Peta Jalan Hilirisasi 28 Komoditas Butuh Investasi USD 618,1 Miliar

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:02 WIB

A
Penulis: Ajeng Wirachmi | Editor: AW
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Peta Jalan Hilirisasi 28 Komoditas Butuh Investasi USD 618,1 Miliar
Peta Jalan Hilirisasi 28 Komoditas Butuh Investasi USD 618,1 Miliar

Pemerintah telah menyiapkan peta jalan hilirisasi bagi 28 komoditas sumber daya alam (SDA) hingga tahun 2040. Program strategis yang terbagi ke dalam 8 sektor utama ini dirancang untuk mendongkrak investasi, memperbesar ekspor, serta membuka lapangan kerja luas, dengan total kebutuhan investasi mencapai USD 618,1 miliar.

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi yang juga menjabat sebagai Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, memaparkan keberhasilan kebijakan hilirisasi telah terbukti nyata pada komoditas nikel. Larangan ekspor bijih nikel sejak 2020 sukses melipatgandakan nilai ekspor dari USD 3,3 miliar pada 2017–2018 menjadi USD 33,9 miliar hingga 34 miliar pada 2023–2024, bahkan diproyeksikan menembus USD 38 miliar sampai 40 miliar pada 2026.

Langkah hilirisasi tersebut memberikan lompatan nilai tambah yang signifikan, mulai dari nikel sulfat (11,4 kali lipat), prekursor (19,4 kali lipat), katoda (37,5 kali lipat), hingga sel baterai yang melesat 67,7 kali lipat.

Kendati demikian, pemerintah tetap mengevaluasi tata kelola industri olahan. Saat ini, sekitar 50% hingga 60% hasil olahan nikel di dalam negeri masih berupa produk setengah jadi (NPI/FeNi). Guna mencegah eksploitasi berlebihan sekaligus menjaga cadangan bagi generasi mendatang, pemerintah berencana memberlakukan moratorium izin smelter tertentu.

"Kita harus memilah industri olahan agar cadangan nikel tetap terjaga untuk masa depan," ujar Bahlil dalam forum Investor Daily Summit 2026 pada Rabu (7/10) di Jakarta. 

Ke depan, cakupan peta jalan hilirisasi tidak hanya menyasar mineral dan batu bara, melainkan juga minyak dan gas bumi, perikanan dan kelautan, serta perkebunan dan kehutanan. Dari total kebutuhan dana yang ada, sektor mineral dan batubara/gas memerlukan investasi USD 566,7 miliar, sementara sektor perkebunan, kelautan, perikanan, dan kehutanan membutuhkan USD 51,3 miliar.

Pada 2040 mendatang, peta jalan 28 komoditas ini diproyeksikan memberikan kontribusi ke Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar USD 235,9 miliar, mencetak nilai ekspor nasional USD 857,9 miliar, dan menyerap 3.016.179 tenaga kerja. Transformasi ini ditargetkan mampu menggeser struktur ekonomi Indonesia dari berbasis konsumsi menjadi produksi, sekaligus mengangkat pendapatan per kapita menuju standar negara maju minimal USD 11.000.

Master Plan Hilirisasi 28 Komoditas Hingga 2040 - (Investor Daily Summit 2026/DATASATU)
Master Plan Hilirisasi 28 Komoditas Hingga 2040 - (Investor Daily Summit 2026/DATASATU)

Data Terkait

kebutuhan-lpg-tembus-9-juta-ton-dan-impor-capai-87
Ekonomi

Kebutuhan LPG Tembus 9 Juta Ton dan Impor Capai 87%

Ketergantungan LPG impor Indonesia masih tinggi; sekitar 80–87% (7,1–7,5 juta ton) dari total kebutuhan 8,5–9 juta ton per tahun berasal dari luar negeri.

1 hari yang lalu

hanya-18486-sumur-migas-aktif-dari-total-47161-sumur-di-indonesia
Hukum & Keamanan

Hanya 18.486 Sumur Migas Aktif dari Total 47.161 Sumur di Indonesia

Sebagian besar sumur minyak dan gas bumi (migas) di Indonesia saat ini belum beroperasi secara optimal.

1 hari yang lalu

indonesia-rajai-produksi-nikel-dunia
Ekonomi

Indonesia Rajai Produksi Nikel Dunia

Data World Population Review & Statista: produksi nikel Indonesia mencapai 2,20 juta ton, menyumbang 61,3% dari total produksi nikel dunia.

23 Jul 2026

kenaikan-royalti-tambang-ditunda-ini-skema-tarif-baru-yang-diusulkan
Ekonomi

Kenaikan Royalti Tambang Ditunda, Ini Skema Tarif Baru yang Diusulkan

Pemerintah memutuskan menunda penerapan tarif royalti baru untuk sejumlah komoditas mineral strategis. Dalam usulan revisi tersebut, tarif royalti untuk konsentrat tembaga diusulkan menjadi 9% untuk HMA di bawah US$7.000 per dmt, dan 13% apabila HMA berada di atas US$13.000 per dmt.

12 Mei 2026

china-pimpin-produsen-kendaraan-listrik-dunia-buka-peluang-bagi-ri
Otomotif

China Pimpin Produsen Kendaraan Listrik Dunia, Buka Peluang bagi RI

Dominasi China sebagai produsen EV global dengan penjualan 11,3 juta unit pada 2024 membuka peluang bagi RI yang memiliki 23% cadangan nikel dunia.

15 Apr 2026

potensi-nikel-ri-dorong-kemandirian-energi-hilirisasi-hijau-jadi-kunci
Ekonomi

Potensi Nikel RI Dorong Kemandirian Energi, Hilirisasi Hijau Jadi Kunci

RI punya 23% cadangan nikel dunia, namun hilirisasi masih hadapi emisi 57-70 ton CO₂/ton dan tantangan ESG. Reformasi kebijakan dan EBT jadi kunci.

13 Apr 2026