Ratusan Pelajar di Sidoarjo Terkena HIV, Berikut Faktanya

Senin, 27 Juli 2026 | 11:27 WIB

A
Penulis: Ajeng Wirachmi | Editor: AW
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Ratusan Pelajar di Sidoarjo Terkena HIV, Berikut Faktanya
Ratusan Pelajar di Sidoarjo Terkena HIV, Berikut Faktanya

Kabar merebaknya virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) di Sidoarjo, belakangan viral di sosial media. Narasi yang beredar di masyarakat menyebut, ada sebanyak 522 pelajar di Kabupaten Sidoarjo yang terinfeksi HIV. Lantas, bagaimana fakta sebenarnya?

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sidoarjo membantah hal tersebut. Melansir Beritasatu (27/7), Kepala Dinkes Kabupaten Sidoarjo, Lakhsmie Herawati Yuwantina, mengatakan berdasarkan data resmi Dinkes, jumlah pelajar berusia 11 hingga 17 tahun yang terdiagnosis HIV/AIDS sejak 2001 hingga 2026 tercatat sebanyak 60 orang. “"Dari total tersebut, tujuh orang telah meninggal dunia. Sehingga jumlah penyintas yang masih tercatat saat ini sebanyak 53 orang," ujar Lakhsmie.

Sementara itu, data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI yang dihimpun tim riset DATASATU mencatat, bahwa sebanyak 1.183 kasus HIV ditemukan pada kelompok usia 0 hingga 24 tahun di Kabupaten Sidoarjo sejak tahun 2001 hingga Juni 2026. Penemuan kasus ini mencakup kelompok anak-anak hingga usia remaja dan dewasa muda.

Masih berdasarkan data rekapitulasi Kemenkes, kelompok usia 18–24 tahun menjadi penyumbang terbesar dengan total 1.006 kasus. Sebagian besar kasus pada kelompok usia ini dipicu oleh penularan horizontal melalui perilaku berisiko. Dari rincian faktor risikonya, kelompok Laki-laki Seksual dengan Laki-laki (LSL) mencatat angka tertinggi yaitu 521 kasus, disusul oleh kelompok yang belum teridentifikasi faktor risikonya sebanyak 210 kasus, ibu hamil 60 kasus, serta pasien tuberkulosis (TB) sebanyak 44 kasus.

Selain itu, kasus juga ditemukan pada pasangan berisiko tinggi (41 kasus), pasangan ODHIV (39 kasus), pekerja seks perempuan (32 kasus), pelanggan pekerja seks (24 kasus), waria (11 kasus), pasien infeksi menular seksual (9 kasus), warga binaan pemasyarakatan (8 kasus), calon pengantin (4 kasus), dan pengguna NAPZA suntik (1 kasus). Dari total kelompok usia 18–24 tahun ini, sebanyak 572 orang masih aktif menjalani pengobatan antiretroviral (ARV), 123 orang meninggal dunia, dan 311 orang berstatus lost to follow-up (LFU) atau tidak lagi terpantau dalam pengobatan.

Pada kelompok anak usia 0–10 tahun, tercatat sebanyak 117 kasus yang seluruhnya merupakan penularan vertikal dari ibu ke anak. Dari jumlah tersebut, 32 anak masih rutin menjalani terapi ARV, 35 anak meninggal dunia, dan 50 anak berstatus LFU. Adapun pada kelompok usia 11–17 tahun, ditemukan 60 kasus, dengan rincian 34 orang aktif berobat, 7 orang meninggal dunia, dan 19 orang berstatus LFU.

Kemenkes juga menyoroti tren penemuan kasus HIV pada ibu hamil di Kabupaten Sidoarjo sepanjang periode 2022 hingga Juni 2026 yang secara akumulatif mencapai 163 kasus. Jumlah temuan ini menunjukkan tren penurunan dari tahun ke tahun, yakni 49 kasus pada 2022, 40 kasus pada 2023, 35 kasus pada 2024, 30 kasus pada 2025, dan 9 kasus hingga Juni 2026.

