Ekonomi RI Tumbuh 5,29% yoy, Ini 10 Sektor Penyumbang PDB Terbesar

Rabu, 5 Agustus 2026 | 19:39 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Ekonomi RI Tumbuh 5,29% yoy, Ini 10 Sektor Penyumbang PDB Terbesar
10 Sektor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi, Triwulan II-2026

Ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,29% year on year (yoy) pada kuartal II-2026. Dalam laporan Badan Pusat Statistik (BPS), terdapat 10 lapangan usaha yang menjadi kontributor utama terhadap pembentukan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia selama periode tersebut.

Menurut BPS, sektor industri pengolahan masih menjadi penyumbang terbesar terhadap PDB nasional dengan distribusi mencapai 18,50% dan mencatatkan pertumbuhan sebesar 4,52% yoy. Posisi berikutnya ditempati sektor pertanian, kehutanan dan perikanan dengan distribusi 13,57% serta pertumbuhan 3,80% yoy, disusul perdagangan besar dan eceran yang berkontribusi 13,02% dengan pertumbuhan 6,39% yoy. 

10 Sektor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi, Triwulan II-2026 - (BPS/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)
10 Sektor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi, Triwulan II-2026 - (BPS/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)

Sementara itu, sektor konstruksi memiliki distribusi 9,79% dan tumbuh 6,68% yoy, sedangkan sektor pertambangan dan penggalian berkontribusi 8,87% namun mengalami kontraksi sebesar 1,64% yoy.

BPS juga mencatat sektor transportasi dan pergudangan memiliki distribusi sebesar 6,16% dengan pertumbuhan 5,65% yoy. Selanjutnya, sektor informasi dan komunikasi berkontribusi 4,30% dan tumbuh 6,97% yoy, diikuti jasa keuangan dan asuransi dengan distribusi 4,05% serta pertumbuhan 3,11% yoy. 

Selain sektor-sektor tersebut, administrasi pemerintahan, akomodasi makan dan minum juga merupakan kontributor utama dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Bahkan pertumbuhan akomodasi makan dan minum mencatatkan pertumbuhan hingga 10,60%, tertinggi ke dua setelah sektor Pengadaan Listrik dan gas yang tumbuh sebesar 10,81% yoy.

Data Terkait

industri-manufaktur-masih-ekspansi-indeks-tenaga-kerja-terkontraksi
Ekonomi

Industri Manufaktur Masih Ekspansi, Indeks Tenaga Kerja Terkontraksi

BPS mencatat IKBM mencapai 52,31 pada kuartal II-2026 atau masih berada di zona ekspansi. Namun, komponen tenaga kerja turun ke level kontraksi 49,92.

3 hari yang lalu

pertumbuhan-industri-manufaktur-melambat-di-bawah-laju-pdb-nasional
Ekonomi

Pertumbuhan Industri Manufaktur Melambat, di Bawah Laju PDB Nasional

Pertumbuhan PDB manufaktur melambat menjadi 4,52% yoy pada triwulan II-2026, di bawah pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,29% yoy.

3 hari yang lalu

perjalanan-wisatawan-nusantara-tembus-107-juta-pada-juni-2026
Sosial Budaya

Perjalanan Wisatawan Nusantara Tembus 107 Juta pada Juni 2026

BPS mencatat jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) mencapai 107,19 juta perjalanan pada Juni 2026.

5 hari yang lalu

perjalanan-wisatawan-nasional-naik-menjadi-766-ribu-pada-juni-2026
Sosial Budaya

Perjalanan Wisatawan Nasional Naik Menjadi 766 Ribu pada Juni 2026

BPS mencatat jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) mencapai 766.780 ribu perjalanan pada Juni 2026.

5 hari yang lalu

ini-5-penyumbang-defisit-dagang-nonmigas-terbesar-di-semester-i-2026
Ekonomi

Ini 5 Penyumbang Defisit Dagang Nonmigas Terbesar di Semester I-2026

Mesin dan peralatan mekanis menyumbang defisit perdagangan nonmigas terbesar, yaitu US$ 15,93 miliar disusul berbagai komoditas lainnya.

5 hari yang lalu

lemak-minyak-nabati-dominasi-surplus-dagang-di-semester-i-2026
Ekonomi

Lemak & Minyak Nabati Dominasi Surplus Dagang di Semester I-2026

Neraca perdagangan RI masih mencatat surplus pada semester I-2026 yang ditopang komoditas nonmigas lemak dan minyak hewani atau nabati sebesar US$ 17,55 miliar.

5 hari yang lalu