PHK Membayangi, Produktivitas Tenaga Kerja RI Masih Tertinggal

Jumat, 31 Juli 2026 | 08:00 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
PHK Membayangi, Produktivitas Tenaga Kerja RI Masih Tertinggal
Produktivitas Tenaga Kerja di Asia, 2025

Kementerian Ketenagakerjaan mencatat jumlah pekerja yang terkena PHK hingga Juni 2026 mencapai 32.389 orang. Tingginya angka tersebut mencerminkan masih besarnya tekanan pada sektor ketenagakerjaan, terutama di tengah melemahnya aktivitas manufaktur dan daya saing industri nasional.

Di sisi lain, kondisi tersebut juga berkaitan dengan tingkat produktivitas tenaga kerja. Melansir World Bank dalam laporan bertajuk East Asia and Pacific (EAP) Economic Update edisi Oktober 2025, produktivitas tenaga kerja Indonesia tercatat sebesar 9,04%. Angka tersebut diperoleh dari pembagian total produk domestik bruto (PDB) terhadap jumlah pekerja yang bekerja. 

Namun, capaian Indonesia masih tertinggal di Asia. Adapun angka tersebut berada di bawah Malaysia dan China yang mencatatkan produktivitas masing-masing sebesar 10,13% dan 9,87%. 

Produktivitas Tenaga Kerja di Asia, 2025 - (World Bank & berbagai sumber/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)
Produktivitas Tenaga Kerja di Asia, 2025 - (World Bank & berbagai sumber/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)

Produktivitas tenaga kerja Indonesia juga tertinggal dari Thailand (9,38%) dan Filipina (9,10%). Meski demikian, produktivitas tenaga kerja Indonesia masih lebih unggul dibandingkan Vietnam, Laos, Timor Leste, dan Myanmar. 

Rendahnya produktivitas tenaga kerja tetap menjadi tantangan bagi dunia usaha karena dapat meningkatkan biaya produksi per pekerja sehingga mengurangi daya saing perusahaan. Dalam kondisi tersebut, pelaku usaha berpotensi melakukan langkah efisiensi, termasuk melalui pengurangan jumlah tenaga kerja.

Sebaliknya, gelombang PHK yang terus berlangsung juga dapat berdampak terhadap produktivitas nasional. Berkurangnya pemanfaatan tenaga kerja, meningkatnya tingkat pengangguran, serta pergeseran pekerja ke sektor informal yang umumnya memiliki produktivitas lebih rendah berpotensi memperlambat peningkatan produktivitas ekonomi. 

Oleh karena itu, penguatan produktivitas tenaga kerja dan penciptaan lapangan kerja yang berkualitas menjadi faktor penting untuk meningkatkan daya saing industri sekaligus menekan risiko PHK di masa mendatang.

Data Terkait

phk-kembali-marak-ini-hak-pesangon-menurut-alasan-phk
Ekonomi

PHK Kembali Marak, Ini Hak Pesangon Menurut Alasan PHK

Kemnaker mencatat 32.389 pekerja terkena PHK pada semester I-2026. Besaran pesangon diatur sesuai alasan PHK dan kondisi perusahaan berdasarkan PP 35/2021.

11 jam yang lalu

elastisitas-pdb-terhadap-kesempatan-kerja-manufaktur-ri-unggul-di-asia
Ekonomi

Elastisitas PDB terhadap Kesempatan Kerja Manufaktur RI Unggul di Asia

Elastisitas PDB terhadap kesempatan kerja manufaktur Indonesia mencapai 0,804, lebih tinggi dari Vietnam, Malaysia, dan China. Meski demikian sektor jasa dan pertanian relatif tertinggal.

20 jam yang lalu

cegah-gelombang-phk-pemerintah-siapkan-berbagai-stimulus-industri
Ekonomi

Cegah Gelombang PHK, Pemerintah Siapkan Berbagai Stimulus Industri

Pemerintah memperkuat berbagai stimulus industri seperti insentif pajak hingga program magang guna menekan PHK.

3 hari yang lalu

phk-membayangi-ini-strategi-mitigasi-bagi-pekerja-hingga-perusahaan
Ekonomi

PHK Membayangi, Ini Strategi Mitigasi bagi Pekerja hingga Perusahaan

Ancaman PHK kembali meningkat dengan sekitar 1.500 pekerja di dua perusahaan manufaktur terdampak. Kemnaker menyiapkan strategi mitigasi bagi pekerja, perusahaan, dan pemerintah.

4 Agu 2026

gelombang-phk-mayoritas-pekerja-indonesia-masih-lulusan-sd-ke-bawah
Ekonomi

Gelombang PHK, Mayoritas Pekerja Indonesia Masih Lulusan SD ke Bawah

PHK mencapai 32.389 pekerja hingga semester I-2026. Di sisi lain, tenaga kerja Indonesia masih didominasi lulusan SD ke bawah sebanyak 52,41 juta orang.

2 Agu 2026

tembus-32-ribu-pekerja-ini-strategi-pemerintah-tekan-gelombang-phk
Ekonomi

Tembus 32 Ribu Pekerja, Ini Strategi Pemerintah Tekan Gelombang PHK

PHK mencapai 32.389 pekerja pada semester I-2026. Pemerintah menyiapkan berbagai upaya mitigasi, dari pendampingan perusahaan hingga pembentukan satgas khusus.

31 Jul 2026