Mulai Disetop, Berikut Insentif Industri Otomotif Sepanjang 2025

Jumat, 13 Februari 2026 | 17:00 WIB

M
Penulis: Melati K Andriarsi | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Mulai Disetop, Berikut Insentif Industri Otomotif Sepanjang 2025
Insentif PPN mobil listrik telah berakhir sejak Desember 2025. Pemerintah masih menunggu keputusan Kemenkeu, meski PPnBM 0% tetap berlaku.

Kepastian perpanjangan insentif mobil listrik masih menjadi tanda tanya. Program potongan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk kendaraan listrik resmi berakhir pada Desember 2025, sementara keputusan terkait kelanjutannya masih menunggu persetujuan Kementerian Keuangan. Kementerian Perindustrian menyatakan telah mengajukan usulan resmi sejak akhir tahun lalu.

Ketua Tim Kerja Industri Kendaraan Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) Kemenperin, Patia Junjungan Monangdo, mengatakan pihaknya masih menanti respons pemerintah terkait insentif tersebut. Meski diskon PPN belum diperpanjang, kendaraan listrik tetap memperoleh fasilitas Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) sebesar 0% sesuai skema Low Carbon Emission Vehicle (LCEV).

Sebelumnya, pemerintah menggulirkan sejumlah stimulus untuk mendorong pertumbuhan kendaraan listrik. Di antaranya PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar 10% bagi EV dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) minimal 40%, serta 5% untuk bus listrik dengan TKDN 20–40%. Selain itu, PPnBM DTP sebesar 100% diberikan untuk impor maupun produksi dalam negeri KBLBB roda empat tertentu, termasuk insentif 3% bagi kendaraan hybrid dan pembebasan bea masuk EV completely built up (CBU).

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang menyebut kebijakan tersebut dirancang untuk menopang sisi permintaan sekaligus produksi. Pemerintah berharap masuknya produsen baru pada 2026 dapat menjaga momentum pertumbuhan kendaraan listrik, sembari mengevaluasi bentuk dukungan lanjutan yang tepat bagi konsumen maupun industri.

Data Terkait

china-pimpin-produsen-kendaraan-listrik-dunia-buka-peluang-bagi-ri
Otomotif

China Pimpin Produsen Kendaraan Listrik Dunia, Buka Peluang bagi RI

Dominasi China sebagai produsen EV global dengan penjualan 11,3 juta unit pada 2024 membuka peluang bagi RI yang memiliki 23% cadangan nikel dunia.

16 jam yang lalu

tren-kendaraan-listrik-global-menguat-norwegia-pimpin-populasi-97
Ekonomi

Tren Kendaraan Listrik Global Menguat, Norwegia Pimpin Populasi 97%

Krisis geopolitik dorong harga minyak dan percepat transisi energi. RI fokus kembangkan EV dan EBT, saat 8 negara sudah punya populasi EV di atas 50%.

1 hari yang lalu

strategi-wujudkan-kemandirian-energi-lewat-program-elektrifikasi
Hukum & Keamanan

Strategi Wujudkan Kemandirian Energi Lewat Program Elektrifikasi

Sebagai langkah mewujudkan kemandirian energi nasional dan mengurangi ketergantungan BBM, Presiden RI memacu program elektrifikasi sebesar 100 gigawatt.

2 hari yang lalu

penjualan-motor-listrik-melonjak-400-dalam-5-tahun-pangsa-masih-minim
Otomotif

Penjualan Motor Listrik Melonjak 400% dalam 5 Tahun, Pangsa Masih Minim

Penjualan motor listrik naik 400% sejak 2021, namun pangsa masih di bawah 1%. Pemberhentian insentif berisiko menekan momentum.

30 Mar 2026

mobil-listrik-melonjak-saat-penjualan-nasional-lesu-insentif-dikaji
Otomotif

Mobil Listrik Melonjak Saat Penjualan Nasional Lesu, Insentif Dikaji

Penjualan mobil listrik melonjak signifikan dalam 5 tahun terakhir di tengah penjualan mobil nasional yang lesu. Pemerintah masih mengkaji insentif baru di tengah risiko fiskal global.

30 Mar 2026

efisiensi-bbm-dari-gaya-berkendara-ke-infrastruktur-mikro
Lingkungan

Efisiensi BBM: Dari Gaya Berkendara ke Infrastruktur Mikro

Strategi 3 tahap tekan BBM: gaya mengemudi irit, WFH, angkutan umum, hingga investasi jalur sepeda & jalan kaki demi kurangi ketergantungan kendaraan pribadi.

30 Mar 2026