IMF Pertahankan Proyeksi PDB RI 5% di Tengah Perlambatan Ekonomi Dunia

Senin, 13 Juli 2026 | 15:09 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
IMF Pertahankan Proyeksi PDB RI 5% di Tengah Perlambatan Ekonomi Dunia
Proyeksi PDB Berbagai Negara, 2026-2027

International Monetary Fund (IMF) tetap mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam pembaruan laporan bertajuk "World Economic Outlook Update: Global Economy in Crosscurrents of War and Technology" edisi Juli 2026. IMF memperkirakan produk domestik bruto (PDB) Indonesia tumbuh 5,0% pada 2026, sedikit lebih rendah dibanding realisasi 2025 sebesar 5,1%. Selanjutnya, pada 2027 pertumbuhan ekonomi Indonesia diproyeksikan kembali meningkat menjadi 5,1%.

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, kinerja Indonesia dinilai relatif lebih kuat dibanding sejumlah negara lain yang diperkirakan mengalami perlambatan. IMF mencatat, pertumbuhan ekonomi Malaysia diproyeksikan turun menjadi 4,7% pada 2026 dan kembali melambat ke 4,3% pada 2027. 

Sementara itu, ekonomi China diperkirakan tumbuh 4,6% pada 2026 sebelum turun menjadi 4,1% pada 2027. Adapun Filipina diproyeksikan mencatat pertumbuhan 3,9% pada 2026, namun kembali meningkat menjadi 5,5% pada 2027.

Proyeksi PDB Berbagai Negara, 2026-2027 - (IMF & berbagai sumber/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)
Proyeksi PDB Berbagai Negara, 2026-2027 - (IMF & berbagai sumber/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)

IMF juga memperkirakan perlambatan terjadi di sejumlah negara lain seperti Thailand, Australia, Rusia, Inggris Raya, dan Jepang pada 2026. Bahkan, pertumbuhan ekonomi Arab Saudi diprediksi turun tajam menjadi 1,7% pada 2026 dari 4,6% pada 2025, meskipun kembali melonjak menjadi 5,5% pada 2027. 

Di sisi lain, ekonomi Amerika Serikat diperkirakan meningkat dari 2,1% pada 2025 menjadi 2,3% pada 2026, sebelum sedikit terkoreksi menjadi 2,2% pada 2027. Sementara itu, Rusia diproyeksikan tumbuh dari 1,0% pada 2025 menjadi 1,1% pada 2026 dan tetap berada di level 1,1% pada 2027. Adapun Afrika Selatan diperkirakan stagnan di 1,1% pada 2026, kemudian meningkat menjadi 1,3% pada 2027.

Data Terkait

investasi-semester-i-2026-tembus-rp-10106-t-serap-145-juta-pekerja
Ekonomi

Investasi Semester I-2026 Tembus Rp 1.010,6 T, Serap 1,45 Juta Pekerja

Realisasi investasi semester I-2026 mencapai Rp 1.010,6 triliun atau tumbuh 7,2%, menyerap 1,45 juta pekerja.

20 Agu 2026

pemerintah-siapkan-7-strategi-ekonomi-dan-fiskal-ri-2027
Ekonomi

Pemerintah Siapkan 7 Strategi Ekonomi dan Fiskal RI 2027

Pemerintah resmi merumuskan arah kebijakan strategis guna memperkuat ketahanan ekonomi nasional pada tahun 2027.

14 Agu 2026

ekonomi-semester-i-2026-tumbuh-545-dan-raih-peringkat-positif
Ekonomi

Ekonomi Semester I 2026 Tumbuh 5,45% dan Raih Peringkat Positif

Kondisi perekonomian Indonesia menunjukkan kinerja yang sangat positif sepanjang paruh pertama tahun ini.

14 Agu 2026

elastisitas-pdb-terhadap-kesempatan-kerja-manufaktur-ri-unggul-di-asia
Ekonomi

Elastisitas PDB terhadap Kesempatan Kerja Manufaktur RI Unggul di Asia

Elastisitas PDB terhadap kesempatan kerja manufaktur Indonesia mencapai 0,804, lebih tinggi dari Vietnam, Malaysia, dan China. Meski demikian sektor jasa dan pertanian relatif tertinggal.

10 Agu 2026

industri-manufaktur-masih-ekspansi-indeks-tenaga-kerja-terkontraksi
Ekonomi

Industri Manufaktur Masih Ekspansi, Indeks Tenaga Kerja Terkontraksi

BPS mencatat IKBM mencapai 52,31 pada kuartal II-2026 atau masih berada di zona ekspansi. Namun, komponen tenaga kerja turun ke level kontraksi 49,92.

7 Agu 2026

inflasi-harga-produsen-melonjak-sektor-tambang-catat-kenaikan-tertinggi
Ekonomi

Inflasi Harga Produsen Melonjak, Sektor Tambang Catat Kenaikan Tertinggi

Inflasi harga produsen mencapai 5,62% yoy pada triwulan II-2026 yang didorong sektor tambang dengan inflasi sebesar 16,86% yoy.

5 Agu 2026