20 Kandidat Lolos Seleksi Awal Calon Pimpinan OJK, Ini Daftarnya

Kamis, 5 Maret 2026 | 18:59 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
20 Kandidat Lolos Seleksi Awal Calon Pimpinan OJK, Ini Daftarnya
Panitia Seleksi mengumumkan 20 kandidat calon pengganti anggota Dewan Komisioner OJK yang lolos tahap administratif dan penilaian makalah yang kemudian akan mengikuti tahapan seleksi lanjutan.

Panitia Seleksi Pemilihan Calon Pengganti Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengumumkan sebanyak 20 kandidat yang berhasil melewati tahap seleksi administratif, termasuk penilaian makalah. Hasil tersebut diumumkan melalui Pengumuman Nomor Peng-2/Pansel-DKOJK/2026 pada Rabu (4/3/2026).

Para kandidat yang lolos berasal dari beragam latar belakang institusi. Di antaranya berasal dari internal OJK, Bank Indonesia (BI), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Danantara, hingga kalangan profesional yang menjabat sebagai komisaris perusahaan.

Sejumlah nama yang masuk dalam daftar tersebut antara lain Pelaksana Tugas Ketua OJK Friderica Widyasari Dewi atau Kiki serta Pelaksana Tugas Pengawas Pasar Modal OJK Hasan Fawzi. Sementara itu, nama Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun yang sebelumnya ramai dibahas tidak tercantum dalam daftar kandidat yang lolos.

Panitia Seleksi mengumumkan 20 kandidat calon pengganti anggota Dewan Komisioner OJK yang lolos tahap administratif dan penilaian makalah yang kemudian akan mengikuti tahapan seleksi lanjutan. - (Beritasatu & berbagai sumber/Karen Agatha)
Panitia Seleksi mengumumkan 20 kandidat calon pengganti anggota Dewan Komisioner OJK yang lolos tahap administratif dan penilaian makalah yang kemudian akan mengikuti tahapan seleksi lanjutan. - (Beritasatu & berbagai sumber/Karen Agatha)

Ke depan, panitia seleksi akan memilih tiga orang untuk mengisi posisi strategis di OJK yang ditinggalkan Mahendra Siregar, Mirza Adityaswara, serta Inarno Djajadi. Seluruh kandidat yang lolos tahap awal wajib mengikuti rangkaian seleksi lanjutan, mulai dari masukan masyarakat, penelusuran rekam jejak, asesmen, pemeriksaan kesehatan, hingga wawancara.

Data Terkait

dampak-gelombang-phk-bagi-perekonomian-nasional
Ekonomi

Dampak Gelombang PHK bagi Perekonomian Nasional

Lonjakan PHK hingga 43 ribu pekerja pada Juni 2026 berpotensi menekan konsumsi, meningkatkan risiko kredit macet, kemiskinan, hingga melemahkan daya tahan UMKM.

13 jam yang lalu

regulasi-bursa-mineral-dan-komoditas-strategis-dalam-revisi-uu-p2sk
Hukum & Keamanan

Regulasi Bursa Mineral dan Komoditas Strategis dalam Revisi UU P2SK

Revisi UU P2SK menugaskan OJK mengawasi bursa mineral dan komoditas strategis yang ditargetkan beroperasi 1 Januari 2027 guna memperkuat perdagangan.

26 Jun 2026

ojk-tindak-960-entitas-keuangan-ilegal-hingga-mei-2026
Hukum & Keamanan

OJK Tindak 960 Entitas Keuangan Ilegal hingga Mei 2026

Dalam 5 tahun terakhir, jumlah entitas keuangan ilegal yang dihentikan OJK melonjak, dari 926 entitas pada 2021 menjadi 2.617 entitas pada 2025. Sebagian besar merupakan pinjaman online (pinjol) ilegal. Sementara, pada periode 1 Januari hingga 31 Mei 2026, OJK telah menghentikan atau memblokir 960 entitas keuangan ilegal.

8 Jun 2026

ojk-iasc-blokir-515-ribu-rekening-terkait-penipuan
Hukum & Keamanan

OJK: IASC Blokir 515 Ribu Rekening Terkait Penipuan

Sejak 22 November 2024 hingga 31 Mei 2026, IASC menerima 579 ribu laporan penipuan dan lebih dari 515 ribu rekening telah diblokir. IASC juga berhasil memblokir dana korban senilai Rp638,9 miliar dan mengembalikan Rp196,93 miliar kepada korban.

8 Jun 2026

rebalancing-msci-risiko-outflow-mengintai-pasar-saham-indonesia
Ekonomi

Rebalancing MSCI, Risiko Outflow Mengintai Pasar Saham Indonesia

Rebalancing MSCI Mei 2026 memicu koreksi IHSG 1,98% ke 6.723,32. Meski demikian, terdapat risiko outflow yang kian membesar ke depannya.

16 Mei 2026

msci-perketat-kriteria-emiten-ri-evaluasi-pasar-modal-berlanjut
Ekonomi

MSCI Perketat Kriteria Emiten RI, Evaluasi Pasar Modal Berlanjut

MSCI memperketat kriteria saham RI dan menahan kebijakan indeks pada Mei 2026, sambil mengkaji reformasi transparansi dan dampaknya terhadap free float.

23 Apr 2026