Bobot Susut ke 0,50%, Indonesia Masih Bertahan di MSCI Emerging Markets

Kamis, 18 Juni 2026 | 18:34 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Bobot Susut ke 0,50%, Indonesia Masih Bertahan di MSCI Emerging Markets
Bobot Negara dalam MSCI Emerging Markets, Mei 2026

Pelaku pasar cenderung mengambil sikap wait and see menjelang tinjauan aksesibilitas pasar modal Indonesia oleh MSCI pada 18 Juni 2026. Perhatian investor tertuju pada evaluasi MSCI sebelumnya yang menyebabkan 7 saham Indonesia keluar dari indeks MSCI Global Standard sehingga hanya menyisakan 11 saham Indonesia dalam indeks tersebut. 

Perubahan komposisi ini berdampak pada penurunan porsi Indonesia dalam indeks MSCI Emerging Markets. Melansir data MSCI per 29 Mei 2026, bobot Indonesia di MSCI Emerging Markets tercatat sebesar 0,50%. Angka tersebut turun cukup tajam dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai 0,75% akibat keluarnya sejumlah saham Indonesia dari berbagai kategori indeks MSCI. Penurunan bobot ini turut memengaruhi alokasi investasi global yang mengacu pada indeks tersebut.

Sebagai perbandingan, Taiwan menjadi negara dengan bobot terbesar dalam MSCI Emerging Markets sebesar 26,41%. Posisi berikutnya ditempati Korea Selatan sebesar 23,06% dan China sebesar 20,36%. Sementara itu, India memiliki bobot 10,87% dan Brazil sebesar 3,90%. Berkurangnya porsi Indonesia di indeks MSCI turut berdampak pada arus keluar dana asing yang mencapai US$ 1,5 miliar dan terkonsentrasi pada penutupan perdagangan 29 Mei 2026.

Bobot Negara dalam MSCI Emerging Markets, Mei 2026 - (MSCI & berbagai sumber/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)
Bobot Negara dalam MSCI Emerging Markets, Mei 2026 - (MSCI & berbagai sumber/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)

Di tengah kondisi tersebut, Samuel Sekuritas Indonesia menilai skenario dasar yang paling mungkin terjadi adalah Indonesia tetap mempertahankan status emerging market tanpa masuk dalam daftar pemantauan atau watchlist MSCI. 

Menurut Samuel Sekuritas, evaluasi MSCI pada Agustus 2026 akan menjadi ujian awal untuk melihat apakah normalisasi status Indonesia mulai tercermin dalam komposisi indeks. Dengan risiko aksi jual paksa yang mulai mereda dan valuasi pasar saham Indonesia yang dinilai relatif sangat murah, arus dana asing berpeluang kembali masuk apabila hasil tinjauan MSCI memberikan sentimen positif bagi pasar domestik.

Data Terkait

revisi-uu-p2sk-terkait-pasar-modal-hingga-perlindungan-investor
Hukum & Keamanan

Revisi UU P2SK Terkait Pasar Modal hingga Perlindungan Investor

Revisi UU P2SK memperluas kepemilikan saham di BEI, melegalkan transfer margin, memperkuat perlindungan investor Danantara, dan menata industri kripto.

4 hari yang lalu

net-sell-asing-tembus-rp-117-t-pasca-msci-merilis-review-juni-2026
Ekonomi

Net Sell Asing Tembus Rp 1,17 T Pasca MSCI Merilis Review Juni 2026

IHSG ke level 5.800 pada 24 Juni 2026 diikuti dengan net sell investor asing hingga Rp 1,17 triliun setelah MSCI memberi peringatan soal status pasar modal RI.

5 hari yang lalu

saham-berbobot-besar-di-msci-tertekan-usai-pengumuman-review-juni-2026
Ekonomi

Saham Berbobot Besar di MSCI Tertekan Usai Pengumuman Review Juni 2026

Peringatan MSCI terkait potensi penurunan status Indonesia ke Frontier Market memicu koreksi IHSG ke 5.883,88 dan menekan sejumlah saham berbobot besar di MSCI.

5 hari yang lalu

gejolak-ihsg-sepanjang-2026-tertekan-sentimen-msci-dan-faktor-domestik
Ekonomi

Gejolak IHSG Sepanjang 2026, Tertekan Sentimen MSCI dan Faktor Domestik

IHSG bergerak fluktuatif sepanjang 2026, mulai dari rekor 9.134,70 hingga melemah ke 6.116,69 seiring sentimen MSCI, aksi jual investor, dan faktor domestik.

23 Jun 2026

status-emerging-market-tetap-bertahan-msci-soroti-akses-pasar-ri
Ekonomi

Status Emerging Market Tetap Bertahan, MSCI Soroti Akses Pasar RI

Akses pasar RI masih solid di emerging market, meski sejumlah aspek aksesibilitas dinilai melemah, termasuk transparansi hingga fleksibilitas investor asing.

22 Jun 2026

hasil-review-msci-2026-skor-transparansi-saham-indonesia-dan-turki-turun
Ekonomi

Hasil Review MSCI 2026: Skor Transparansi Saham Indonesia dan Turki Turun

MSCI baru saja merilis hasil Global Market Accessibility Review 2026 pada Kamis, 18 Juni 2026 waktu setempat. Hasil tinjauan terhadap kelompok pasar berkembang (Emerging Markets) tersebut menunjukkan bahwa sejumlah negara berhasil melakukan reformasi struktural yang signifikan. Sebaliknya, Indonesia dan Turki justru harus menghadapi penurunan penilaian akibat isu transparansi.

22 Jun 2026