Mengenal Blok Masela, Proyek Gas Raksasa yang Mulai Dibangun

Kamis, 16 Juli 2026 | 07:00 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Mengenal Blok Masela, Proyek Gas Raksasa yang Mulai Dibangun
Profil Proyek Blok Masela, 2026

Proyek gas raksasa Blok Masela dijadwalkan memulai tahap pembangunan melalui peletakan batu pertama (groundbreaking) pada Kamis, 16 Juli 2026. Acara tersebut akan dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto sebagai penanda dimulainya salah satu proyek strategis nasional di sektor energi. 

Blok Masela berlokasi sekitar 160 kilometer di lepas pantai Pulau Yamdena, Laut Arafura, pada kedalaman laut 400–800 meter dengan potensi cadangan gas mencapai 6,97 TCF.Melansir data Kementerian ESDM, Blok Masela diperkirakan memiliki kapasitas produksi sebesar 9,5 juta ton per tahun (MTPA) liquefied natural gas (LNG), 150 MMSCFD (juta standar kaki kubik per hari) gas pipa, serta 35 ribu barel minyak kondensat. 

Profil Proyek Blok Masela, 2026 - (Kementerian ESDM & berbagai sumber/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)
Profil Proyek Blok Masela, 2026 - (Kementerian ESDM & berbagai sumber/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)

Pengembangan proyek ini membutuhkan investasi sekitar US$ 20 miliar serta berpotensi menciptakan lebih dari 12 ribu lapangan kerja. Selain itu, proyek ini juga diharapkan dapat mendorong pemberdayaan masyarakat lokal dan menerapkan teknologi Carbon Capture and Storage (CCS) guna mendukung pengelolaan emisi.

Hak partisipasi Blok Masela dimiliki oleh Inpex Masela Ltd sebesar 65%, PT Pertamina Hulu Energi Masela (PHE Masela) sebesar 20%, serta Petronas sebesar 15%. Pemerintah juga menetapkan skema pemanfaatan gas yang berimbang, yaitu 60% dialokasikan untuk pasar ekspor dan 40% untuk memenuhi kebutuhan domestik. Kebijakan tersebut diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara penerimaan devisa dan ketahanan energi nasional.

Setelah groundbreaking, proyek Blok Masela ditargetkan memasuki tahap konstruksi pada 2027 dan mulai berproduksi pada periode 2029–2030. Kehadiran proyek ini diharapkan menjadi salah satu penggerak investasi sektor hulu migas, meningkatkan pasokan energi nasional, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu produsen LNG di kawasan Asia Pasifik.

Data Terkait

investasi-masih-bertumpu-pada-sektor-padat-modal
Ekonomi

Investasi Masih Bertumpu pada Sektor Padat Modal

Alokasi investasi pada sektor padat modal masih mendominasi dibandingkan sektor padat karya. Pada 2025, investasi padat modal mencapai Rp1.247,71 triliun, sementara investasi padat karya sebesar Rp496,24 triliun. Nilai tersebut masing-masing berkontribusi 64,61% dan 25,70% terhadap total investasi nasional sebesar Rp1.931,17 triliun.

6 Okt 2026

dua-tahun-prabowo-gibran-kenaikan-investasi-belum-dorong-serapan-pekerja
Ekonomi

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kenaikan Investasi Belum Dorong Serapan Pekerja

Realisasi investasi naik 12,66% menjadi Rp 1.931,20 triliun pada 2025, tetapi serapan tenaga kerja turun 10,16% dari 2,46 juta menjadi 2,21 juta.

23 Sep 2026

survei-median-catat-562-publik-puas-kinerja-prabowo-gibran
Politik

Survei Median Catat 56,2% Publik Puas Kinerja Prabowo-Gibran

Sebanyak 56,2% masyarakat menyatakan puas terhadap kinerja pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

2 Sep 2026

investasi-semester-i-2026-tembus-rp-10106-t-serap-145-juta-pekerja
Ekonomi

Investasi Semester I-2026 Tembus Rp 1.010,6 T, Serap 1,45 Juta Pekerja

Realisasi investasi semester I-2026 mencapai Rp 1.010,6 triliun atau tumbuh 7,2%, menyerap 1,45 juta pekerja.

20 Agu 2026

sambut-hut-ke-81-ri-ini-rangkaian-agenda-kenegaraan-14-17-agustus-2026
Politik

Sambut HUT ke-81 RI, Ini Rangkaian Agenda Kenegaraan 14-17 Agustus 2026

Pemerintah menyiapkan rangkaian HUT ke-81 RI pada 14-17 Agustus, mulai pidato Prabowo, ziarah nasional hingga upacara di Istana Merdeka.

13 Agu 2026

menanti-pidato-prabowo-soal-rapbn-2027-ini-agenda-dan-implikasinya
Ekonomi

Menanti Pidato Prabowo Soal RAPBN 2027, Ini Agenda dan Implikasinya

Presiden Prabowo akan menyampaikan RUU APBN 2027 dan Nota Keuangan pada 14 Agustus, termasuk arah fiskal, program prioritas, dan indikator makro.

12 Agu 2026