Panduan Lengkap dan Aman Membersihkan Paparan Abu Vulkanik

Selasa, 8 September 2026 | 10:53 WIB

A
Penulis: Ajeng Wirachmi | Editor: AW
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Panduan Lengkap dan Aman Membersihkan Paparan Abu Vulkanik
Panduan Lengkap dan Aman Membersihkan Paparan Abu Vulkanik

Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda kembali mengalami erupsi sejak Jumat (4/9). Aktivitas vulkanik pada gunung api berstatus Siaga (Level III) yang berlangsung terus-menerus ini membawa material abu vulkanik ke udara, lalu terbawa embusan angin hingga menyebar ke wilayah Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat.

Merespons sebaran abu tersebut, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengimbau warga di wilayah terdampak untuk membatasi aktivitas di luar rumah. Dalam laman resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Menkes menegaskan bahwa intensitas abu vulkanik yang pekat berisiko memicu gangguan kesehatan akut, mulai dari Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), iritasi mata, hingga gangguan kesehatan pada kulit. Warga juga diminta menutup rapat pintu, jendela, celah ventilasi, serta wadah makanan dan minuman guna mencegah paparan partikel debu mikro ke dalam rumah.

Apabila terpaksa harus beraktivitas di luar atau hendak membersihkan lingkungan rumah, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) menjadi syarat mutlak. Masyarakat disarankan memakai masker dengan daya filtrasi tinggi seperti N95 atau KN95, dengan masker medis sebagai pilihan darurat, serta kacamata pelindung tertutup (goggles), sarung tangan tebal, pakaian tertutup berlengan panjang, dan alas kaki tertutup. Perlengkapan ini sangat penting untuk menyaring partikel debu halus dan mencegah luka akibat sifat partikel abu yang tajam.

Dalam proses pembersihan, prinsip dasarnya adalah membasahi permukaan yang berdebu terlebih dahulu agar partikel tidak beterbangan kembali ke udara. Di dalam ruangan, gunakan semprotan air lalu angkat abu memakai kain pel basah secara perlahan sebelum dimasukkan ke kantong sampah. Warga dilarang keras menyapu abu dalam kondisi kering atau membuang endapan abu basah ke selokan karena dapat memicu penyumbatan saluran air secara massal.

Untuk area luar ruangan seperti halaman atau teras, penyiraman harus dilakukan bertahap agar tidak berubah menjadi genangan lumpur yang tebal. Jika membersihkan kendaraan dan perabotan, siram menggunakan air mengalir lalu usap perlahan dengan kain lembut tanpa menggosoknya saat kering agar lapisan cat maupun kaca tidak tergores. Pada pembersihan atap serta talang air, warga diminta mewaspadai beban abu basah yang berat dan risiko licin, serta disarankan menggunakan tenaga bantuan profesional bila atap rapuh.

Pemerintah turut mengingatkan sejumlah larangan penting demi menjaga keselamatan. Masyarakat dilarang mengucek mata bila terkena abu dan sebaiknya segera membilasnya dengan air bersih atau obat tetes mata. Penggunaan kipas angin, mesin penyedot debu (vacuum cleaner) biasa, ataupun blower tanpa penyaring khusus juga harus dihindari. Selain itu, kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penderita asma tidak boleh dilibatkan dalam pembersihan serta wajib diprioritaskan perlindungannya dari paparan abu.

Panduan Menangani Abu Vulkanik dan Cara Membersihkannya - (Media Monitoring DATASATU/DATASATU)
Panduan Menangani Abu Vulkanik dan Cara Membersihkannya - (Media Monitoring DATASATU/DATASATU)

Data Terkait

erupsi-gunung-anak-krakatau-ganggu-penerbangan-hingga-pembelajaran
Lingkungan

Erupsi Gunung Anak Krakatau Ganggu Penerbangan hingga Pembelajaran

Erupsi Gunung Anak Krakatau pada 4-6 September 2026 berdampak pada 2.961 penerbangan hingga pembelajaran di sejumlah daerah.

9 Sep 2026

peta-sebaran-dan-kerusakan-bencana-indonesia-sepanjang-2026
Lingkungan

Peta Sebaran dan Kerusakan Bencana Indonesia Sepanjang 2026

Rangkaian bencana alam di Indonesia sejak awal tahun hingga awal September 2026 meninggalkan dampak kemanusiaan dan kerusakan fisik yang sangat besar.

9 Sep 2026

kenali-bahaya-abu-vulkanik-erupsi-gunung-dan-tanda-daruratnya
Lingkungan

Kenali Bahaya Abu Vulkanik Erupsi Gunung dan Tanda Daruratnya

Erupsi Gunung Anak Krakatau sebarkan abu vulkanik ke Banten hingga Jakarta. Kemenkes imbau warga batasi aktivitas luar rumah demi cegah ISPA dan iritasi.

8 Sep 2026

erupsi-anak-krakatau-abu-pekat-landa-3-kabupaten-4-bandara-ditutup
Lingkungan

Erupsi Anak Krakatau: Abu Pekat Landa 3 Kabupaten, 4 Bandara Ditutup

Erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda memicu sebaran abu vulkanik pekat yang berdampak langsung pada ruang udara serta permukiman di sejumlah wilayah.

7 Sep 2026

3-gunung-api-erupsi-beruntun-ini-faktanya
Lingkungan

3 Gunung Api Erupsi Beruntun, Ini Faktanya

Tiga gunung api aktif di Indonesia dilaporkan mengalami erupsi dalam waktu yang hampir bersamaan pada Selasa (18/8) malam.

21 Agu 2026