Inflasi Indonesia pada Oktober 2025 tercatat sebesar 2,86% yoy. Tekanan harga pada periode ini berasal dari sejumlah kelompok pengeluaran yang mencatat inflasi relatif tinggi dan memberikan kontribusi signifikan terhadap inflasi nasional.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya menjadi pendorong utama inflasi dengan laju 12,49% yoy dan andil inflasi sebesar 0,82%. Selain itu, kelompok makanan, minuman, dan tembakau mencatat inflasi 4,25% yoy dengan andil inflasi terbesar, yakni 1,22%.
Sementara itu, kelompok kesehatan mengalami inflasi 2,09% yoy dengan andil 0,06%. Kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga mencatat inflasi 1,57% yoy dengan kontribusi 0,25%, sedangkan penyediaan makanan dan minuman mengalami inflasi 1,50% yoy dengan andil relatif kecil sebesar 0,01%.