Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat konsumsi pemerintah menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi menurut pengeluaran. Sektor ini mencatatkan kenaikan tertinggi hingga 15,97%.
Aktivitas impor berada di posisi kedua dengan pertumbuhan sebesar 8,82%, disusul oleh konsumsi Lembaga Non-Profit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) sebesar 6,93%. Sementara itu, investasi atau Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) tumbuh 6,87%, dan konsumsi rumah tangga naik sebesar 5,06%.
Di sisi lain, kinerja ekspor menjadi komponen dengan pertumbuhan paling rendah. Komponen perdagangan luar negeri ini hanya mencatatkan kenaikan sebesar 4,13%.