Mengenyam pendidikan tinggi, terutama di Eropa tanpa beban biaya kuliah bukan sekadar angan-angan. Sejumlah negara di Benua Biru masih membuka kesempatan kuliah gratis, baik bagi mahasiswa lokal maupun internasional, meski sebagian menerapkan syarat khusus seperti bahasa pengantar hingga jenjang studi tertentu.
Jerman menjadi salah satu tujuan paling populer karena membebaskan biaya pendidikan di sebagian besar universitas negerinya. Mahasiswa domestik maupun internasional hanya perlu membayar iuran semester sekitar €150 hingga €400 yang sudah mencakup tiket transportasi umum. Pengecualian berlaku di wilayah Baden-Württemberg yang memungut sekitar €1.500 per semester bagi mahasiswa dari luar Uni Eropa, serta program master lintas jurusan yang umumnya tetap berbayar.
Peluang serupa ditawarkan oleh Republik Ceko dan Polandia, dengan kunci utama pada penguasaan bahasa lokal. Ceko membebaskan biaya kuliah 100% untuk seluruh kewarganegaraan asalkan mahasiswa menempuh program studi dalam bahasa Ceko, sementara program berbahasa Inggris dikenai biaya €3.000 hingga €15.000 per tahun. Di Polandia, kuliah gratis berlaku jika menggunakan bahasa Polandia bagi pemegang Karta Polaka atau sertifikat kemahiran C1; jika berbayar, biayanya relatif terjangkau yakni €1.000 hingga €3.000 per tahun dengan biaya hidup yang ramah di kantong.
Di kawasan Nordik, Finlandia dan Swedia memberlakukan kuliah gratis bagi warga Uni Eropa. Bagi mahasiswa di luar Uni Eropa yang mengambil program berbahasa Inggris, tarif yang dipatok berkisar €8.000 hingga €18.000 per tahun, meski tersedia beasiswa prestasi dengan potongan 50%–100%. Namun, Finlandia tetap menggratiskan kuliah jika menggunakan bahasa Finlandia atau Swedia. Menariknya di Swedia, jenjang doktoral (PhD) sepenuhnya gratis karena mahasiswa dianggap sebagai pekerja dan menerima gaji bulanan.
Sementara itu, Norwegia kini memungut biaya kuliah bagi sebagian besar mahasiswa luar Uni Eropa sebesar NOK 130.000 hingga 390.000 per tahun, kecuali bagi mereka yang lolos beasiswa kompetitif atau pertukaran pelajar. Adapun di Austria, mahasiswa internasional non-Uni Eropa dikenai biaya sekitar €726 hingga €750 per semester ditambah iuran serikat mahasiswa dan asuransi, dengan kuota yang diperketat pada universitas ilmu terapan.