Efisiensi BBM: Dari Gaya Berkendara ke Infrastruktur Mikro

Senin, 30 Maret 2026 | 15:42 WIB

A
Penulis: Ajeng Wirachmi | Editor: AW
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Efisiensi BBM: Dari Gaya Berkendara ke Infrastruktur Mikro
Strategi Penghematan BBM

Center for Climate and Energy Solutions bersama World Resources Institute (WRI) merumuskan strategi komprehensif untuk menekan konsumsi BBM melalui 3 tahapan waktu. Dalam jangka pendek, masyarakat diimbau menerapkan gaya mengemudi irit, menurunkan batas kecepatan, serta mematikan mesin saat berhenti lama. Memasuki jangka menengah, efisiensi diperkuat dengan rutinitas servis kendaraan, peningkatan frekuensi kerja dari rumah (WFH), hingga pengalihan moda transportasi ke angkutan umum atau kereta cepat untuk perjalanan jarak jauh demi memangkas ketergantungan pada bensin secara drastis.

Meski demikian, strategi jangka panjang memerlukan perombakan infrastruktur yang lebih mendasar, seperti peralihan ke kendaraan listrik dan rancang kota yang ramah pejalan kaki. Sayangnya, berjalan kaki dan bersepeda seringkali diabaikan dalam pembiayaan infrastruktur karena anggaran biasanya memprioritaskan proyek yang berpusat pada mobil. Pemerintah serta bank pembangunan multilateral harus segera menyadari pentingnya pendanaan jalur khusus untuk mencapai tingkat keselamatan yang dibutuhkan bagi pejalan kaki dan pesepeda agar masyarakat lebih berani beralih dari kendaraan pribadi.

Strategi Penghematan BBM - (Berbagai sumber/ design by NotebookLM/DATASATU)
Strategi Penghematan BBM - (Berbagai sumber/ design by NotebookLM/DATASATU)

Keberhasilan investasi infrastruktur mikro ini telah terbukti di berbagai wilayah. Melansir data WRI, pemerintah Peru mengeluarkan dekrit darurat untuk menyetujui dana sebesar USD 5,5 juta bagi pembangunan jalur sepeda sementara di 25 kota. Hasilnya, terbangun sekitar 400 kilometer jalur sepeda yang memicu perubahan budaya transportasi di daerah yang sebelumnya tidak memiliki fasilitas tersebut. Langkah ini menjadi bukti bahwa dukungan regulasi dan pendanaan yang kreatif bagi transportasi publik serta jalur non-motor dapat menjadi solusi permanen dalam menghadapi fluktuasi harga minyak dunia.

Data Terkait

rencana-insentif-200-ribu-unit-kendaraan-listrik-juni-2026
Otomotif

Rencana Insentif 200 Ribu Unit Kendaraan Listrik Juni 2026

Pemerintah menargetkan penyaluran insentif kendaraan listrik sebanyak 200.000 unit yang dijadwalkan mulai cair pada awal Juni 2026.

6 Mei 2026

harga-komoditas-impor-naik-ini-deretan-barang-yang-ikut-melonjak
Ekonomi

Harga Komoditas Impor Naik, Ini Deretan Barang yang Ikut Melonjak

Kenaikan harga energi akibat konflik Timur Tengah mendorong lonjakan harga barang impor yang berdampak terhadap harga BBM, LPG, hingga kedelai impor nasional.

28 Apr 2026

analisis-besaran-pajak-kendaraan-bermotor-dan-dinamika-aturan-terbaru
Hukum & Keamanan

Analisis Besaran Pajak Kendaraan Bermotor dan Dinamika Aturan Terbaru

Permendagri 11/2026 hapus pengecualian pajak kendaraan listrik. Kini jadi objek PKB & BBNKB dengan insentif yang bergantung kebijakan tiap daerah.

23 Apr 2026

realisasi-konversi-motor-listrik-nasional-masih-jauh-dari-target-utama
Otomotif

Realisasi Konversi Motor Listrik Nasional Masih Jauh dari Target Utama

Pemerintah Indonesia terus berupaya mengakselerasi transisi energi melalui program konversi kendaraan bermotor berbahan bakar fosil menuju tenaga listrik.

22 Apr 2026

populasi-kendaraan-listrik-tumbuh-pesat-tapi-pangsanya-di-bawah-1
Otomotif

Populasi Kendaraan Listrik Tumbuh Pesat, Tapi Pangsanya di Bawah 1%

Populasi EV RI capai lebih dari 274 ribu unit pada 2025, naik dari 3,89 ribu unit pada 2021. Namun, porsinya masih di bawah 1% dari total 172,93 juta kendaraan.

17 Apr 2026

wfh-mampu-hemat-bbm-20-tapi-risiko-ekonomi-perlu-diantisipasi
Ekonomi

WFH Mampu Hemat BBM 20%, Tapi Risiko Ekonomi Perlu Diantisipasi

WFH akan menghemat BBM hingga 20%, namun berisiko menurunkan konsumsi rumah tangga. Efisiensi energi berpotensi bergeser jadi beban rumah tangga.

16 Apr 2026