WFH Resmi Berlaku, Penumpang Transportasi Umum Menurun

Senin, 13 April 2026 | 15:09 WIB

A
Penulis: Ajeng Wirachmi | Editor: AW
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
WFH Resmi Berlaku, Penumpang Transportasi Umum Menurun
Dampak WFH April 2026

Kebijakan Work From Home (WFH) yang resmi diberlakukan pada Jumat, 10 April 2026 membawa dampak signifikan terhadap pola mobilitas masyarakat di berbagai kota besar di Indonesia. Berdasarkan data hasil media monitoring Tim Riset DATASATU, terjadi penurunan volume penumpang transportasi publik secara drastis pada 10 April 2026, terutama di wilayah Jabodetabek. Jumlah pengguna KRL tercatat merosot tajam hingga 27% dari hari sebelumnya, dengan total hanya 335.268 orang. Penurunan ini paling terasa di sejumlah titik strategis seperti Stasiun Sudimara yang mencapai 35%, disusul Stasiun Gondangdia sebesar 29%, serta Stasiun Bekasi dan Stasiun Juanda yang masing-masing mengalami penyusutan sebesar 24%. Meskipun terjadi penurunan volume penumpang yang masif, KAI Commuter dilaporkan tetap menjaga operasional secara normal dengan menyiagakan 1.065 perjalanan per hari demi menjamin pelayanan bagi masyarakat.

WFH Resmi Berlaku, Penumpang Transportasi Umum Menurun - (Berbagai sumber/Datasatu)
WFH Resmi Berlaku, Penumpang Transportasi Umum Menurun - (Berbagai sumber/Datasatu)

Kondisi serupa juga terlihat pada layanan LRT Jabodebek yang mencatat penurunan jumlah penumpang sebesar 10% pada hari pertama pemberlakuan kebijakan tersebut. Data menunjukkan jumlah pengguna berada di angka 106.301 orang, menyusut dibandingkan hari Kamis sebelumnya yang mencapai 118.505 orang. Dua stasiun sentral, yakni Dukuh Atas dan Rasuna Said, menjadi titik yang paling terdampak. Stasiun Dukuh Atas mencatat penurunan sebanyak 1.095 pengguna, sementara Stasiun Rasuna Said juga mengalami pengurangan beban sebesar 1.052 penumpang. Di sisi lain, kelancaran arus lalu lintas jalan raya juga mengalami peningkatan kualitas yang cukup drastis. Di DKI Jakarta, volume kendaraan di jalur protokol seperti Jalan Sudirman dan Asia Afrika berkurang signifikan, sementara di Kota Medan, arus kendaraan tercatat menurun sekitar 20% di kawasan strategis seperti Jalan Kapten Maulana Lubis dan Jalan Raden Saleh.

Data Terkait

pemerintah-terapkan-8-kebijakan-efisiensi-mitigasi-geopolitik
Hukum & Keamanan

Pemerintah Terapkan 8 Kebijakan Efisiensi Mitigasi Geopolitik

Pemerintah resmi meluncurkan delapan kebijakan efisiensi untuk memitigasi dampak ketegangan geopolitik global terhadap sektor energi nasional

1 Apr 2026

efisiensi-bbm-dari-gaya-berkendara-ke-infrastruktur-mikro
Lingkungan

Efisiensi BBM: Dari Gaya Berkendara ke Infrastruktur Mikro

Strategi 3 tahap tekan BBM: gaya mengemudi irit, WFH, angkutan umum, hingga investasi jalur sepeda & jalan kaki demi kurangi ketergantungan kendaraan pribadi.

30 Mar 2026

pemerintah-segera-terapkan-wfh-untuk-asn-dan-swasta-demi-hemat-bbm
Sosial Budaya

Pemerintah Segera Terapkan WFH untuk ASN dan Swasta demi Hemat BBM

Pemerintah segera mengumumkan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) dan pekerja swasta untuk menekan konsumsi BBM.

30 Mar 2026

strategi-komprehensif-mewujudkan-efisiensi-energi-berkelanjutan
Lingkungan

Strategi Komprehensif Mewujudkan Efisiensi Energi Berkelanjutan

Masyarakat diimbau untuk mengubah kebiasaan dasar seperti mematikan perangkat dari saklar dan mengatur suhu AC pada kisaran 24-26°C demi menghemat energi.

27 Mar 2026