Pemerintah menegaskan bahwa peningkatan angka kasus yang terdata secara umum bukan menandakan lonjakan penularan yang tidak terkendali, melainkan hasil dari semakin efektifnya perluasan layanan tes dan deteksi dini di berbagai fasilitas kesehatan maupun layanan berbasis komunitas.

Masyarakat pun diimbau untuk tidak mudah memercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta selalu mengacu pada data resmi pemerintah guna mencegah timbulnya keresahan dan stigma terhadap penyintas HIV/AIDS.

Rekapitulasi Kasus HIV Berdasarkan Kelompok Usia (2001 – Juni 2026) - (Kemenkes RI/desain oleh Notebook LM/DATASATU)
Rekapitulasi Kasus HIV Berdasarkan Kelompok Usia (2001 – Juni 2026) - (Kemenkes RI/desain oleh Notebook LM/DATASATU)

Data Terbaru

ids-2026-indonesia-produksi-emas-lebih-dari-100-ton-per-tahun-penguatan-ekosistem-bulion-jadi-kunci-ketahanan-ekonomi
Ekonomi

IDS 2026 : Indonesia Produksi Emas Lebih dari 100 Ton per Tahun, Penguatan Ekosistem Bulion Jadi Kunci Ketahanan Ekonomi

Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan industri emas nasional dengan produksi mencapai lebih dari 100 ton per tahun. Namun, besarnya produksi tersebut masih dihadapkan pada tingginya ketergantungan impor emas batangan yang pada 2025 diperkirakan mencapai US$ 4,8 miliar atau sekitar Rp 85 triliun.

49 menit yang lalu

ids-2026-transformasi-digital-industri-keuangan-bsi-dan-pluang-perkuat-inovasi-berbasis-ai
Ekonomi

IDS 2026 : Transformasi Digital Industri Keuangan, BSI dan Pluang Perkuat Inovasi Berbasis AI

Transformasi digital semakin menjadi faktor penting dalam pengembangan ekosistem keuangan Indonesia. Perbankan, platform investasi digital, hingga institusi pendidikan terus memperkuat inovasi teknologi, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI),

50 menit yang lalu

update-kasus-ispa-di-tanah-air-jabar-catat-kasus-terbanyak
Lingkungan

Update Kasus ISPA di Tanah Air, Jabar Catat Kasus Terbanyak

Dipicu cuaca ekstrem dan karhutla, kasus ISPA melonjak di berbagai daerah. Jabar memimpin kasus tertinggi nasional pada 2026.

20 jam yang lalu

ids-2026-integrasi-infrastruktur-jadi-kunci-pertumbuhan-ekonomi-danantara-didorong-satukan-ekosistem-logistik
Ekonomi

IDS 2026 : Integrasi Infrastruktur Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi, Danantara Didorong Satukan Ekosistem Logistik

Integrasi pembangunan infrastruktur menjadi salah satu kunci untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi Indonesia.

20 jam yang lalu

kapasitas-katoda-tembaga-ri-tembus-jutaan-ton-per-tahun
Ekonomi

Kapasitas Katoda Tembaga RI Tembus Jutaan Ton per Tahun

Hilirisasi tembaga di Indonesia kian menunjukkan taji. Kapasitas produksi katoda tembaga nasional kini tercatat jutaan juta ton per tahun.

21 jam yang lalu

ids-2026-pemerintah-targetkan-ekonomi-tumbuh-6-pada-2027-perkuat-hilirisasi-hingga-industri-ai
Ekonomi

IDS 2026 : Pemerintah Targetkan Ekonomi Tumbuh 6% pada 2027, Perkuat Hilirisasi hingga Industri AI

Untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 6%, pemerintah menyiapkan sejumlah strategi, mulai dari percepatan hilirisasi, reformasi regulasi, penguatan industri padat karya, hingga pengembangan ekonomi digital dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

21 jam yang lalu