Demonstrasi buruh kembali digelar di Jakarta pada Selasa (29/9). Berdasarkan pemantauan media oleh tim DATASATU, sebanyak 20 ribu akan turun ke jalan dengan pusat demonstrasi di depan gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta.
Pihak Polda Metro Jaya mencatat sedikitnya ada 37 agenda keramaian masyarakat di Jakarta dan sekitarnya pada hari ini, dengan 20 kegiatan di antaranya merupakan aksi demonstrasi penyampaian pendapat di muka umum. Selain kawasan parlemen, polisi juga memberi perhatian pada sejumlah titik lain seperti kawasan Bundaran HI-Dukuh Atas hingga Silang Selatan Monas yang tersebar di wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.
Massa aksi yang tergabung dalam Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) tersebut berasal dari wilayah Jakarta, Banten, Jawa Barat, hingga perwakilan Jawa Tengah. Aksi ini digelar untuk mengawal pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Ketenagakerjaan yang ditargetkan disahkan pada awal Oktober 2026.
Dalam unjuk rasa kali ini, massa membawa 11 tuntutan utama. Beberapa poin yang disuarakan antara lain dorongan hadirnya regulasi yang pro terhadap buruh, penghentian eksploitasi sistem alih daya (outsourcing) dan karyawan kontrak, upah layak, jaminan pesangon, pencegahan PHK sepihak, hingga kepastian hak cuti haid bagi buruh perempuan. Buruh juga secara khusus menyuarakan penolakan terhadap celah penipuan lowongan kerja berkedok uang deposit pada praktik alih daya.
Untuk mengamankan jalannya kegiatan di ibu kota, aparat kepolisian mengerahkan sebanyak 17.628 personel gabungan dari Polri, TNI, Pemprov DKI Jakarta, dan Pamdal DPR-MPR RI. Dari total tersebut, sebanyak 4.998 personel ditempatkan secara khusus di kawasan DPR/MPR RI dengan pola pengamanan yang mengedepankan pendekatan humanis dan komunikatif.
Terkait mobilitas kendaraan, rekayasa lalu lintas diberlakukan secara situasional mulai pukul 10.00 WIB hingga aksi selesai. Rekayasa dan potensi kepadatan diperkirakan terjadi di sejumlah ruas jalan sekitar Senayan, seperti Jalan Gatot Subroto, Jalan Gerbang Pemuda, Jalan Gelora, Jalan Palmerah Timur, Jalan Asia Afrika, Jalan Tentara Pelajar, Jalan Pejompongan Raya, serta kawasan Semanggi.