Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin melakukan pertemuan strategis dengan Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth di Pentagon pada Senin (13/4). Pertemuan ini melahirkan kesepakatan krusial melalui pembentukan Major Defense Cooperation Partnership (MDCP). Kemitraan ini dirancang sebagai landasan baru untuk menciptakan hubungan keamanan jangka panjang dan berkelanjutan yang saling menguntungkan bagi kedua negara di masa depan.
Dalam kesepakatan tersebut, kedua negara fokus pada pengembangan teknologi dan alutsista generasi baru, mencakup kapabilitas asimetris, sektor maritim, bawah laut, hingga sistem otonom. Kerja sama ini juga menyentuh aspek pemeliharaan, perbaikan, dan pemeriksaan rutin demi meningkatkan kesiapan operasional alutsista TNI. Penguatan ini menjadi langkah nyata dalam memodernisasi kekuatan pertahanan Indonesia melalui sinergi teknologi dengan Amerika Serikat.
Selain alutsista, poin kesepakatan juga mencakup peningkatan kapasitas intelektual personel militer dan intensitas latihan bersama yang kini mencapai lebih dari 170 latihan per tahun. Fokus khusus juga diberikan pada penguatan latihan pasukan khusus (Special Forces) untuk menghadapi dinamika keamanan global. Seluruh kerja sama ini tetap mengedepankan prinsip kedaulatan negara, rasa saling menghormati, serta semangat politik luar negeri bebas aktif Indonesia.