakatan delapan aksi utama yang dirancang untuk mempercepat reformasi struktural pasar modal nasional dan meningkatkan kepercayaan investor.

OJK dan Danantara menyepakati delapan aksi reformasi pasar modal, mulai dari free float 15%, transparansi UBO, hingga demutualisasi BEI demi standar global. - (Investor Daily/Karen Agatha)
OJK dan Danantara menyepakati delapan aksi reformasi pasar modal, mulai dari free float 15%, transparansi UBO, hingga demutualisasi BEI demi standar global. - (Investor Daily/Karen Agatha)

Salah satu poin krusial adalah kenaikan batas minimum free float emiten menjadi 15% agar sejalan dengan praktik internasional. Kebijakan ini akan diterapkan pada emiten baru yang melantai di bursa, sementara perusahaan tercatat diberikan periode penyesuaian. Selain itu, transparansi kepemilikan manfaat akhir (ultimate beneficial owner/UBO) dan praktik afiliasi diperketat melalui pengawasan dan penegakan aturan yang lebih kuat.

Penguatan infrastruktur data juga menjadi fokus, dengan penugasan kepada KSEI untuk menyajikan data kepemilikan saham yang lebih detail dan reliabel. Di sisi tata kelola, OJK berkoordinasi dengan pemerintah untuk mempersiapkan demutualisasi BEI, yang ditujukan meminimalkan konflik kepentingan dan mendorong pengelolaan bursa yang lebih profesional.

Reformasi turut mencakup penegakan hukum berkelanjutan atas pelanggaran pasar, kewajiban pendidikan berkelanjutan bagi jajaran pengurus emiten, hingga sertifikasi akuntan bagi penyusun laporan keuangan. Seluruh agenda tersebut diharapkan memperdalam pasar dari sisi pasokan, permintaan, dan infrastruktur melalui kolaborasi lintas pemangku kepentingan.

Data Terkait

sektor-perdagangan-serap-pembiayaan-syariah-terbesar
Ekonomi

Sektor Perdagangan Serap Pembiayaan Syariah Terbesar

Sektor perdagangan menyerap pembiayaan syariah terbesar per Juni 2025 sebesar Rp 57,59 triliun atau 8,91% dari total pembiayaan.

21 Feb 2026

danantara-siapkan-20-proyek-hilirisasi-senilai-us-26-miliar-pada-2026
Ekonomi

Danantara Siapkan 20 Proyek Hilirisasi Senilai US$ 26 Miliar pada 2026

Danantara menyiapkan 20 proyek hilirisasi 2026 senilai US$ 26 miliar. Program ini diproyeksi membuka lebih dari 600 ribu lapangan kerja.

20 Feb 2026

butuh-investasi-rp-13032-triliun-untuk-dongkrak-ekonomi-8-di-2029
Ekonomi

Butuh Investasi Rp 13.032 Triliun untuk Dongkrak Ekonomi 8% di 2029

Danantara memproyeksikan investasi Rp13.032,8 triliun pada 2025-2029 agar ekonomi tumbuh 8% pada 2029, dengan rata-rata kenaikan 15,67% per tahun.

17 Feb 2026

dari-msci-hingga-moodys-tekanan-eksternal-goyang-pasar-saham-ri
Ekonomi

Dari MSCI hingga Moody’s, Tekanan Eksternal Goyang Pasar Saham RI

Serangkaian rating negatif dari MSCI, Goldman Sachs, UBS, dan Moody’s memicu gejolak IHSG hingga trading halt dan pelemahan tajam.

12 Feb 2026

akan-temui-msci-bei-bawa-3-agenda-ke-msci
Ekonomi

Akan Temui MSCI, BEI Bawa 3 Agenda ke MSCI

BEI akan bertemu MSCI pada 11 Februari 2026 untuk membahas percepatan reformasi pasar modal, dengan fokus transparansi, klasifikasi investor, dan free float.

10 Feb 2026

moodys-tahan-rating-kredit-ri-di-baa2-bagaimana-penilaian-lain
Ekonomi

Moody’s Tahan Rating Kredit RI di Baa2, Bagaimana Penilaian Lain?

Moody’s menahan rating Indonesia di Baa2, namun menurunkan outlook ke negatif seiring pelebaran defisit fiskal dan meningkatnya risiko ekonomi ke depan.

9 Feb 2026