Ketersediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di sepanjang ruas tol Sumatera terus diperluas guna mendukung kelancaran perjalanan kendaraan listrik, terutama saat periode mudik dan arus balik Lebaran 2026. Sejumlah rest area strategis kini telah dilengkapi fasilitas pengisian daya dengan kapasitas yang bervariasi, mulai dari 1 hingga 3 unit di setiap titik.
Pada ruas Binjai–Langsa, SPKLU tersedia di Rest Area KM 41A dan KM 41B, masing-masing sebanyak 1 unit. Sementara itu, di ruas Indrapura–Kisaran, fasilitas serupa tersebar di KM 118A, KM 119B, KM 145A, dan KM 145B, masing-masing dengan 1 unit.
Di wilayah Riau, ruas Pekanbaru–Bangkinang dan Pekanbaru–Dumai telah dilengkapi SPKLU dengan kapasitas lebih besar, yakni masing-masing 2 unit di setiap rest area seperti KM 36A, KM 36B, KM 45A, dan KM 65B.
Untuk ruas Simpang Indralaya–Prabumulih serta Kayu Agung–Palembang, SPKLU juga tersedia di beberapa titik seperti KM 56A, KM 56B, dan KM 360B, masing-masing sebanyak 2 unit.
Distribusi SPKLU yang cukup masif terlihat di ruas panjang Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung, dengan total titik pengisian tersebar di KM 163A, KM 208A, KM 234A, KM 277A, KM 311A, serta arah sebaliknya di KM 172B, KM 215B, KM 269B, dan KM 306B, dengan jumlah unit antara 1 hingga 2 unit di tiap lokasi.
Sementara itu, ruas Bakauheni–Terbanggi Besar menjadi salah satu jalur dengan fasilitas SPKLU paling lengkap. Titik pengisian tersedia di berbagai rest area, mulai dari KM 20 hingga KM 116, dengan jumlah unit bervariasi antara 1 hingga 3 unit, seperti di KM 20B, KM 87A dan KM 116A yang memiliki kapasitas 3 unit SPKLU.
Dengan semakin meratanya penyediaan SPKLU di rest area tol Sumatera, pengguna kendaraan listrik kini tidak perlu khawatir kehabisan daya selama perjalanan. Infrastruktur ini menjadi bagian penting dalam mendukung ekosistem kendaraan listrik sekaligus mendorong transisi menuju transportasi yang lebih ramah lingkungan di Indonesia.