Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., resmi memasuki babak baru dalam pengabdiannya setelah purnatugas sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) per Kamis, 1 Oktober 2026. Posisinya digantikan oleh Komjen Pol. Suyudi. Pada hari yang sama, Listyo tampak hadir di Istana Kepresidenan Jakarta di tengah agenda rotasi sejumlah pejabat pemerintahan, seraya mengonfirmasi kesiapannya mengemban amanah baru sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP).
Sebelum melangkah ke lingkungan istana kepresidenan, Listyo memimpin Korps Bhayangkara selama lebih dari lima tahun sejak dilantik pada Januari 2021. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1991 ini menempuh pendidikan kepolisian dan akademik secara berjenjang. Ia menyelesaikan studi di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 1998, Sekolah Staf dan Pimpinan Polri (Sespim) pada 2006, Program Magister Kajian Ilmu Kepolisian Universitas Indonesia pada 2008, serta Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) Lemhannas RI pada 2017.
Perjalanan karier Listyo ditempa melalui beragam pos operasional, fungsi reserse, hingga komando teritorial. Ia mengawali kiprahnya sebagai Kepala Unit II Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Tangerang pada 1993, sebelum dipercaya menjabat Kepala Bagian Operasi di polres yang sama pada 1998. Kepemimpinan kewilayahannya berlanjut saat dipercaya memimpin Polsek Duren Sawit pada 1999 dan Polsek Tambora pada 2003.
Memasuki akhir dekade 2000-an, Listyo ditugaskan memimpin kesatuan kepolisian di daerah, mulai dari Kapolres Pati (2009), Wakapolrestabes Surakarta (2010), hingga Kapolresta Surakarta (2011). Kariernya kian menanjak di tingkat pusat saat ditunjuk sebagai Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri pada 2012, kemudian bergeser menjadi Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Tenggara pada 2013. Salah satu titik penting dalam perjalanan kariernya terjadi pada 2014–2016 ketika ia dipercaya menjadi ajudan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.
Selepas bertugas sebagai ajudan presiden, karier Listyo melesat cepat. Ia dipromosikan sebagai Kapolda Banten pada 2016, memimpin pengawasan internal sebagai Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri pada 2018, hingga menduduki posisi Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri pada 2019.
Saat memimpin Bareskrim, Listyo mencatatkan sejumlah capaian penting dalam penegakan hukum nasional. Di antaranya memimpin langsung pemulangan dan penangkapan buronan kasus pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko Tjandra, yang telah buron selama 11 tahun, serta mengusut tuntas peristiwa kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung dengan menetapkan belasan tersangka. Rekam jejak tersebut membawanya diajukan sebagai calon tunggal Kapolri hingga akhirnya disetujui secara aklamasi oleh DPR RI dan resmi dilantik pada Januari 2021. (Vebriansyah Pratama Putra)