Ekonomi Asia Melambat Diterpa Badai Ketidakpastian Global

Senin, 28 September 2026 | 14:33 WIB

A
Penulis: Ajeng Wirachmi | Editor: AW
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Ekonomi Asia Melambat Diterpa Badai Ketidakpastian Global
Ekonomi Asia Melambat Diterpa Badai Ketidakpastian Global

Hantaman ketidakpastian ekonomi global kian nyata menekan denyut perekonomian di kawasan Asia-Pasifik. Berdasarkan laporan World Economic Outlook edisi April 2026 yang dirilis Dana Moneter Internasional (IMF), laju pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) riil di kawasan ini diproyeksikan terus kehilangan momentum sepanjang 2025 hingga 2027, sementara serapan tenaga kerja baru kian terbatas.

Kelesuan paling kentara melanda kelompok negara maju di Asia. Laju ekspansi ekonomi blok ini diperkirakan terkikis dari 2,5% pada 2025 menjadi 2% pada 2026, lalu merosot ke level 1,6% pada 2027. Sebagai barometer perdagangan global, Singapura mengalami penurunan tajam dari 5% pada 2025 ke 3,5% pada 2026, dan menyisakan pertumbuhan 2,7% pada 2027. Di saat bersamaan, ekonomi Jepang kian lesu di angka 0,7% pada 2026 dan 0,6% pada 2027. Penurunan ini menjadi cerminan langsung rapuhnya aktivitas ekspor dan manufaktur dunia akibat eskalasi perang tarif serta fragmentasi rantai pasok global.

Tekanan serupa menjalar ke kelompok negara berkembang (Emerging Asia). Tiongkok sebagai episentrum ekonomi kawasan diproyeksikan mengalami perlambatan struktural dari 5% pada 2025 menjadi 4,4% pada 2026, dan melandai ke level 4% pada 2027. Langkah serupa terjadi pada India yang laju pertumbuhannya melunak dari 7,6% menjadi 6,5% untuk periode 2026–2027. Meredupnya dua mesin utama kawasan ini kian mempertegas tingginya kerentanan eksternal yang membayangi prospek bisnis regional.

Dampak perlambatan tersebut turut membekukan pasar tenaga kerja. Sikap wait and see pelaku usaha membuat tingkat pengangguran kawasan bertahan tanpa perbaikan berarti. Di kelompok Asia Maju, angka pengangguran stagnan di posisi 2,9% sepanjang 2025 hingga 2027. Stagnasi serupa terjadi di Tiongkok pada level 5,1% dan India di 4,9%. Sementara itu, Filipina bahkan mengalami lonjakan angka pengangguran dari 4,2% pada 2025 menjadi 4,7% pada 2026 akibat tekanan ekonomi yang makin berat.

Di tengah turbulensi kawasan tersebut, perekonomian Indonesia menunjukkan ketahanan yang relatif solid. PDB riil nasional diproyeksikan mampu bertahan di level 5% pada 2026 dan bergerak ke 5,1% pada 2027, usai mencetak realisasi 5,1% pada 2025. Tingkat pengangguran domestik juga terjaga di kisaran 4,9% pada 2025–2026 sebelum turun tipis ke 4,8% pada 2027. Kendati konsumsi domestik menjadi jangkar penyelamat, ketergantungan pada rantai pasok dan mitra dagang regional tetap menuntut kewaspadaan tinggi terhadap rambatan krisis eksternal yang belum mereda.

Pertumbuhan Ekonomi (PDB Riil) dan Tingkat Pengangguran Negara Asia-Pasifik (2025–2027) - (IMF (International Monetary Fund)/DATASATU)
Pertumbuhan Ekonomi (PDB Riil) dan Tingkat Pengangguran Negara Asia-Pasifik (2025–2027) - (IMF (International Monetary Fund)/DATASATU)

Data Terkait

ids-2026-indonesia-produksi-emas-lebih-dari-100-ton-per-tahun-penguatan-ekosistem-bulion-jadi-kunci-ketahanan-ekonomi
Ekonomi

IDS 2026 : Indonesia Produksi Emas Lebih dari 100 Ton per Tahun, Penguatan Ekosistem Bulion Jadi Kunci Ketahanan Ekonomi

Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan industri emas nasional dengan produksi mencapai lebih dari 100 ton per tahun. Namun, besarnya produksi tersebut masih dihadapkan pada tingginya ketergantungan impor emas batangan yang pada 2025 diperkirakan mencapai US$ 4,8 miliar atau sekitar Rp 85 triliun.

48 menit yang lalu

ids-2026-transformasi-digital-industri-keuangan-bsi-dan-pluang-perkuat-inovasi-berbasis-ai
Ekonomi

IDS 2026 : Transformasi Digital Industri Keuangan, BSI dan Pluang Perkuat Inovasi Berbasis AI

Transformasi digital semakin menjadi faktor penting dalam pengembangan ekosistem keuangan Indonesia. Perbankan, platform investasi digital, hingga institusi pendidikan terus memperkuat inovasi teknologi, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI),

49 menit yang lalu

ids-2026-integrasi-infrastruktur-jadi-kunci-pertumbuhan-ekonomi-danantara-didorong-satukan-ekosistem-logistik
Ekonomi

IDS 2026 : Integrasi Infrastruktur Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi, Danantara Didorong Satukan Ekosistem Logistik

Integrasi pembangunan infrastruktur menjadi salah satu kunci untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi Indonesia.

20 jam yang lalu

ids-2026-pemerintah-targetkan-ekonomi-tumbuh-6-pada-2027-perkuat-hilirisasi-hingga-industri-ai
Ekonomi

IDS 2026 : Pemerintah Targetkan Ekonomi Tumbuh 6% pada 2027, Perkuat Hilirisasi hingga Industri AI

Untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 6%, pemerintah menyiapkan sejumlah strategi, mulai dari percepatan hilirisasi, reformasi regulasi, penguatan industri padat karya, hingga pengembangan ekonomi digital dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

21 jam yang lalu

perang-ekonomi-jadi-ancaman-terbesar-dunia-pada-2026
Ekonomi

Perang Ekonomi Jadi Ancaman Terbesar Dunia pada 2026

Laporan WEF memproyeksikan perang ekonomi (18%), konflik bersenjata, dan hambatan dagang menekan pertumbuhan global ke 3,1% pada 2026 di tengah lonjakan risiko.

29 Sep 2026

data-imf-tunjukkan-inflasi-global-kembali-naik-dan-sentuh-43
Ekonomi

Data IMF Tunjukkan Inflasi Global Kembali Naik dan Sentuh 4,3%

Ketidakpastian ekonomi dunia kembali menguat seiring dengan laju inflasi global yang kembali merangkak naik pada awal tahun 2026.

28 Sep 2026