Daftar Pejabat Mundur Karena Kegagalan Tugas di Berbagai Negara

Sabtu, 14 Februari 2026 | 08:00 WIB

Y
Penulis: Yelinka Maresa Sianturi | Editor: YS
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Daftar Pejabat Mundur Karena Kegagalan Tugas di Berbagai Negara
Mundurnya pejabat di Korea, hingga Inggris membuktikan tanggung jawab moral atas kegagalan tugas demi menjaga integritas dan kepercayaan publik.

Di panggung politik global, jabatan sering kali dipandang sebagai prestise. Namun, bagi segelintir pemimpin, jabatan adalah beban tanggung jawab yang berat. Fenomena pengunduran diri pejabat publik akibat merasa gagal menjalankan tugas atau yang sering disebut sebagai “budaya malu” menjadi bukti bahwa integritas moral terkadang masih ditempatkan di atas kekuasaan. 

Sejarah mencatat beberapa tokoh di Indonesia yang berani melepaskan jabatannya demi prinsip. Pada 2015, Sigit Priadi Pramudito dan Djoko Sasono mundur karena merasa gagal mencapai target kerja, baik dalam penerimaan negara maupun manajemen arus mudik. Transisi menuju tahun 2025 dan 2026 membawa babak baru; pengakuan Satryo Soemantri Brodjonegoro yang merasa kinerjanya belum optimal, hingga pengunduran diri massal pimpinan BEI dan OJK pada Januari 2026. Mundurnya tokoh-tokoh seperti Iman Rachman dan Mahendra Siregar menjadi langkah drastis untuk memulihkan kepercayaan investor di tengah gejolak pasar modal yang hebat.

Sementara, dii luar negeri, alasan pengunduran diri sering kali dipicu oleh krisis spesifik yang berdampak langsung pada rakyat. Di Korea Selatan, Choi Joong-kyung mundur karena pemadaman listrik massal, sementara di Jepang, Yoshihide Suga harus merelakan kursinya setelah dinilai gagal mengendalikan lonjakan kasus COVID-19 pasca-Olimpiade Tokyo. Di Inggris, Liz Truss mencatat sejarah pengunduran diri tercepat setelah kebijakan ekonominya justru mengguncang stabilitas pasar keuangan.

Langkah-langkah pengunduran diri ini, baik di Asia, Australia, maupun Eropa, mengirimkan pesan yang sama: bahwa kepemimpinan bukan hanya soal memegang kendali, tetapi juga soal keberanian untuk mengakui kegagalan ketika amanah tidak lagi berjalan sesuai harapan publik.

Daftar Pejabat Negara di Berbagai Negara yang Mengundurkan Diri Usai Gagal Menjalankan Tugas

NegaraWaktu PengunduranNama Pejabat NegaraPosisiAlasan Mundur
Korea Selatan2011Choi Joong-kyungMenteri EkonomiGagal melakukan persiapan yang memadai dalam menghadapi lonjakan permintaan listrik, sehingga terjadi pemadaman selama beberapa jam di berbagai wilayah Korea Selatan yang berdampak pada ratusan ribu rumah tangga.
Malaysia2020Mahathir MohamadPerdana MenteriGagal menjaga stabilitas politik setelah koalisi pemerintah runtuh dan dukungan mayoritas di parlemen hilang, sehingga pemerintahan tidak lagi efektif.
Australia2020Jenny MikakosMenteri Kesehatan Negara Bagian VictoriaTekanan politik dan merosotnya kepercayaan publik akibat kegagalan kebijakan skema karantina hotel Covid-19 yang memicu gelombang kedua pandemi di Victoria.
Jepang2021Yoshihide SugaPerdana MenteriYoshihide Suga memutuskan mundur setelah ia dinilai gagal mengendalikan lonjakan kasus COVID-19, yang diperburuk oleh merosotnya kepuasan publik pasca keputusannya untuk tetap menyelenggarakan Olimpiade Tokyo di tengah pandemi.
Inggris2022Liz TrussPerdana MenteriKebijakan pemotongan pajak yang dia ajukan gagal dan justru mengguncang pasar keuangan serta memicu pemberontakan di internal Partai Konservatif yang dipimpinnya.

Data Terbaru

kenaikan-harga-lpg-tekan-ekonomi-ketergantungan-10-provinsi-di-atas-95
Ekonomi

Kenaikan Harga LPG Tekan Ekonomi, Ketergantungan 10 Provinsi di Atas 95%

Kenaikan harga LPG menekan ekonomi rumah tangga, di tengah ketergantungan tinggi di 10 provinsi yang melampaui 95%. Kalimantan Timur catat pengguna tertinggi.

11 jam yang lalu

meski-tekan-kemacetan-manfaat-wfh-ke-berbagai-sektor-masih-terbatas
Ekonomi

Meski Tekan Kemacetan, Manfaat WFH ke Berbagai Sektor Masih Terbatas

WFH sejak 10 April 2026 berhasil mengurangi kemacetan dan menghemat operasional, namun dampaknya ke transportasi, perkantoran, dan ritel masih terbatas.

1 hari yang lalu

harga-lpg-nonsubsidi-naik-konsumen-beralih-ke-lpg-3kg-tekanan-ekonomi-meningkat
Ekonomi

Harga LPG Nonsubsidi Naik, Konsumen Beralih ke LPG 3Kg, Tekanan Ekonomi Meningkat

Harga LPG ukuran 5,5 kg dan 12 kg melonjak 15-18% di seluruh Indonesia. Disparitas harga yang semakin lebar dibandingkan LPG 3 kg berpotensi mendorong peralihan konsumsi ke LPG 3 kg, yang diperkirakan mencapai 5-10%.

1 hari yang lalu

kabar-terbaru-pembangunan-giant-sea-wall-pantura-jadi-prioritas
Hukum & Keamanan

Kabar Terbaru Pembangunan Giant Sea Wall: Pantura jadi Prioritas

Pemerintah mempercepat Giant Sea Wall sebagai PSN di Pantura Jawa, prioritaskan Jawa Tengah guna atasi ancaman lingkungan yang makin mendesak secara strategis.

1 hari yang lalu

beragam-hal-yang-harus-diketahui-tentang-ikan-sapu-sapu
Hukum & Keamanan

Beragam Hal yang Harus Diketahui Tentang Ikan Sapu-Sapu

Pemprov Jakbar bersihkan 20kg ikan sapu-sapu di Cengkareng guna tekan populasi spesies invasif yang merusak ekosistem, infrastruktur sungai, dan habitat asli.

1 hari yang lalu

babak-baru-perlindungan-prt-setelah-dinamika-22-tahun
Hukum & Keamanan

Babak Baru Perlindungan PRT Setelah Dinamika 22 Tahun

Setelah melewati penantian panjang selama lebih dari 2 dekade, perjalanan regulasi perlindungan pekerja domestik di Indonesia akhirnya menemui titik terang.

1 hari yang lalu