MSCI Perketat Kriteria Emiten RI, Evaluasi Pasar Modal Berlanjut

Kamis, 23 April 2026 | 11:00 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
MSCI Perketat Kriteria Emiten RI, Evaluasi Pasar Modal Berlanjut
Evaluasi Kebijakan MSCI bagi Saham Indonesia

Morgan Stanley Capital International (MSCI) memperketat kriteria bagi emiten asal Indonesia sekaligus mengevaluasi dampak reformasi transparansi pasar modal terhadap penentuan free float dan aksesibilitas investasi. Kebijakan ini diumumkan pada 21 April 2026 dan akan berlaku pada review Mei 2026. Kebijakan ini menjadi bagian dari penilaian lanjutan atas berbagai kebijakan baru yang diterapkan di pasar modal domestik.

Dalam proses evaluasi, MSCI menyoroti sejumlah aspek utama, yaitu peningkatan transparansi kepemilikan saham di atas 1%, klasifikasi investor yang lebih rinci, penerapan kerangka High Shareholding Concentration (HSC), serta peta jalan kenaikan batas minimum free float menjadi 15%. Evaluasi ini dilakukan menyusul kebijakan yang dirilis oleh Otoritas Jasa Keuangan, Bursa Efek Indonesia (BEI), dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Evaluasi Kebijakan MSCI bagi Saham Indonesia - (OJK & berbagai sumber/Melati Kristina/Diproduksi Gemini AI)
Evaluasi Kebijakan MSCI bagi Saham Indonesia - (OJK & berbagai sumber/Melati Kristina/Diproduksi Gemini AI)

Pada kebijakan interim untuk review Mei 2026, MSCI menahan kenaikan Foreign Inclusion Factors (FIF) dan Number of Shares (NOS), tidak menambahkan saham Indonesia baru ke MSCI Investable Market Indexes (IMI), hingga tidak melakukan kenaikan kelas kapitalisasi, termasuk dari Small Cap ke Standard. Selain itu, saham dengan kategori High Shareholding Concentration (HSC) akan dikeluarkan dari indeks, sementara data keterbukaan pemegang saham ≥1% berpotensi digunakan secara selektif dalam penyesuaian free float.

MSCI menyatakan bahwa langkah tersebut bertujuan untuk menekan potensi perputaran indeks serta mengurangi risiko investability selama masa transisi. Saat ini, MSCI masih mengkaji efektivitas kebijakan baru dari Otoritas Jasa Keuangan, Bursa Efek Indonesia, dan Kustodian Sentral Efek Indonesia, serta belum memasukkan seluruh data baru ke dalam metodologi indeks hingga evaluasi selesai. 

Ke depan, MSCI akan menghimpun masukan dari pelaku pasar dan melanjutkan dialog dengan regulator, dengan hasil evaluasi dijadwalkan dirilis dalam Market Accessibility Review pada Juni 2026. Meski demikian, penilaian ini berisiko memengaruhi arus dana asing dan persepsi investor global terhadap pasar saham Indonesia.

Data Terkait

dampak-gelombang-phk-bagi-perekonomian-nasional
Ekonomi

Dampak Gelombang PHK bagi Perekonomian Nasional

Lonjakan PHK hingga 43 ribu pekerja pada Juni 2026 berpotensi menekan konsumsi, meningkatkan risiko kredit macet, kemiskinan, hingga melemahkan daya tahan UMKM.

16 Jul 2026

regulasi-bursa-mineral-dan-komoditas-strategis-dalam-revisi-uu-p2sk
Hukum & Keamanan

Regulasi Bursa Mineral dan Komoditas Strategis dalam Revisi UU P2SK

Revisi UU P2SK menugaskan OJK mengawasi bursa mineral dan komoditas strategis yang ditargetkan beroperasi 1 Januari 2027 guna memperkuat perdagangan.

26 Jun 2026

revisi-uu-p2sk-terkait-pasar-modal-hingga-perlindungan-investor
Hukum & Keamanan

Revisi UU P2SK Terkait Pasar Modal hingga Perlindungan Investor

Revisi UU P2SK memperluas kepemilikan saham di BEI, melegalkan transfer margin, memperkuat perlindungan investor Danantara, dan menata industri kripto.

26 Jun 2026

net-sell-asing-tembus-rp-117-t-pasca-msci-merilis-review-juni-2026
Ekonomi

Net Sell Asing Tembus Rp 1,17 T Pasca MSCI Merilis Review Juni 2026

IHSG ke level 5.800 pada 24 Juni 2026 diikuti dengan net sell investor asing hingga Rp 1,17 triliun setelah MSCI memberi peringatan soal status pasar modal RI.

25 Jun 2026

saham-berbobot-besar-di-msci-tertekan-usai-pengumuman-review-juni-2026
Ekonomi

Saham Berbobot Besar di MSCI Tertekan Usai Pengumuman Review Juni 2026

Peringatan MSCI terkait potensi penurunan status Indonesia ke Frontier Market memicu koreksi IHSG ke 5.883,88 dan menekan sejumlah saham berbobot besar di MSCI.

25 Jun 2026

gejolak-ihsg-sepanjang-2026-tertekan-sentimen-msci-dan-faktor-domestik
Ekonomi

Gejolak IHSG Sepanjang 2026, Tertekan Sentimen MSCI dan Faktor Domestik

IHSG bergerak fluktuatif sepanjang 2026, mulai dari rekor 9.134,70 hingga melemah ke 6.116,69 seiring sentimen MSCI, aksi jual investor, dan faktor domestik.

23 Jun 2026