Hasil Review MSCI 2026: Skor Transparansi Saham Indonesia dan Turki Turun

Senin, 22 Juni 2026 | 14:40 WIB

Y
Penulis: Yelinka Maresa Sianturi | Editor: YS
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Hasil Review MSCI 2026: Skor Transparansi Saham Indonesia dan Turki Turun
MSCI baru saja merilis hasil Global Market Accessibility Review 2026 pada Kamis, 18 Juni 2026 waktu setempat. Hasil tinjauan terhadap kelompok pasar berkembang (Emerging Markets) tersebut menunjukkan bahwa sejumlah negara berhasil melakukan reformasi struktural yang signifikan. Sebaliknya, Indonesia dan Turki justru harus menghadapi penurunan penilaian akibat isu transparansi.

MSCI merilis Global Market Accessibility Review 2026 pada Kamis, 18 Juni 2026 waktu setempat. Hasil tinjauan terhadap kelompok Emerging Markets tersebut menunjukkan bahwa sejumlah negara berhasil mencatat kemajuan reformasi struktural yang signifikan. Namun, di sisi lain, Indonesia dan Turki justru mengalami penurunan penilaian, terutama terkait aspek transparansi pasar.

Peningkatan aksesibilitas pasar yang paling menonjol terlihat di Arab Saudi. Otoritas Pasar Modal (Capital Market Authority/CMA) Arab Saudi resmi menghapus konsep Investor Asing Berkualifikasi (Qualified Foreign Investor/QFI) per 1 Februari 2026. Kebijakan ini menyederhanakan proses investasi asing dan mendorong kenaikan indikator Persyaratan Kualifikasi Investor dari “+” menjadi “++”.

Perbaikan juga terjadi di beberapa negara lain. Cile mencatat peningkatan efisiensi pada proses repatriasi modal yang kini dapat diselesaikan pada hari yang sama, sehingga indikator Aliran Modal naik menjadi “++”. Kolombia menunjukkan pemulihan pada Stabilitas Kerangka Kelembagaan yang meningkat menjadi “+”. Sementara itu, Mesir menghapus berbagai pembatasan regulasi bagi investor asing, kecuali di wilayah Semenanjung Sinai. Di Asia, Korea Selatan mencatat peningkatan pada Ketersediaan Instrumen Investasi, didorong oleh pencatatan produk derivatif berbasis indeks Korea di bursa internasional, meskipun akses dan pemanfaatan data bursa masih menghadapi sejumlah keterbatasan.

Tantangan Alur Informasi di Indonesia dan Turki

Berbanding terbalik dengan tren perbaikan tersebut, Indonesia dan Turki mengalami penurunan penilaian pada indikator Alur Informasi, dari “+” menjadi “-”.

Di Indonesia, penurunan ini dipengaruhi oleh kekhawatiran investor global terhadap aspek investability. MSCI menyoroti keterbatasan transparansi dalam struktur kepemilikan saham serta dugaan adanya pola perdagangan terkoordinasi yang dinilai dapat mengganggu proses pembentukan harga yang wajar di pasar. Selain itu, ketersediaan informasi pasar saham yang terperinci dalam bahasa Inggris masih belum merata, tantangan yang juga tercatat pada pasar modal Turki pada periode penilaian tahun ini.

MSCI baru saja merilis hasil Global Market Accessibility Review 2026 pada Kamis, 18 Juni 2026 waktu setempat. Hasil tinjauan terhadap kelompok pasar berkembang (Emerging Markets) tersebut menunjukkan bahwa sejumlah negara berhasil melakukan reformasi struktural yang signifikan. Sebaliknya, Indonesia dan Turki justru harus menghadapi penurunan penilaian akibat isu transparansi. - (MSCI Global Market Accessibility Review 2026/Design by LM Notebook)
MSCI baru saja merilis hasil Global Market Accessibility Review 2026 pada Kamis, 18 Juni 2026 waktu setempat. Hasil tinjauan terhadap kelompok pasar berkembang (Emerging Markets) tersebut menunjukkan bahwa sejumlah negara berhasil melakukan reformasi struktural yang signifikan. Sebaliknya, Indonesia dan Turki justru harus menghadapi penurunan penilaian akibat isu transparansi. - (MSCI Global Market Accessibility Review 2026/Design by LM Notebook)

Data Terkait

net-sell-asing-tembus-rp-117-t-pasca-msci-merilis-review-juni-2026
Ekonomi

Net Sell Asing Tembus Rp 1,17 T Pasca MSCI Merilis Review Juni 2026

IHSG ke level 5.800 pada 24 Juni 2026 diikuti dengan net sell investor asing hingga Rp 1,17 triliun setelah MSCI memberi peringatan soal status pasar modal RI.

5 hari yang lalu

saham-berbobot-besar-di-msci-tertekan-usai-pengumuman-review-juni-2026
Ekonomi

Saham Berbobot Besar di MSCI Tertekan Usai Pengumuman Review Juni 2026

Peringatan MSCI terkait potensi penurunan status Indonesia ke Frontier Market memicu koreksi IHSG ke 5.883,88 dan menekan sejumlah saham berbobot besar di MSCI.

6 hari yang lalu

gejolak-ihsg-sepanjang-2026-tertekan-sentimen-msci-dan-faktor-domestik
Ekonomi

Gejolak IHSG Sepanjang 2026, Tertekan Sentimen MSCI dan Faktor Domestik

IHSG bergerak fluktuatif sepanjang 2026, mulai dari rekor 9.134,70 hingga melemah ke 6.116,69 seiring sentimen MSCI, aksi jual investor, dan faktor domestik.

23 Jun 2026

status-emerging-market-tetap-bertahan-msci-soroti-akses-pasar-ri
Ekonomi

Status Emerging Market Tetap Bertahan, MSCI Soroti Akses Pasar RI

Akses pasar RI masih solid di emerging market, meski sejumlah aspek aksesibilitas dinilai melemah, termasuk transparansi hingga fleksibilitas investor asing.

22 Jun 2026

bobot-susut-ke-050-indonesia-masih-bertahan-di-msci-emerging-markets
Ekonomi

Bobot Susut ke 0,50%, Indonesia Masih Bertahan di MSCI Emerging Markets

Pelaku pasar menanti hasil tinjauan MSCI pada 18 Juni 2026 setelah bobot Indonesia di MSCI Emerging Markets turun menjadi 0,50% dan memicu arus keluar dana asing.

18 Jun 2026

rebalancing-msci-risiko-outflow-mengintai-pasar-saham-indonesia
Ekonomi

Rebalancing MSCI, Risiko Outflow Mengintai Pasar Saham Indonesia

Rebalancing MSCI Mei 2026 memicu koreksi IHSG 1,98% ke 6.723,32. Meski demikian, terdapat risiko outflow yang kian membesar ke depannya.

16 Mei 2026