Kenali Bahaya Abu Vulkanik Erupsi Gunung dan Tanda Daruratnya

Selasa, 8 September 2026 | 10:50 WIB

A
Penulis: Ajeng Wirachmi | Editor: AW
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Kenali Bahaya Abu Vulkanik Erupsi Gunung dan Tanda Daruratnya
Kenali Bahaya Abu Vulkanik Erupsi Gunung dan Tanda Daruratnya

Erupsi Gunung Anak Krakatau yang berstatus Siaga (Level III) sejak Jumat (4/9) terus mengeluarkan abu vulkanik hingga terbawa angin ke wilayah Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat. Melansir laman resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengimbau warga di wilayah terdampak untuk membatasi kegiatan di luar rumah guna menghindari paparan abu yang berisiko memicu gangguan kesehatan akut.

Partikel abu vulkanik memiliki karakteristik yang sangat halus, ringan, sekaligus tajam. Jika terhirup, abu ini dapat langsung masuk ke paru-paru dan memicu Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), batuk berat, sesak napas, nyeri dada, hingga memperparah kondisi penderita asma dan PPOK. Selain sistem pernapasan, sifat abrasif dari abu ini berbahaya bagi mata karena dapat menimbulkan iritasi berat, nyeri, serta risiko kerusakan kornea bila dikucek. Paparan langsung pada kulit dan pakaian juga dapat memicu iritasi dan luka goresan mikro.

Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit jantung dan pernapasan kronis diminta untuk tetap berada di dalam ruangan tertutup. Mereka juga diimbau untuk tidak terlibat sama sekali dalam proses pembersihan endapan debu vulkanik.

Masyarakat diminta segera mencari pertolongan medis ke puskesmas 24 jam atau IGD terdekat jika mengalami gejala darurat, seperti sesak napas berbunyi menciut-ciut, nyeri dada akut, batuk yang tak kunjung reda, atau serangan asma mendadak untuk mendapatkan terapi uap maupun oksigenasi. Pemeriksaan medis darurat juga wajib dilakukan apabila mata terasa sangat nyeri, tetap memerah dan perih meski sudah dibilas air, atau mengalami penurunan daya penglihatan agar mendapat penanganan obat tetes khusus dari tenaga medis.

Kenali Bahaya Abu Vulkanik & Kedaruratannya - (Kemenkes & media monitoring DATASATU/DATASATU)
Kenali Bahaya Abu Vulkanik & Kedaruratannya - (Kemenkes & media monitoring DATASATU/DATASATU)

Data Terkait

erupsi-gunung-anak-krakatau-ganggu-penerbangan-hingga-pembelajaran
Lingkungan

Erupsi Gunung Anak Krakatau Ganggu Penerbangan hingga Pembelajaran

Erupsi Gunung Anak Krakatau pada 4-6 September 2026 berdampak pada 2.961 penerbangan hingga pembelajaran di sejumlah daerah.

9 Sep 2026

peta-sebaran-dan-kerusakan-bencana-indonesia-sepanjang-2026
Lingkungan

Peta Sebaran dan Kerusakan Bencana Indonesia Sepanjang 2026

Rangkaian bencana alam di Indonesia sejak awal tahun hingga awal September 2026 meninggalkan dampak kemanusiaan dan kerusakan fisik yang sangat besar.

9 Sep 2026

panduan-lengkap-dan-aman-membersihkan-paparan-abu-vulkanik
Lingkungan

Panduan Lengkap dan Aman Membersihkan Paparan Abu Vulkanik

Abu erupsi Gunung Anak Krakatau landa Banten hingga Jabar. Warga diimbau batasi aktivitas luar, pakai APD, dan bersihkan abu dengan teknik basah.

8 Sep 2026

erupsi-anak-krakatau-abu-pekat-landa-3-kabupaten-4-bandara-ditutup
Lingkungan

Erupsi Anak Krakatau: Abu Pekat Landa 3 Kabupaten, 4 Bandara Ditutup

Erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda memicu sebaran abu vulkanik pekat yang berdampak langsung pada ruang udara serta permukiman di sejumlah wilayah.

7 Sep 2026

3-gunung-api-erupsi-beruntun-ini-faktanya
Lingkungan

3 Gunung Api Erupsi Beruntun, Ini Faktanya

Tiga gunung api aktif di Indonesia dilaporkan mengalami erupsi dalam waktu yang hampir bersamaan pada Selasa (18/8) malam.

21 Agu 2026