Harga Plastik Naik Tajam, Pedagang dan Industri Mulai Tertekan

Senin, 6 April 2026 | 18:02 WIB

Y
Penulis: Yelinka Maresa Sianturi | Editor: YS
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Harga Plastik Naik Tajam, Pedagang dan Industri Mulai Tertekan
Gangguan pasokan bahan baku global, terutama nafta dari Timur Tengah, mendorong harga plastik naik tajam dan berdampak luas ke berbagai sektor.

Kenaikan harga plastik di Indonesia belakangan ini terjadi secara signifikan akibat gangguan pasokan bahan baku global. Serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari telah mengganggu rantai pasok nafta, yang menjadi bahan baku utama plastik. Kondisi ini berdampak besar mengingat sekitar 70% pasokan nafta dunia berasal dari Timur Tengah.

Dampaknya mulai terlihat dari lonjakan harga di pasar. Harga plastik jenis HD, PE, OPP, hingga tali plastik melonjak hingga 116,67% dari kisaran Rp 23 ribu–Rp 24 ribu per kilogram menjadi Rp 52 ribu per kilogram. Kenaikan juga terjadi pada produk turunan, seperti gelas plastik ukuran 16 oz di Kota Padang yang naik 20,83%, dari Rp 24 ribu menjadi Rp 29 ribu per 50 buah.

Kenaikan harga ini turut menekan pedagang. Omzet penjualan dilaporkan menurun seiring melemahnya daya beli masyarakat. Di sisi lain, pedagang memilih menahan kenaikan harga jual, sehingga margin keuntungan menjadi semakin tipis. Kondisi ini membuat pelaku usaha kecil berada dalam posisi yang semakin tertekan.

Di tingkat industri, lonjakan harga plastik mendorong peningkatan biaya produksi, terutama bagi sektor yang bergantung pada kemasan plastik. Perusahaan pun terdorong melakukan pass through cost, yaitu meneruskan kenaikan biaya tersebut ke harga jual produk.

Sebagai langkah mitigasi, pemerintah tengah mengupayakan diversifikasi sumber impor bahan baku dari kawasan Afrika, India, hingga Amerika. Namun, proses peralihan ini tidak dapat dilakukan secara instan karena memerlukan waktu untuk menjalin kerja sama baru, memastikan kualitas bahan baku, serta menyesuaikan rantai distribusi agar pasokan tetap stabil.

Gangguan pasokan bahan baku global, terutama nafta dari Timur Tengah, mendorong harga plastik naik tajam dan berdampak luas ke berbagai sektor. - (Berbagai sumber/Design by LM Notebook)
Gangguan pasokan bahan baku global, terutama nafta dari Timur Tengah, mendorong harga plastik naik tajam dan berdampak luas ke berbagai sektor. - (Berbagai sumber/Design by LM Notebook)

Data Terkait

dampak-lonjakan-harga-plastik-picu-risiko-inflasi-dan-pelemahan-konsumsi
Ekonomi

Dampak Lonjakan Harga Plastik : Picu Risiko Inflasi dan Pelemahan Konsumsi

Kenaikan harga plastik akibat gangguan pasokan nafta berpotensi menekan ekonomi Indonesia dan mendorong kenaikan harga barang hingga inflasi. Berikut dampak kenaikan harga plastik ke berbagai bidang

3 hari yang lalu