Bencana gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) memicu gelombang solidaritas dari komunitas internasional. Sejumlah negara dan entitas global menyatakan belasungkawa sekaligus menegaskan kesiapan mereka untuk menyalurkan bantuan ke wilayah terdampak.
Berdasarkan data pemantauan media, beberapa pihak internasional telah menyampaikan tawaran dukungan secara resmi:
- China: Presiden Xi Jinping dan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Lin Jian menyampaikan duka cita mendalam serta menegaskan kesiapan China memberikan bantuan dan logistik sesuai kebutuhan Indonesia.
- Iran: Melalui laman resmi pemerintah Iran, Presiden Iran Masoud Pezeshkian, menyatakan simpati kepada Presiden Prabowo Subianto dan siap mengerahkan tim medis beserta bantuan darurat.
- Uni Eropa (EU): Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menawarkan pemanfaatan sistem observasi satelit Copernicus guna mempercepat operasi pencarian korban (SAR) dan pemetaan area kerusakan.
- Kanada: Menteri Luar Negeri Anita Anand menyampaikan simpati kepada Menlu RI Sugiono seraya memastikan Kanada siap mengucurkan bantuan apabila diperlukan.
Merespons berbagai tawaran tersebut, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian serta solidaritas negara-negara sahabat. Melansir Beritasatu (31/8), Juru Bicara Kemenlu Yvonne Mewengkang menjelaskan bahwa saat ini Indonesia belum membutuhkan bantuan internasional. Pemerintah masih mengandalkan kekuatan dan sumber daya domestik untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi serta memulihkan wilayah yang terdampak bencana.