Langkah Pemerintah Menjaga Ketahanan Pangan di Tengah Gejolak Global dan Risiko Kekeringan

Kamis, 16 April 2026 | 13:19 WIB

Y
Penulis: Yelinka Maresa Sianturi | Editor: YS
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Langkah Pemerintah Menjaga Ketahanan Pangan di Tengah Gejolak Global dan Risiko Kekeringan
Di tengah eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah dan ancaman El Nino, pemerintah menyiapkan strategi komprehensif di sektor pangan dan pertanian.

Di tengah eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah serta ancaman fenomena iklim El Nino, tekanan terhadap ketahanan pangan global kian meningkat. Gangguan jalur logistik, ketidakpastian perdagangan internasional, serta potensi lonjakan harga energi dan pupuk menjadi faktor yang dapat menekan pasokan dan mendorong kenaikan harga pangan dunia.

Melansir Investor Daily, lembaga internasional seperti Badan Energi Internasional, Dana Moneter Internasional, dan Grup Bank Dunia memperingatkan bahwa harga bahan bakar dan pupuk berpotensi tetap tinggi dalam jangka panjang akibat dampak konflik. Bahkan, harga komoditas diperkirakan masih akan bertahan tinggi meskipun arus distribusi melalui Selat Hormuz kembali normal, sehingga menimbulkan kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan dan ketahanan pangan global.

Merespons tantangan tersebut, pemerintah Indonesia menyiapkan strategi komprehensif di sektor pangan dan pertanian. Dalam menghadapi tekanan geopolitik global, pemerintah mengintensifkan pengendalian harga melalui pelaksanaan 3,82 ribu Gerakan Pangan Murah (GPM) di berbagai daerah, intervensi pasar melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras, serta memastikan pasokan kedelai dari importir berada dalam rentang harga acuan yang ditetapkan pemerintah.

Pengawasan rantai pasok juga diperkuat melalui Satgas Pangan, disertai upaya peningkatan produksi pertanian melalui program intensifikasi dan ekstensifikasi. Selain itu, pemerintah juga melakukan reformasi besar di sektor pertanian melalui penerbitan 13 Peraturan Presiden serta pencabutan sekitar 500 regulasi internal yang dinilai menghambat percepatan program pertanian nasional.

Di sisi lain, untuk mengantisipasi dampak kekeringan akibat El Nino, pemerintah melakukan pemetaan wilayah rawan kekeringan dan memperkuat sistem peringatan dini. Optimalisasi pengelolaan sumber daya air dilakukan melalui rehabilitasi irigasi, pemanfaatan embung, dan pengerahan pompa air. Percepatan tanam difokuskan pada daerah yang memiliki potensi ketersediaan air, sementara pemanfaatan lahan terus dioptimalkan melalui penggarapan lahan dan percepatan cetak sawah baru. Seluruh langkah ini diperkuat dengan koordinasi lintas sektor antara pemerintah pusat, daerah, hingga dukungan TNI guna memastikan implementasi berjalan efektif.

Secara keseluruhan, strategi ini mencerminkan pendekatan ganda pemerintah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus meningkatkan produksi, guna memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah tekanan global dan risiko iklim yang semakin kompleks.

Di tengah eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah dan ancaman El Nino, pemerintah menyiapkan strategi komprehensif di sektor pangan dan pertanian. - (Investor Daily, diolah oleh Tim Riset DATASATU/Design by LM Notebook)
Di tengah eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah dan ancaman El Nino, pemerintah menyiapkan strategi komprehensif di sektor pangan dan pertanian. - (Investor Daily, diolah oleh Tim Riset DATASATU/Design by LM Notebook)

Data Terkait

konflik-timur-tengah-memanas-harga-minyak-dunia-tembus-us100-per-barel
Ekonomi

Konflik Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Dunia Tembus US$100 per Barel

Hingga Selasa (15/9) pukul 13.49 WIB, harga WTI mencapai US$103,28 per barel, atau melonjak 80,18% secara year-to-date (ytd). Sementara itu, harga Brent mencapai US$107,29 per barel, atau naik 76,56% secara ytd pada periode yang sama.

15 Sep 2026

el-nino-tekan-pertanian-produksi-beras-2026-berisiko-turun
Lingkungan

El Nino Tekan Pertanian, Produksi Beras 2026 Berisiko Turun

El Nino berpotensi menggerus produksi beras 2026 hingga 9,4% per tahun, dengan produksi diproyeksi 30,1 juta ton dan bisa turun hingga 29,1 juta ton.

14 Sep 2026

el-nino-ancam-sektor-pertanian-365-sawah-bergantung-pada-curah-hujan
Lingkungan

El Nino Ancam Sektor Pertanian, 36,5% Sawah Bergantung pada Curah Hujan

Sebanyak 2,7 juta ha sawah tadah hujan pada 2024 rentan terdampak kemarau dan El Nino, sehingga teknologi pertanian adaptif perlu diperkuat.

8 Sep 2026

el-nino-ancam-sektor-pertanian-pemerintah-siapkan-langkah-mitigasi
Lingkungan

El Nino Ancam Sektor Pertanian, Pemerintah Siapkan Langkah Mitigasi

El Nino 2026 berpotensi memicu kemarau lebih kering dan panjang. Pemerintah menyiapkan 56 ribu pompa air untuk menjaga irigasi dan produksi pangan.

30 Jul 2026

konflik-timur-tengah-belum-usai-harga-emas-justru-turun
Internasional

Konflik Timur Tengah Belum Usai, Harga Emas Justru Turun

Harga emas spot turun 19,19%, dari level US$ 5.327,42 per troy ounce pada 2 Maret 2026 menjadi US$ 4.305,23 per troy ounce pada 8 Juni 2026 pukul 10:15 WIB.

8 Jun 2026

produktivitas-naik-stok-beras-ri-cetak-rekor-di-tengah-ancaman-krisis
Ekonomi

Produktivitas Naik, Stok Beras RI Cetak Rekor di Tengah Ancaman Krisis

Stok beras RI mencetak rekor tertinggi seiring kenaikan produksi padi hingga 13,30% pada 2025 menjadi 60,21 juta ton di tengah risiko krisis pangan global.

17 Apr 2026