Serangan Udara Militer Myanmar di Kyauktaw Tewaskan 50 Warga Sipil

Rabu, 30 September 2026 | 15:49 WIB

A
Penulis: Ajeng Wirachmi | Editor: AW
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Serangan Udara Militer Myanmar di Kyauktaw Tewaskan 50 Warga Sipil
Serangan Udara Militer Myanmar di Kyauktaw Tewaskan 50 Warga Sipil

Sebanyak 50 orang dilaporkan tewas dan 58 lainnya mengalami luka-luka akibat serangan udara militer Myanmar di Kota Kyauktaw, Negara Bagian Rakhine. Peristiwa maut tersebut terjadi pada Senin, 28 September 2026, sekitar pukul 12.00 siang waktu setempat, tepat saat warga memadati kawasan pusat pasar grosir kota.

Dalam aksi tersebut, sebuah jet tempur militer menjatuhkan dua bom di dekat area pasar. Laporan Al Jazeera menyebut, korban tewas mencakup pedagang, pembeli, warga sipil yang melintas, hingga kelompok wanita dan anak-anak. Dari puluhan korban luka, sebanyak 22 orang di antaranya dilaporkan berada dalam kondisi kritis. Ledakan dahsyat juga memicu kebakaran di deretan toko dan permukiman warga, merusak berbagai kendaraan, serta meruntuhkan sebagian konstruksi jembatan di dekat lokasi.

Kelompok bersenjata Arakan Army (AA) menuduh junta militer sengaja menyasar kawasan permukiman sipil dan fasilitas publik, serta menegaskan akan melancarkan serangan balasan. Di sisi lain, pihak militer Myanmar berdalih bahwa serangan hanya diarahkan pada target militer yang sah untuk menindak kelompok perlawanan yang mereka cap sebagai teroris, seraya mengeklaim tetap berupaya menahan diri guna menghindari jatuhnya korban sipil.

Tragedi ini memicu kecaman keras dari dunia internasional. Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres,  menyatakan keprihatinan mendalam atas eskalasi penyerangan terhadap warga sipil di Rakhine. Melalui juru bicaranya, Stephane Dujarric, PBB mendesak seluruh pihak yang bertikai untuk segera menghentikan tindak kekerasan, melindungi segenap penduduk sipil, serta menegakkan hukum humaniter internasional. PBB juga menuntut agar para pihak yang bertanggung jawab atas pengeboman mematikan ini dimintai pertanggungjawaban hukum secara penuh.

Sementara itu, HRW (Human Rights Watch) mencatat bahwa berbagai serangan juga pernah terjadi di wilayah Rakhine dan menyasar fasilitas umum. Hingga tahun 2025, terdapat lebih dari 3,6 juta orang harus mengungsi di tenda-tenda darurat dengan keterbatasan makanan, air bersih, dan layanan medis. 

Rincian Insiden Serangan Udara di Kyauktaw, Myanmar - (Media Monitoring DATASATU/DATASATU)
Rincian Insiden Serangan Udara di Kyauktaw, Myanmar - (Media Monitoring DATASATU/DATASATU)

Data Terbaru

mayoritas-publik-minta-mbg-dihentikan-dan-ragukan-koperasi-merah-putih
Hukum & Keamanan

Mayoritas Publik Minta MBG Dihentikan dan Ragukan Koperasi Merah Putih

Riset terbaru menunjukkan ketidakpuasan publik terhadap MBG dan KDMP.

7 jam yang lalu

proyeksi-imf-ekonomi-indonesia-stabil-inflasi-naik-pada-2026
Ekonomi

Proyeksi IMF: Ekonomi Indonesia Stabil, Inflasi Naik pada 2026

IMF memperkirakan perekonomian Indonesia tumbuh stabil sebesar 5,1% pada 2026 dan 2027.Di sisi harga, inflasi Indonesia diproyeksikan meningkat menjadi 3,3% pada 2026, dari 1,9% pada 2025. Sementara, kondisi ketenagakerjaan diperkirakan membaik secara bertahap. Tingkat pengangguran diproyeksikan turun dari 4,9% pada 2025 menjadi 4,7% pada 2026.

7 jam yang lalu

imf-proyeksikan-ekonomi-asia-pasifik-2026-indonesia-tumbuh-51
Ekonomi

IMF Proyeksikan Ekonomi Asia Pasifik 2026, Indonesia Tumbuh 5,1%

Berdasarkan laporan World Economic Outlook edisi Oktober 2026, IMF memproyeksikan Vietnam mencatat pertumbuhan ekonomi tertinggi pada 2026, yakni sebesar 8,4%, diikuti India (7,0%) & Malaysia (5,2%). Sementara, ekonomi Indonesia diproyeksikan tumbuh 5,1%.

8 jam yang lalu

konflik-houthi-ancam-stabilitas-ekonomi-arab-saudi-hingga-bangladesh
Internasional

Konflik Houthi Ancam Stabilitas Ekonomi Arab Saudi hingga Bangladesh

Serangan berulang kelompok Houthi dan meluasnya konflik di Timur Tengah meningkatkan tekanan ekonomi di sejumlah negara, mulai dari pelemahan pasar saham dan penurunan pasokan minyak Arab Saudi hingga krisis pangan di Yaman serta risiko kenaikan biaya impor energi dan pupuk Bangladesh.

9 jam yang lalu

sikap-negara-asean-tanggapi-kabut-asap-karhutla-indonesia
Lingkungan

Sikap Negara ASEAN Tanggapi Kabut Asap Karhutla Indonesia

Pemerintah Indonesia merespons serius protes serta kekhawatiran dari negara-negara tetangga terkait sebaran kabut asap akibat karhutla.

10 jam yang lalu

deretan-kasus-perundungan-di-indonesia-terbaru-di-telkom-university
Hukum & Keamanan

Deretan Kasus Perundungan di Indonesia, Terbaru di Telkom University

Alih-alih menjadi ruang yang aman dan nyaman untuk menimba ilmu, satuan pendidikan kerap menjadi tempat terjadinya aksi perundungan.

10 jam yang lalu