Lima Anggota Dewan Komisioner OJK 2026-2031 Terpilih, Ini Profilnya

Kamis, 12 Maret 2026 | 15:34 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Lima Anggota Dewan Komisioner OJK 2026-2031 Terpilih, Ini Profilnya
Komisi XI DPR menyetujui lima anggota Dewan Komisioner OJK periode 2026-2031 setelah uji kelayakan terhadap 10 kandidat.

Komisi XI DPR RI menyetujui lima anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2026-2031 setelah menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap 10 kandidat yang diajukan panitia seleksi pemerintah pada Rabu (11/3/2026). Keputusan tersebut menandai pengisian sejumlah posisi strategis di lembaga pengawas sektor keuangan tersebut untuk lima tahun mendatang.

Komisi XI DPR menyetujui lima anggota Dewan Komisioner OJK periode 2026-2031 setelah uji kelayakan terhadap 10 kandidat. - (DPR RI/Karen Agatha)
Komisi XI DPR menyetujui lima anggota Dewan Komisioner OJK periode 2026-2031 setelah uji kelayakan terhadap 10 kandidat. - (DPR RI/Karen Agatha)

Salah satu nama yang disetujui ialah Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK. Friderica memiliki pengalaman panjang di industri pasar modal, termasuk pernah menjabat Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Direktur Keuangan hingga Direktur Utama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), serta Direktur Utama PT BRI Danareksa Sekuritas. Ia juga sebelumnya menjabat Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK.

Selain itu, Hernawan Bekti Sasongko ditetapkan sebagai Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK menggantikan Mirza Adityaswara yang mengundurkan diri pada Januari 2026. Hernawan memiliki latar belakang panjang di bidang ekonomi dan keuangan, termasuk pernah bertugas sebagai ekonom Bank Indonesia di New York serta memegang sejumlah posisi strategis di OJK seperti Deputi Komisioner Manajemen Strategis dan Deputi Komisioner Internasional dan Riset.

Adapun tiga posisi eksekutif lainnya juga terisi melalui proses uji kelayakan tersebut. Hasan Fawzi ditetapkan sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon (PMDK), Dicky Kartikoyono sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen (PEPK), serta Adi Budiarso sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto (ITSK-IAKD). Ketiganya memiliki rekam jejak panjang di sektor keuangan, pasar modal, bank sentral, maupun kebijakan fiskal pemerintah.

Data Terkait

ihsg-rebound-565-market-cap-saham-masih-tergerus-sentimen-msci
Ekonomi

IHSG Rebound 5,65%, Market Cap Saham Masih Tergerus Sentimen MSCI

IHSG rebound 5,65% ke level 5.278,89 pada 20 Oktober 2026, tetapi kapitalisasi pasar saham Indonesia masih anjlok 42,01% sepanjang 2026 akibat sentimen MSCI.

5 hari yang lalu

tekanan-msci-picu-net-sell-asing-rp-8819-triliun-sepanjang-2026
Ekonomi

Tekanan MSCI Picu Net Sell Asing Rp 88,19 Triliun Sepanjang 2026

Sepanjang 2026, net sell asing kumulatif capai Rp 88,19 triliun disertai pelemahan rupiah ke Rp 18.025/US$ pada Senin (19/10) sejalan dengan sentimen MSCI.

6 hari yang lalu

tren-koreksi-ihsg-di-tengah-penilaian-msci-sepanjang-2026
Ekonomi

Tren Koreksi IHSG di Tengah Penilaian MSCI Sepanjang 2026

IHSG kembali anjlok 11,57% pada 16 Oktober 2026 setelah MSCI mengusulkan penurunan status pasar Indonesia dari emerging market menjadi standalone market.

6 hari yang lalu

daftar-pengunduran-diri-pejabat-tinggi-sektor-keuangan-sepanjang-2026
Politik

Daftar Pengunduran Diri Pejabat Tinggi Sektor Keuangan Sepanjang 2026

Pengunduran diri pejabat tinggi OJK, BEI, dan BI sepanjang 2026 terjadi di tengah dinamika pasar keuangan, tekanan publik, serta tuntutan penguatan tata kelola.

29 Jul 2026

resmi-disahkan-berikut-poin-penting-uu-pfii
Hukum & Keamanan

Resmi Disahkan, Berikut Poin Penting UU PFII

UU PFII resmi disahkan untuk memperkuat daya saing pusat keuangan Indonesia, menarik investasi global, serta membidik modal asing hingga Rp 500 triliun.

23 Jul 2026

dampak-gelombang-phk-bagi-perekonomian-nasional
Ekonomi

Dampak Gelombang PHK bagi Perekonomian Nasional

Lonjakan PHK hingga 43 ribu pekerja pada Juni 2026 berpotensi menekan konsumsi, meningkatkan risiko kredit macet, kemiskinan, hingga melemahkan daya tahan UMKM.

16 Jul 2026