Makanan & Transportasi Jadi Penyumbang Utama Inflasi Juli 2026

Selasa, 4 Agustus 2026 | 12:59 WIB

Y
Penulis: Yelinka Maresa Sianturi | Editor: YS
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Makanan & Transportasi Jadi Penyumbang Utama Inflasi Juli 2026
Makanan, Minuman & Tembakau menjadi penyumbang inflasi tahunan terbesar pada Juli 2026 dengan andil inflasi sebesar 0,87%. Selanjutnya, kelompok Transportasi menyumbang 0,62% serta Perawatan Pribadi sebesar 0,61%.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa inflasi tahunan Indonesia pada Juli 2026 terutama didorong oleh kenaikan harga pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau, yang memberikan andil inflasi terbesar sebesar 0,87%. Tingginya kontribusi kelompok ini menunjukkan bahwa komponen pangan dan kebutuhan sehari-hari masih menjadi faktor utama pembentuk inflasi.

Kontributor terbesar berikutnya berasal dari kelompok transportasi dengan andil 0,62%, diikuti kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,61%. Sementara itu, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran turut menyumbang 0,25%, mencerminkan masih adanya kenaikan biaya konsumsi di sektor jasa.

Di sisi lain, sejumlah kelompok pengeluaran lainnya juga memberikan kontribusi positif terhadap inflasi, meski relatif lebih kecil. Kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga menyumbang 0,15%, diikuti perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga serta informasi, komunikasi, dan jasa keuangan yang masing-masing berandil 0,09%. Adapun kelompok kesehatan dan pendidikan masing-masing memberikan andil 0,06%, sedangkan kelompok pakaian dan alas kaki serta rekreasi, olahraga, dan budaya masing-masing menyumbang 0,05% dan 0,03%.

Secara keseluruhan, struktur penyumbang inflasi Juli 2026 menunjukkan bahwa tekanan harga masih didominasi oleh kelompok kebutuhan pokok dan jasa, terutama makanan, transportasi, serta perawatan pribadi, sementara kelompok pengeluaran lainnya memberikan kontribusi yang lebih terbatas terhadap laju inflasi tahunan.

Makanan, Minuman & Tembakau menjadi penyumbang inflasi tahunan terbesar pada Juli 2026 dengan andil inflasi sebesar 0,87%. Selanjutnya, kelompok Transportasi menyumbang 0,62% serta Perawatan Pribadi sebesar 0,61%. - (BPS/Design by ChatGPT)
Makanan, Minuman & Tembakau menjadi penyumbang inflasi tahunan terbesar pada Juli 2026 dengan andil inflasi sebesar 0,87%. Selanjutnya, kelompok Transportasi menyumbang 0,62% serta Perawatan Pribadi sebesar 0,61%. - (BPS/Design by ChatGPT)

Data Terkait

deflasi-bulanan-kembali-terjadi-harga-bawang-merah-pimpin-penurunan
Ekonomi

Deflasi Bulanan Kembali Terjadi, Harga Bawang Merah Pimpin Penurunan

Indonesia mengalami deflasi 0,14% mtm pada Juli 2026, dipimpin penurunan harga bawang merah hingga emas perhiasan.

6 hari yang lalu

papua-barat-dan-aceh-pimpin-inflasi-tertinggi-lampaui-inflasi-nasional
Ekonomi

Papua Barat dan Aceh Pimpin Inflasi Tertinggi, Lampaui Inflasi Nasional

Papua Barat mencatat inflasi tahunan tertinggi nasional sebesar 5,47% yoy pada Juli 2026, jauh di atas inflasi nasional yang mencapai 2,88% yoy.

4 Agu 2026

inflasi-aceh-tertinggi-nasional-tembus-669-persen
Ekonomi

Inflasi Aceh Tertinggi Nasional Tembus 6,69 Persen

Inflasi Aceh tertinggi di Indonesia pada Januari 2026, yakni mencapai 6,69%. Tekanan harga juga menguat di wilayah timur seperti Sultra dan Papua.

13 Feb 2026

inflasi-oktober-2025-didorong-jasa-perawatan-dan-sektor-konsumsi
Ekonomi

Inflasi Oktober 2025 Didorong Jasa Perawatan dan Sektor Konsumsi

Inflasi Indonesia Oktober 2025 dipicu kelompok perawatan pribadi serta makanan dan minuman yang memberi andil terbesar.

31 Des 2025

inflasi-sulawesi-utara-terendah-capai-065-pada-november-2025
Ekonomi

Inflasi Sulawesi Utara Terendah, Capai 0,65% Pada November 2025

Sulawesi Utara menjadi provinsi dengan inflasi terendah nasional pada November 2025, yaitu sebesar 0,65% yoy.

26 Des 2025

inflasi-tahunan-indonesia-kembali-menanjak-pasca-deflasi
Ekonomi

Inflasi Tahunan Indonesia Kembali Menanjak Pasca Deflasi

Inflasi tahunan Indonesia pada Juli 2025 tembus 2,37% yoy, tertinggi tahun ini, usai mengalami deflasi tahunan 0,09% yoy pada Februari.

19 Sep 2025