Lonjakan Harga Energi Dorong Kenaikan Inflasi RI, Batubara Terbesar

Rabu, 18 Maret 2026 | 17:37 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.

Dampak Kenaikan Harga Komoditas terhadap Inflasi Indonesia, 2026 (%)

Eskalasi konflik antara Iran dan Amerika Serikat meningkatkan risiko gangguan pasokan energi global, terutama di Selat Hormuz yang menjadi jalur vital distribusi minyak dunia. Kondisi ini mendorong lonjakan harga minyak dan gas yang pada akhirnya meningkatkan tekanan inflasi, baik secara global maupun di dalam negeri.

Data Investing pada Rabu (18/3) pukul 17.19 WIB menunjukkan, harga minyak mentah Brent telah naik hingga 42,55% sejak serangan AS terhadap Iran pada akhir Februari 2026, mencerminkan kekhawatiran terhadap terganggunya rantai pasok energi. Kenaikan biaya energi tersebut berpotensi menular ke berbagai sektor, termasuk harga pangan, sehingga memperberat beban biaya hidup masyarakat, khususnya kelompok berpendapatan rendah.

Riset LPEM FEB UI bertajuk “Dampak Perang Iran-AS terhadap Perekonomian Indonesia” menunjukkan bahwa kenaikan harga komoditas memiliki dampak langsung terhadap inflasi. Setiap kenaikan 10% harga komoditas berpotensi mendorong inflasi tahunan Indonesia sebesar 0,34% hingga 0,61%. Adapun proyeksi tersebut mengacu pada inflasi tahunan Indonesia pada Februari 2026.

Dari berbagai komoditas, batubara memberikan kontribusi besar terhadap inflasi, diikuti minyak brent dan gas alam. LPEM FEB UI mencatat, kenaikan setiap 10% minyak brent akan meningkatkan 0,54% inflasi tahunan Indonesia. Sementara kenaikan harga batu bara bahkan memiliki dampak tertinggi, yakni menyumbang hingga 0,61% terhadap inflasi tahunan Indonesia.

Adapun gas alam turut memberikan tambahan tekanan meskipun dengan skala yang lebih kecil, yaitu sebesar 0,34%. Di tengah kondisi ini, negara berkembang termasuk Indonesia menghadapi tantangan lebih besar karena keterbatasan ruang fiskal, sehingga kemampuan meredam lonjakan harga menjadi semakin terbatas.

Data Terkait

bi-rate-oktober-2026-ditahan-575-inflasi-masih-di-atas-target
Ekonomi

BI-Rate Oktober 2026 Ditahan 5,75%, Inflasi Masih di Atas Target

Bank Indonesia (BI) mempertahankan BI-Rate di 5,75% pada Oktober 2026, sementara inflasi September mencapai 3,28% yoy.

3 hari yang lalu

eskalasi-terkini-konflik-timur-tengah
Internasional

Eskalasi Terkini Konflik Timur Tengah

Konflik militer antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas di kawasan Timur Tengah sejak akhir Agustus 2026.

3 Sep 2026

konflik-as-dan-iran-memanas-di-selat-hormuz
Internasional

Konflik AS dan Iran Memanas di Selat Hormuz

Eskalasi militer antara AS dan Iran kembali memuncak setelah kedua belah pihak saling meluncurkan serangan udara pada akhir pekan, 27–28 Juni 2026.

30 Jun 2026

inflasi-april-2026-melambat-kebijakan-fiskal-moneter-dioptimalkan
Ekonomi

Inflasi April 2026 Melambat, Kebijakan Fiskal Moneter Dioptimalkan

Inflasi April 2026 turun menjadi 2,42% yoy seiring dengan kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan pertumbuhan ekonomi nasional.

5 Mei 2026

harga-minyak-kian-melambung-negara-asean-hadapi-kerentanan-fiskal
Ekonomi

Harga Minyak Kian Melambung, Negara ASEAN Hadapi Kerentanan Fiskal

Kenaikan harga minyak dunia meningkatkan tekanan inflasi dan fiskal di ASEAN. Thailand, Laos, dan Kamboja menjadi negara paling rentan.

5 Mei 2026

strategi-penguatan-stabilitas-ekonomi-ri-di-tengah-gejolak-global
Ekonomi

Strategi Penguatan Stabilitas Ekonomi RI di Tengah Gejolak Global

Harga minyak naik, RI perkuat transformasi struktur ekonomi

29 Apr 2026