Ketidakpastian Ekonomi Global Masih Tinggi Hingga 2026

Senin, 28 September 2026 | 13:10 WIB

A
Penulis: Ajeng Wirachmi | Editor: AW
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Ketidakpastian Ekonomi Global Masih Tinggi Hingga 2026
Ketidakpastian Ekonomi Global Masih Tinggi Hingga 2026

Perekonomian global belum sepenuhnya keluar dari bayang-bayang turbulensi. Laporan terbaru Global Economic Policy Uncertainty (GEPU) Index yang dirilis oleh lembaga riset Economic Policy Uncertainty mencatat, tingkat ketidakpastian kebijakan ekonomi dunia konsisten bertengger di level tinggi sepanjang periode 2020 hingga Juli 2026, jauh melampaui rata-rata normal historisnya.

Dalam kurun 5 tahun terakhir, tekanan ekonomi global memperlihatkan eskalasi nyata. Rata-rata tahunan GEPU berbasis paritas daya beli (PPP-adjusted) melonjak 24,8%, dari posisi 307,18 pada 2020 menjadi 383,35 pada 2025. Puncak volatilitas terjadi pada 2025 ketika indeks sempat menyentuh rekor ekstrem di angka 575,3. Memasuki pertengahan 2026, tensi ketidakpastian mulai melandai ke level rata-rata 338,80. Bahkan secara tahunan (year-on-year), posisi indeks pada Juli 2026 yang berada di angka 236,26 terpangkas 38,17% dibandingkan Juli 2025 yang bertengger di level 382,12.

Kendati menunjukkan tren penurunan bulanan, angka tersebut menegaskan situasi global masih rentan. Indeks GEPU menggunakan angka 100 sebagai garis dasar (baseline) kondisi normal. Dengan rata-rata tahunan yang terus bertahan di rentang 200 hingga di atas 380, tingkat ketidakpastian dunia praktis berada 2 hingga hampir 4 kali lipat di atas batas wajar. Rangkaian guncangan ini dipicu oleh efek lanjutan pandemi pada awal 2020, kemacetan rantai pasok logistik, perang di Eropa, siklus kenaikan suku bunga acuan global, hingga memanasnya perang tarif dan fragmentasi geoekonomi antarnegara adidaya.

Indeks GEPU sendiri merupakan indikator bulanan yang dirilis sejak Januari 1997 untuk memetakan arah risiko kebijakan ekonomi internasional. Pengukuran ini merangkum data dari 18 negara kekuatan ekonomi utama dunia, yakni Amerika Serikat, Australia, Brasil, Cile, China, India, Inggris, Irlandia, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Korea Selatan, Prancis, Rusia, Spanyol, Swedia, dan Yunani.

Indeks ini hadir dalam dua versi, yakni berbasis nilai tukar pasar serta paritas daya beli (PPP). Ke-18 negara yang dipantau merepresentasikan sekitar 67% dari total output ekonomi dunia berbasis PPP, serta mencakup hampir 75% PDB global berdasarkan nilai tukar pasar per 2024. Cakupan ekonomi yang dominan ini menjadikan GEPU sebagai barometer kredibel untuk mengukur seberapa rapuh stabilitas kebijakan dan perekonomian dunia saat ini.

Data Indeks Ketidakpastian Kebijakan Ekonomi Global (GEPU), 2020 – Juli 2026 - (Economic Policy Uncertainty/DATASATU)
Data Indeks Ketidakpastian Kebijakan Ekonomi Global (GEPU), 2020 – Juli 2026 - (Economic Policy Uncertainty/DATASATU)

Data Terkait

perang-ekonomi-jadi-ancaman-terbesar-dunia-pada-2026
Ekonomi

Perang Ekonomi Jadi Ancaman Terbesar Dunia pada 2026

Laporan WEF memproyeksikan perang ekonomi (18%), konflik bersenjata, dan hambatan dagang menekan pertumbuhan global ke 3,1% pada 2026 di tengah lonjakan risiko.

29 Sep 2026

data-imf-tunjukkan-inflasi-global-kembali-naik-dan-sentuh-43
Ekonomi

Data IMF Tunjukkan Inflasi Global Kembali Naik dan Sentuh 4,3%

Ketidakpastian ekonomi dunia kembali menguat seiring dengan laju inflasi global yang kembali merangkak naik pada awal tahun 2026.

28 Sep 2026

ekonomi-asia-melambat-diterpa-badai-ketidakpastian-global
Ekonomi

Ekonomi Asia Melambat Diterpa Badai Ketidakpastian Global

Ketidakpastian global memicu perlambatan PDB Asia hingga 2027 dan membekukan serapan tenaga kerja, meski ekonomi Indonesia diproyeksi tetap solid di kisaran 5%.

28 Sep 2026

imf-proyeksikan-pertumbuhan-ekonomi-global-melambat-ke-31-di-2026
Ekonomi

IMF Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi Global Melambat ke 3,1% di 2026

Laporan terbaru IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi dunia atau World Output melambat dari 3,4% pada 2025 menjadi 3,1% pada 2026.

28 Sep 2026

harga-kebutuhan-pokok-jadi-kekhawatiran-utama-publik-indonesia
Ekonomi

Harga Kebutuhan Pokok Jadi Kekhawatiran Utama Publik Indonesia

Biaya hidup dan ketersediaan lapangan kerja masih membayangi masyarakat Indonesia di paruh kedua tahun ini.

24 Sep 2026

jawa-tengah-jadi-provinsi-dengan-imk-terbanyak-di-indonesia
Ekonomi

Jawa Tengah Jadi Provinsi dengan IMK Terbanyak di Indonesia

BPS sebut total usaha Industri Mikro dan Kecil atau IMK di Indonesia mencapai 4.461.888 unit usaha sepanjang 2025 dan pulau Jawa mendominasi.

21 Sep 2026