Presiden Prabowo Subianto menyampaikan delapan fokus Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 dalam Pidato Kenegaraan Penyampaian Keterangan Pemerintah atas RUU APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan pada Jumat (14/8).
Delapan Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) tersebut mencakup kedaulatan pangan, kemandirian energi dan air, pendidikan, kesehatan, hilirisasi dan industrialisasi, serta infrastruktur, perumahan dan ketahanan bencana.
Prioritas lainnya meliputi penguatan ekonomi kerakyatan dan pembangunan desa serta penurunan kemiskinan. Fokus tersebut menjadi bagian dari arah kebijakan pemerintah dalam RAPBN 2027.
Melansir data Kementerian Keuangan, pendidikan memperoleh alokasi terbesar dalam RAPBN 2027, yakni sebesar Rp 820,9 triliun. Angka tersebut lebih besar dibandingkan anggaran perlindungan sosial dan kesehatan yang dianggarkan sebesar Rp 549,9 triliun dan Rp 244,9 triliun dalam RAPBN 2027.
Sementara itu, ketahanan pangan mendapatkan alokasi Rp 195,3 triliun untuk RAPBN 2027. Lebih lanjut, delapan PKPN tersebut juga didukung oleh penguatan pertahanan dan keamanan, penegakan hukum, tata kelola pemerintahan, percepatan digitalisasi, serta diplomasi ekonomi.