Pemadaman Listrik Tekan Dunia Usaha, UMKM-Manufaktur Paling Terdampak

Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:00 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Pemadaman Listrik Tekan Dunia Usaha, UMKM-Manufaktur Paling Terdampak
Dampak Pemadaman Listrik Bergilir Bagi Dunia Usaha, 2026

Pemadaman listrik bergilir di berbagai wilayah Jawa sejak 8 Juni 2026 menimbulkan kerugian ekonomi, terutama bagi dunia usaha. Pemadaman berlangsung selama 3 hingga 5 jam dengan tujuan menjaga keandalan sistem kelistrikan dan meningkatkan kualitas layanan. Namun, dampak yang ditimbulkan dinilai lebih besar dibandingkan potensi manfaat yang diperoleh.

Ekonomi Indonesia Strategic and Economics Action Institution (ISEAI) menyebutkan industri manufaktur menjadi sektor yang paling terdampak akibat pemadaman listrik bergilir. Menurut ISEAI, gangguan pasokan listrik berpotensi menurunkan produktivitas industri serta meningkatkan risiko kerusakan bahan baku dan mesin, khususnya pada industri makanan dan minuman, kimia, serta tekstil.

Selain itu, pemadaman juga menghambat proses produksi, mengganggu jadwal pengiriman dan rantai pasok, serta menambah biaya operasional akibat penggunaan sistem cadangan. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dinilai dapat menurunkan daya saing industri karena biaya energi yang lebih tinggi dan kebutuhan penyediaan genset tambahan.

Dampak Pemadaman Listrik Bergilir Bagi Dunia Usaha, 2026 - (ISEAI & berbagai sumber/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)
Dampak Pemadaman Listrik Bergilir Bagi Dunia Usaha, 2026 - (ISEAI & berbagai sumber/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)

ISEAI juga mencatat bahwa industri petrokimia, baja, semikonduktor, dan farmasi turut terdampak karena membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mengembalikan proses operasional ke kondisi normal setelah listrik kembali menyala. Sementara itu, sektor telekomunikasi dan data center menghadapi risiko restart server yang tidak terkontrol sehingga dapat merusak perangkat elektronik yang sensitif. Pemadaman juga meningkatkan beban penggunaan UPS dan genset yang berpotensi mempercepat penurunan umur peralatan.

Di sisi lain, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia melaporkan UMKM menjadi salah satu sektor yang paling terdampak karena umumnya tidak memiliki sumber listrik cadangan. Kondisi tersebut menghambat aktivitas produksi, pelayanan, dan transaksi sehingga berpotensi menurunkan omzet harian, terutama pada sektor ritel, kuliner, dan jasa digital yang bergantung pada pasokan listrik. 

Selain itu, pengusaha ikan hias juga mengalami kerugian karena pemadaman mengganggu operasional aerator yang memasok oksigen ke kolam maupun akuarium, sehingga meningkatkan risiko ikan mengalami stres hingga mati, terutama apabila pemadaman berlangsung dalam waktu lama.

Data Terkait

industri-manufaktur-masih-ekspansi-indeks-tenaga-kerja-terkontraksi
Ekonomi

Industri Manufaktur Masih Ekspansi, Indeks Tenaga Kerja Terkontraksi

BPS mencatat IKBM mencapai 52,31 pada kuartal II-2026 atau masih berada di zona ekspansi. Namun, komponen tenaga kerja turun ke level kontraksi 49,92.

7 Agu 2026

pertumbuhan-industri-manufaktur-melambat-di-bawah-laju-pdb-nasional
Ekonomi

Pertumbuhan Industri Manufaktur Melambat, di Bawah Laju PDB Nasional

Pertumbuhan PDB manufaktur melambat menjadi 4,52% yoy pada triwulan II-2026, di bawah pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,29% yoy.

7 Agu 2026

hal-penting-terkait-pemadaman-listrik-jakarta-hari-ini
Sosial Budaya

Hal Penting Terkait Pemadaman Listrik Jakarta Hari Ini

Sejumlah wilayah di Jakarta dan Tangsel mengalami pemadaman listrik pada Senin (3/8) pagi. Gangguan dipicu kendala transmisi Gardu Induk Gandul menuju Cirendeu.

3 Agu 2026

ketentuan-terbaru-pph-final-umkm-dalam-pp-nomor-20-tahun-2026
Hukum & Keamanan

Ketentuan Terbaru PPh Final UMKM dalam PP Nomor 20 Tahun 2026

PP No. 20/2026 resmi berlaku 22 April 2026, menyempurnakan aturan PPh Final agar insentif pajak tepat sasaran bagi UMKM dan perkuat keadilan perpajakan.

24 Jul 2026

pmi-manufaktur-ri-turun-ke-4690-bi-masih-optimistis-ekspansif
Ekonomi

PMI Manufaktur RI Turun ke 46,90, BI Masih Optimistis Ekspansif

PMI manufaktur S&P turun ke 46,90 pada Juni 2026 dan menandakan kontraksi, sementara PMI Bank Indonesia masih berada di zona ekspansi serta diproyeksi menguat pada triwulan III-2026.

19 Jul 2026

pemadaman-listrik-rugikan-dunia-usaha-kadin-usulkan-langkah-mitigasi
Ekonomi

Pemadaman Listrik Rugikan Dunia Usaha, Kadin Usulkan Langkah Mitigasi

Kadin Indonesia mengusulkan rekomendasi untuk mencegah pemadaman listrik bergilir terulang setelah gangguan pasokan listrik merugikan berbagai sektor usaha.

27 Jun 2026