PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN resmi merombak pucuk pimpinannya dengan menetapkan Suroso Isnandar sebagai Direktur Utama, menggantikan Darmawan Prasodjo. Melansir Beritasatu (15/10), keputusan tersebut disahkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang diselenggarakan secara daring pada Rabu (14/10) pukul 18.30 WIB. Agenda ini dihadiri oleh seluruh jajaran direksi, dewan komisaris PLN, serta perwakilan Badan Pengaturan (BP) BUMN. Pergantian nakhoda BUMN kelistrikan nasional ini turut dikonfirmasi langsung oleh Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria.
Sebelum dipercaya memimpin perseroan secara keseluruhan, eksekutif kelahiran Klaten, 12 Agustus 1971 ini menjabat sebagai Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan (EBT) PLN periode 2025–2026. Suroso tercatat mengantongi rekam jejak kepemimpinan teknis serta manajerial yang kuat di industri energi nasional.
Latar belakang pendidikannya ditopang oleh gelar Sarjana Teknik (S1) Teknik Elektro/Power System Engineering dari Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 1994 dengan spesialisasi Teknik Tenaga Listrik. Ia kemudian memperdalam keilmuannya lewat jenjang Master of Science (S2) Power System Engineering and Management di University of Abertay, Skotlandia, pada 1999 dengan predikat Summa Cum Laude melalui beasiswa British Council. Gelar akademik tertingginya diraih setelah menyelesaikan program Doktor Teknik (S3) Teknik Elektro di ITB pada 2025. Kualifikasinya semakin kokoh berkat kepemilikan sertifikasi profesional strategis, meliputi Qualified Risk Governance Professional (QRGP), Insinyur Profesional Utama (IPU), dan ASEAN Engineer.
Struktur karier Suroso didominasi oleh keahlian pada sistem ketenagalistrikan, manajemen proyek, serta akselerasi transformasi digital. Perjalanan profesionalnya bermula dari sektor swasta hingga sempat berkiprah di kancah global bersama ScottishPower Generation (Inggris) pada 2002. Di lingkungan PLN, amanah kepemimpinannya terus berlanjut saat dipercaya sebagai General Manager PT PLN (Persero) UIKL Sulawesi (2019–2021), General Manager PT PLN (Persero) UIP2B Jamali / Jawa Madura Bali (2021–2022), hingga Kepala Satuan Digital dan Teknologi Informasi PLN Pusat (2022–2023).
Rekam jejak Suroso juga diwarnai berbagai mandat strategis nasional dan torehan prestasi bergengsi. Ia dipercaya menjabat sebagai Ketua Umum Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) periode 2026–2029 sekaligus anggota Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Gadjah Mada periode 2026–2031. Di ranah keinsinyuran dan riset, ia dianugerahi Anugerah Ganesa Wirya Jasa Aditama (2026), yang merupakan penghargaan tertinggi dari ITB, atas kontribusi besarnya terhadap riset ketenagalistrikan serta pengembangan transisi energi nasional.