Gelombang PHK, Mayoritas Pekerja Indonesia Masih Lulusan SD ke Bawah

Minggu, 2 Agustus 2026 | 16:24 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Gelombang PHK, Mayoritas Pekerja Indonesia Masih Lulusan SD ke Bawah
Jumlah Tenaga Kerja di Indonesia Menurut Tingkat Pendidikan, Februari 2026

Kementerian Ketenagakerjaan mencatat jumlah pekerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) sepanjang semester I-2026 mencapai 32.389 orang. Tingginya angka PHK tersebut menunjukkan tekanan pada sektor ketenagakerjaan masih berlanjut di tengah menurunnya daya saing industri nasional.

Di sisi lain, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat komposisi pendidikan tenaga kerja Indonesia masih didominasi oleh lulusan SD ke bawah. Pada Februari 2026, jumlah tenaga kerja dengan tingkat pendidikan SD ke bawah mencapai 52,41 juta orang. Selain itu, lulusan SMA juga menjadi kelompok terbesar berikutnya dengan jumlah mencapai 30,53 juta orang.

Jumlah Tenaga Kerja di Indonesia Menurut Tingkat Pendidikan, Februari 2026 - (BPS/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)
Jumlah Tenaga Kerja di Indonesia Menurut Tingkat Pendidikan, Februari 2026 - (BPS/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)

Sementara itu, jumlah tenaga kerja yang menamatkan pendidikan tinggi, meliputi Diploma IV, S1, S2, dan S3, masih relatif terbatas. BPS mencatat tenaga kerja dengan jenjang pendidikan tersebut hanya mencapai 15,83 juta orang pada Februari 2026. Kondisi ini menunjukkan masih terbatasnya proporsi tenaga kerja berpendidikan tinggi di Indonesia.

Komposisi pendidikan tenaga kerja menjadi salah satu faktor yang memengaruhi produktivitas dan daya saing industri. Di tengah tingginya angka PHK, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pengembangan keterampilan menjadi penting untuk memperkuat daya saing tenaga kerja serta meningkatkan ketahanan pasar kerja terhadap berbagai tekanan ekonomi.

Data Terkait

dua-tahun-prabowo-gibran-pengangguran-turun-tapi-phk-meningkat
Ekonomi

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pengangguran Turun tapi PHK Meningkat

Dalam dua tahun kepemimpinan Prabowo-Gibran, pengangguran turun 3,35% menjadi 7,22 juta orang pada Mei 2026, tetapi PHK naik 13,54% menjadi 88,52 ribu orang pada 2025.

22 jam yang lalu

investasi-hilirisasi-tumbuh-kesiapan-tenaga-kerja-masih-jadi-tantangan
Ekonomi

Investasi Hilirisasi Tumbuh, Kesiapan Tenaga Kerja Masih Jadi Tantangan

Investasi hilirisasi naik 43,2% menjadi Rp 584,1 triliun pada 2025, tetapi kesiapan tenaga kerja menjadi tantangan.

1 hari yang lalu

pengangguran-lulusan-sarjana-naik-dalam-dua-tahun-pemerintahan-prabowo
Ekonomi

Pengangguran Lulusan Sarjana Naik dalam Dua Tahun Pemerintahan Prabowo

Pengangguran lulusan pendidikan tinggi meningkat Mei 2026, sementara 8,01 juta lulusan S1 bekerja di bawah tingkat pendidikannya akibat mismatch pasar kerja.

1 hari yang lalu

dua-tahun-pemerintahan-prabowo-lapangan-usaha-tambah-jutaan-pekerja
Ekonomi

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Lapangan Usaha Tambah Jutaan Pekerja

Tenaga kerja diproyeksikan bertambah 6,04 juta orang pada 2026, dengan perdagangan menjadi sektor penyerap terbanyak, sementara real estat mengalami kontraksi.

3 hari yang lalu

wacana-pendidikan-gratis-hingga-perguruan-tinggi-negeri
Pendidikan

Wacana Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi Negeri

Presiden RI Prabowo Subianto mengutarakan rencana penyelenggaraan pendidikan gratis pada sekolah negeri mulai dari jenjang sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), hingga perguruan tinggi negeri (PTN). Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat berpidato dalam peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di JCC, Jakarta, Jumat (18/9/2026).

4 hari yang lalu

ini-negara-dengan-biaya-pendidikan-gratis
Pendidikan

Ini Negara dengan Biaya Pendidikan Gratis

Belajar gratis di Eropa masih terbuka di negara seperti Jerman, Ceko, dan Polandia, umumnya dengan syarat bahasa lokal atau jenjang studi tertentu.

4 hari yang lalu