Perkembangan teknologi transportasi rel di dunia melaju sangat pesat. Sejumlah negara kini berlomba menghadirkan kereta cepat untuk memangkas waktu tempuh antarkota sekaligus menjadi moda transportasi modern yang efisien.
Puncak posisi kereta operasional tercepat di dunia saat ini dipegang oleh Shanghai Maglev dari China. Kereta berteknologi pelayang magnetik (maglev) ini mampu melaju dengan kecepatan operasional maksimal hingga 460 km/jam dan pernah mencatatkan rekor uji coba mencapai 600 km/jam. Menghubungkan Bandara Pudong ke Longyang Road sejauh 30 kilometer, kereta ini hanya membutuhkan waktu perjalanan selama 7,5 menit.
Di posisi kedua, Indonesia bersama China menempatkan keretanya pada kecepatan operasional 350 km/jam. Whoosh, kereta cepat pertama di Asia Tenggara berkapasitas 601 penumpang yang dirancang khusus untuk lintasan menanjak, iklim tropis, serta dilengkapi penangkal petir ganda. Sementara itu, China mengoperasikan CR400 'Fuxing', kereta cepat otonom tanpa pengemudi pertama di dunia berkapasitas 1.200 penumpang yang dapat mencapai kecepatan uji maksimal 420 km/jam.
Jerman menyusul di urutan berikutnya melalui armada ICE3 buatan Siemens Velaro yang beroperasi hingga 330 km/jam dengan daya 11.000 HP. Sementara itu, TGV dari Prancis dan JR East E5 (Shinkansen) dari Jepang sama-sama mencatatkan kecepatan operasional hingga 320 km/jam. TGV masih memegang rekor kecepatan uji kereta roda baja tertinggi di dunia sebesar 574,8 km/jam sejak 2007, sedangkan Shinkansen E5 terkenal dengan desain moncong panjangnya yang mampu meredam suara dentuman saat memasuki terowongan.
Kecepatan 320 km/jam juga dicapai oleh ONCF Al-Boraq di Maroko. Kereta bertingkat ini berhasil memangkas waktu tempuh rute Casablanca ke Tangier dari 5 jam menjadi hanya 2 jam. Selanjutnya, Spanyol mengoperasikan AVE S-103 dengan kecepatan 310 km/jam di jalur Madrid–Barcelona.
Melengkapi daftar sepuluh besar, KTX dari Korea Selatan beroperasi pada kecepatan 305 km/jam dengan teknologi kedap udara dan kaca tiga lapis untuk kenyamanan di dalam terowongan. Di posisi ke-10, Italia mengandalkan Trenitalia ETR1000 (Frecciarossa) berkecepatan 300 km/jam yang memiliki 4 kelas layanan.