Mitigasi Geopolitik, Pemerintah Rilis 8 Kebijakan Efisiensi Energi

Rabu, 8 April 2026 | 13:19 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Mitigasi Geopolitik, Pemerintah Rilis 8 Kebijakan Efisiensi Energi
8 Kebijakan Pemerintah Memitigasi Risiko Global & Efisiensi Energi

Konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang berlangsung sejak 28 Februari 2026 memicu kekhawatiran krisis energi global, seiring lonjakan harga minyak dunia yang telah menyentuh US$ 100 per barel. Pada 8 April 2026, Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran mengumumkan kesepakatan gencatan senjata selama dua pekan. Namun, dikutip dari Al Jazeera pada Rabu (8/4), otoritas tersebut menegaskan bahwa gencatan senjata bukan akhir dari konflik.

Merespons dinamika geopolitik tersebut, pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian meluncurkan program strategis berupa 8 Butir Transformasi Budaya Kerja Nasional. Kebijakan ini bertujuan memperkuat etos kerja, meningkatkan produktivitas, serta mendorong budaya kerja yang adaptif, inovatif, dan kompetitif di tengah tekanan global.

Salah satu kebijakan utama adalah penerapan Work From Home (WFH) bagi ASN setiap hari Jumat serta imbauan serupa kepada sektor swasta sesuai karakteristik usaha. Kebijakan ini mulai berlaku pada 1 April 2026 dan akan dievaluasi setelah dua bulan implementasi. Dari sisi fiskal, kebijakan WFH diperkirakan mampu menghemat APBN sebesar Rp 6,2 triliun dari kompensasi BBM, serta menekan belanja BBM masyarakat hingga Rp 59 triliun.

8 Kebijakan Pemerintah Memitigasi Risiko Global & Efisiensi Energi - (Kemenko Perekonomian/Diproduksi Gemini AI)
8 Kebijakan Pemerintah Memitigasi Risiko Global & Efisiensi Energi - (Kemenko Perekonomian/Diproduksi Gemini AI)

Selain itu, pemerintah juga mendorong efisiensi mobilitas melalui pembatasan kendaraan dinas kecuali untuk operasional dan kendaraan listrik, pengurangan perjalanan dinas dalam negeri sebesar 50% dan luar negeri sebesar 70%, serta perluasan ruas dan durasi Car Free Day. Kebijakan lain mencakup refocusing anggaran Kementerian/Lembaga ke belanja produktif, termasuk rekonstruksi bencana Sumatera, serta penerapan mandatori B50 mulai 1 Juli 2026 untuk menekan konsumsi BBM fosil. 

Pembatasan pembelian BBM subsidi melalui barcode MyPertamina maksimal 50 liter per kendaraan per hari (kecuali kendaraan umum) juga diberlakukan sejak 1 April 2026. Di sisi lain, program MBG turut disesuaikan dengan penyediaan makanan segar selama 5 hari dalam seminggu, kecuali untuk asrama, daerah 3T, dan wilayah dengan angka stunting tinggi.

Pemerintah turut mengimbau masyarakat untuk membiasakan penghematan energi di rumah maupun kantor serta beralih ke transportasi publik. Menurut Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, keseluruhan kebijakan ini merupakan bagian dari transformasi struktural menuju ekonomi yang lebih efisien, produktif, dan tangguh, sekaligus mengajak dunia usaha dan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung upaya tersebut.

Data Terkait

program-b50-dorong-konsumsi-sawit-domestik-ekspor-berpotensi-tertekan
Ekonomi

Program B50 Dorong Konsumsi Sawit Domestik, Ekspor Berpotensi Tertekan

Implementasi B50 diproyeksi meningkatkan konsumsi sawit domestik, namun perlambatan produksi berpotensi menekan ruang ekspor CPO Indonesia hingga akhir 2026.

14 Jul 2026

ketahui-syarat-nelayan-penerima-bbm-khusus-15-ribu-per-liter
Hukum & Keamanan

Ketahui Syarat Nelayan Penerima BBM Khusus 15 Ribu per Liter

Presiden Prabowo menginstruksikan pemberian harga khusus BBM jenis solar sebesar Rp15.000 per liter bagi pelaku usaha perikanan dengan kapal berskala besar.

14 Jul 2026

mandatori-b50-berlaku-ini-proyeksi-kebutuhan-sawit-menuju-b100
Ekonomi

Mandatori B50 Berlaku, Ini Proyeksi Kebutuhan Sawit Menuju B100

Mandatori B50 resmi berjalan. Pemerintah menyiapkan transisi ke B60 dan B100, sehingga penguatan pasokan sawit dan produktivitas kebun jadi kunci keberlanjutan.

14 Jul 2026

b50-resmi-dijalankan-kesiapan-teknis-dan-infrastruktur-telah-diuji
Ekonomi

B50 Resmi Dijalankan, Kesiapan Teknis dan Infrastruktur Telah Diuji

Mandatori B50 resmi diluncurkan setelah dinyatakan layak diterapkan. Program ini diproyeksikan menghemat devisa senilai Rp 170 triliun.

14 Jul 2026

mari-ketahui-perbedaan-antara-b40-dan-b50
Hukum & Keamanan

Mari Ketahui Perbedaan Antara B40 dan B50

ESDM resmi menerapkan B50 mulai 1 Juli 2026. Bahan bakar ini merupakan campuran 50% FAME dan 50% solar untuk mendukung ketahanan energi.

10 Jul 2026

perjalanan-b50-dari-uji-teknis-menuju-implementasi-nasional-2026
Ekonomi

Perjalanan B50: Dari Uji Teknis Menuju Implementasi Nasional 2026

Pemerintah menargetkan implementasi B50 mulai 1 Juli 2026 sebagai bagian dari program mandatori biodiesel nasional. Kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan energi, mengurangi ketergantungan impor bahan bakar fosil, serta meningkatkan nilai tambah industri kelapa sawit nasional.

18 Jun 2026