Skema Batu Bara untuk Listrik Disorot, Ini Aturan di Berbagai Negara

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:52 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Skema Batu Bara untuk Listrik Disorot, Ini Aturan di Berbagai Negara
Perbandingan Kebijakan Pemenuhan Batu Bara untuk Kelistrikan di Berbagai Negara

Skema pemenuhan batu bara untuk sektor kelistrikan nasional menjadi perhatian di tengah pemadaman listrik bergilir yang dilakukan PLN akibat keterbatasan stok batu bara. Melansir data Kementerian ESDM, pasokan batu bara untuk sistem kelistrikan Indonesia dipenuhi melalui skema Domestic Market Obligation (DMO) dengan kewajiban minimal 25% sebagaimana diatur dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 267.K/MB.01/MEM.B/2022. Pemerintah juga menetapkan harga khusus DMO untuk pasokan batu bara ke PLN sebesar US$70 per ton sejak 2018.

Seiring munculnya kendala dalam pemenuhan DMO, pemerintah menerbitkan Peraturan Menteri ESDM No. 6/2026 yang memperbolehkan pencampuran batu bara untuk memenuhi kebutuhan pembangkit listrik. Pada Pasal 34A disebutkan bahwa pemegang IUP tahap kegiatan Operasi Produksi, pemegang IUPK tahap kegiatan Operasi Produksi, pemegang IUPK sebagai Kelanjutan Operasi Kontrak/Perjanjian komoditas Batu Bara, maupun pemegang PKP2B yang telah memperoleh persetujuan RKAB dapat melakukan pencampuran batu bara setelah mendapatkan persetujuan Menteri.

Selain itu, hasil uji kualitas (certificate of analysis) batu bara induk dan batu bara pencampur wajib dilakukan oleh surveyor yang terdaftar pada direktorat jenderal yang bertugas menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang pembinaan, pengawasan, dan pengendalian mineral dan batu bara.

Sejumlah negara juga menerapkan kebijakan khusus untuk menjaga pasokan batu bara bagi sektor kelistrikan. Di China, batu bara tetap dipertahankan sebagai pembangkit yang fleksibel ketika produksi energi baru terbarukan (EBT) menurun. Melansir data Ember Energy, pemerintah menerapkan mekanisme harga kapasitas batu bara serta menyediakan pendanaan khusus untuk proyek retrofit guna memperkuat kelayakan ekonomi PLTU sebagai penopang fleksibilitas sistem. Sejalan dengan target netral karbon, perusahaan juga didorong melakukan diversifikasi usaha ke sektor EBT dan penyimpanan energi, khususnya badan usaha milik negara.

Perbandingan Kebijakan Pemenuhan Batu Bara untuk Kelistrikan di Berbagai Negara - (Kementerian ESDM & berbagai sumber/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)
Perbandingan Kebijakan Pemenuhan Batu Bara untuk Kelistrikan di Berbagai Negara - (Kementerian ESDM & berbagai sumber/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)

Sementara di India, sekitar 70% pasokan listrik masih berasal dari pembangkit berbahan bakar batu bara. Kapasitas PLTU berbasis batu bara impor mencapai 18,7 GW, sedangkan PLTU berbahan bakar batu bara domestik sebesar 5,7 GW. India diperkirakan menggunakan 50 juta ton batu bara impor untuk pembangkit listrik pada 2025 dan menargetkan penurunan impor menjadi 15 juta ton pada 2026.

Di sisi lain, Polandia terus mengurangi porsi batu bara dalam bauran listriknya. Menurut data ECFR, pangsa batu bara turun dari 56,6% pada 2024 menjadi 52,2% pada 2025, dengan kontribusi batu bara keras sebesar 32,9% dan batu bara coklat 19,3%, yang masih menjadi pangsa tertinggi di Uni Eropa.

Krisis energi akibat invasi Rusia ke Ukraina turut mendorong harga listrik grosir menjadi salah satu yang tertinggi di Eropa. Pada 2022, biaya impor bahan bakar fosil mencapai rekor PLN193 miliar atau sekitar €41 miliar, sehingga pemerintah membekukan harga energi sebagai langkah sementara untuk meredam dampak kenaikan biaya energi.

Data Terkait

blok-masela-mulai-dibangun-di-tengah-melemahnya-ekspor-gas-indonesia
Ekonomi

Blok Masela Mulai Dibangun di Tengah Melemahnya Ekspor Gas Indonesia

Groundbreaking Blok Masela diharapkan memperkuat ketahanan energi sekaligus meningkatkan ekspor LNG Indonesia yang dalam satu dekade terakhir cenderung merosot.

20 Jul 2026

blok-masela-mulai-dibangun-potensi-nilai-tambah-tembus-us-137-miliar
Ekonomi

Blok Masela Mulai Dibangun, Potensi Nilai Tambah Tembus US$ 137 Miliar

Groundbreaking Blok Masela menandai dimulainya pembangunan proyek senilai Rp 378 triliun dengan manfaat bagi industri, lapangan kerja hingga ekonomi nasional.

19 Jul 2026

mengenal-blok-masela-proyek-gas-raksasa-yang-mulai-dibangun
Ekonomi

Mengenal Blok Masela, Proyek Gas Raksasa yang Mulai Dibangun

Proyek gas Blok Masela senilai US$ 20 miliar resmi memasuki tahap groundbreaking pada 16 Juli 2026. Proyek ini diproyeksikan memperkuat ketahanan energi nasional.

16 Jul 2026

mandatori-b50-berlaku-ini-proyeksi-kebutuhan-sawit-menuju-b100
Ekonomi

Mandatori B50 Berlaku, Ini Proyeksi Kebutuhan Sawit Menuju B100

Mandatori B50 resmi berjalan. Pemerintah menyiapkan transisi ke B60 dan B100, sehingga penguatan pasokan sawit dan produktivitas kebun jadi kunci keberlanjutan.

14 Jul 2026

b50-resmi-dijalankan-kesiapan-teknis-dan-infrastruktur-telah-diuji
Ekonomi

B50 Resmi Dijalankan, Kesiapan Teknis dan Infrastruktur Telah Diuji

Mandatori B50 resmi diluncurkan setelah dinyatakan layak diterapkan. Program ini diproyeksikan menghemat devisa senilai Rp 170 triliun.

14 Jul 2026

pemadaman-listrik-rugikan-dunia-usaha-kadin-usulkan-langkah-mitigasi
Ekonomi

Pemadaman Listrik Rugikan Dunia Usaha, Kadin Usulkan Langkah Mitigasi

Kadin Indonesia mengusulkan rekomendasi untuk mencegah pemadaman listrik bergilir terulang setelah gangguan pasokan listrik merugikan berbagai sektor usaha.

27 Jun 2026