Strategi Wujudkan Kemandirian Energi Lewat Program Elektrifikasi

Senin, 13 April 2026 | 12:19 WIB

A
Penulis: Ajeng Wirachmi | Editor: AW
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Strategi Wujudkan Kemandirian Energi Lewat Program Elektrifikasi
Program Elektrifikasi Pemerintah

Sebagai langkah mewujudkan kemandirian energi nasional dan mengurangi ketergantungan BBM (Bahan Bakar Minyak), Presiden RI Prabowo Subianto memacu program elektrifikasi sebesar 100 gigawatt. Target ambisius ini diharapkan tercapai dalam 2 tahun guna menghapus penggunaan solar dan diesel pada pembangkit listrik. Rencana strategis tersebut mencakup penutupan 13 unit PLTD milik PLN yang diproyeksikan mampu menghemat konsumsi hingga 200 ribu barel BBM per hari, sekaligus memangkas angka impor nasional secara signifikan.

Selain transformasi sektor energi, pemerintah juga memperkuat ekosistem industri kendaraan listrik domestik. Presiden baru saja meresmikan fasilitas perakitan PT VKTR Sakti Industries di Magelang yang memiliki kapasitas produksi hingga 10.000 unit bus dan truk listrik per tahun. Melansir data dalam laman resmi Sekretariat Kabinet RI, penguatan industri ini dibarengi dengan peningkatan target Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) secara bertahap, mulai dari 40% saat ini hingga dipatok mencapai 80% dalam 4 tahun mendatang untuk mengamankan rantai pasok lokal.

Visi besar ini berlanjut pada rencana produksi massal mobil sedan listrik pada tahun 2028 melalui pembentukan perusahaan khusus oleh pemerintah. Langkah ini didukung penuh oleh kebijakan yang menginstruksikan pemerintah daerah untuk memprioritaskan pembelian kendaraan listrik produk dalam negeri. Dengan peralihan total kendaraan komersial ke energi listrik, Indonesia berpotensi menghemat subsidi BBM hingga USD 5 miliar dolar.

Program Elektrifikasi Pemerintah - (Sekretariat Kabinet RI & Media Monitoring DATASATU/DATASATU)
Program Elektrifikasi Pemerintah - (Sekretariat Kabinet RI & Media Monitoring DATASATU/desain oleh Notebook LM/DATASATU)

Data Terkait

rencana-insentif-200-ribu-unit-kendaraan-listrik-juni-2026
Otomotif

Rencana Insentif 200 Ribu Unit Kendaraan Listrik Juni 2026

Pemerintah menargetkan penyaluran insentif kendaraan listrik sebanyak 200.000 unit yang dijadwalkan mulai cair pada awal Juni 2026.

6 Mei 2026

analisis-besaran-pajak-kendaraan-bermotor-dan-dinamika-aturan-terbaru
Hukum & Keamanan

Analisis Besaran Pajak Kendaraan Bermotor dan Dinamika Aturan Terbaru

Permendagri 11/2026 hapus pengecualian pajak kendaraan listrik. Kini jadi objek PKB & BBNKB dengan insentif yang bergantung kebijakan tiap daerah.

23 Apr 2026

realisasi-konversi-motor-listrik-nasional-masih-jauh-dari-target-utama
Otomotif

Realisasi Konversi Motor Listrik Nasional Masih Jauh dari Target Utama

Pemerintah Indonesia terus berupaya mengakselerasi transisi energi melalui program konversi kendaraan bermotor berbahan bakar fosil menuju tenaga listrik.

22 Apr 2026

gencar-sosialisasi-papua-barat-catat-adopsi-kompor-listrik-tertinggi
Ekonomi

Gencar Sosialisasi, Papua Barat Catat Adopsi Kompor Listrik Tertinggi

Kompor listrik mampu menghemat impor LPG, namun penggunaannya masih minim. Papua Barat catat penggunaan tertinggi 4,03%, didorong sosialisasi dan edukasi.

21 Apr 2026

populasi-kendaraan-listrik-tumbuh-pesat-tapi-pangsanya-di-bawah-1
Otomotif

Populasi Kendaraan Listrik Tumbuh Pesat, Tapi Pangsanya di Bawah 1%

Populasi EV RI capai lebih dari 274 ribu unit pada 2025, naik dari 3,89 ribu unit pada 2021. Namun, porsinya masih di bawah 1% dari total 172,93 juta kendaraan.

17 Apr 2026

china-pimpin-produsen-kendaraan-listrik-dunia-buka-peluang-bagi-ri
Otomotif

China Pimpin Produsen Kendaraan Listrik Dunia, Buka Peluang bagi RI

Dominasi China sebagai produsen EV global dengan penjualan 11,3 juta unit pada 2024 membuka peluang bagi RI yang memiliki 23% cadangan nikel dunia.

15 Apr 2026