El Nino Ancam Sektor Pertanian, 36,5% Sawah Bergantung pada Curah Hujan

Selasa, 8 September 2026 | 08:15 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
El Nino Ancam Sektor Pertanian, 36,5% Sawah Bergantung pada Curah Hujan
Luas Sawah Tadah Hujan di Indonesia, 2024

Musim kemarau meningkatkan risiko penurunan produktivitas pertanian hingga gagal panen akibat terbatasnya pasokan irigasi. Kondisi ini terutama mengancam sawah tadah hujan yang masih bergantung pada curah hujan alami.

Data Kementerian Pertanian mencatat, luas sawah tadah hujan di Indonesia pada 2024 mencapai 2,7 juta hektare (ha), atau sekitar 36,5% dari total luas lahan baku sawah yang mencapai 7,4 juta ha pada periode yang sama.

Luas Sawah Tadah Hujan di Indonesia, 2024 - (Kementerian Pertanian/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)
Luas Sawah Tadah Hujan di Indonesia, 2024 - (Kementerian Pertanian/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)

Sawah tadah hujan tidak memiliki saluran irigasi permanen sehingga waktu tanam sangat bergantung pada musim hujan. Ketergantungan tersebut membuat sistem pertanian ini lebih rentan terhadap perubahan iklim, termasuk kekeringan akibat El Nino seperti yang terjadi saat ini.

Dibandingkan sawah irigasi, produktivitas sawah tadah hujan cenderung lebih rendah karena sebagian lahan dapat dibiarkan tidak diolah ketika pasokan air tidak tersedia. Meski begitu, sistem ini relatif lebih hemat biaya karena tidak membutuhkan pembangunan infrastruktur irigasi yang kompleks.

Penguatan teknologi pertanian menjadi penting agar produksi tetap optimal di tengah perubahan iklim. Sistem pertanian yang lebih berkelanjutan dan tidak sepenuhnya bergantung pada curah hujan perlu ditingkatkan untuk menjaga ketersediaan pangan nasional.

Data Terkait

rekam-jejak-dampak-el-nino-kuat-di-indonesia-dari-1997-hingga-2026
Lingkungan

Rekam Jejak Dampak El Nino Kuat di Indonesia dari 1997 hingga 2026

Fenomena El Niño memberikan dampak signifikan bagi wilayah Indonesia. El Niño kuat terekam pernah terjadi di Indonesia pada 1997, 2015, 2023, dan 2026.

7 Agu 2026

bmkg-petakan-strategi-hadapi-el-nino-ini-antisipasi-di-berbagai-sektor
Lingkungan

BMKG Petakan Strategi Hadapi El Nino, Ini Antisipasi di Berbagai Sektor

El Nino meningkatkan risiko kekeringan dan karhutla. Berbagai rekomendasi mitigasi disiapkan untuk sektor kehutanan, pertanian hingga perikanan.

4 Agu 2026

titik-kekeringan-di-indonesia-dan-mitigasinya
Lingkungan

Titik Kekeringan di Indonesia dan Mitigasinya

Ancaman kekeringan akibat musim kemarau mulai meluas di wilayah Indonesia. Laporan BMKG hingga pertengahan Juli 2026: sekitar 78% dari total zona musim.

30 Jul 2026

el-nino-ancam-sektor-pertanian-pemerintah-siapkan-langkah-mitigasi
Lingkungan

El Nino Ancam Sektor Pertanian, Pemerintah Siapkan Langkah Mitigasi

El Nino 2026 berpotensi memicu kemarau lebih kering dan panjang. Pemerintah menyiapkan 56 ribu pompa air untuk menjaga irigasi dan produksi pangan.

30 Jul 2026

produktivitas-naik-stok-beras-ri-cetak-rekor-di-tengah-ancaman-krisis
Ekonomi

Produktivitas Naik, Stok Beras RI Cetak Rekor di Tengah Ancaman Krisis

Stok beras RI mencetak rekor tertinggi seiring kenaikan produksi padi hingga 13,30% pada 2025 menjadi 60,21 juta ton di tengah risiko krisis pangan global.

17 Apr 2026

langkah-pemerintah-menjaga-ketahanan-pangan-di-tengah-gejolak-global-dan-risiko-kekeringan
Ekonomi

Langkah Pemerintah Menjaga Ketahanan Pangan di Tengah Gejolak Global dan Risiko Kekeringan

Di tengah eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah dan ancaman El Nino, pemerintah menyiapkan strategi komprehensif di sektor pangan dan pertanian.

16 Apr 2026