MBG Dinilai Memuaskan, Ketepatan Sasaran Masih Jadi Tantangan

Jumat, 12 Juni 2026 | 15:33 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
MBG Dinilai Memuaskan, Ketepatan Sasaran Masih Jadi Tantangan
Tingkat Kepuasan Publik terhadap Program MBG, Mei 2026

Mayoritas masyarakat menilai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan cukup memuaskan meski ketepatan sasaran masih menjadi sorotan. 

Survei Poltracking pada Mei 2026 menunjukkan sebanyak 55,6% responden merasa puas terhadap pelaksanaan MBG. Angka tersebut terdiri dari 47,90% responden yang menyatakan cukup puas dan 7,70% responden yang mengaku sangat puas. 

Di sisi lain, sebanyak 30,70% responden menyatakan kurang puas, sedangkan 10,50% responden merasa sangat tidak puas terhadap program tersebut. Survei ini dilakukan secara nasional pada 11-17 Mei 2026 terhadap 1.220 responden yang merupakan warga Indonesia berusia di atas 17 tahun atau sudah menikah dan memiliki hak pilih.

Selain tingkat kepuasan yang relatif tinggi, Poltracking juga mencatat dukungan publik terhadap keberlanjutan program MBG. Sebanyak 51,9% responden berharap program tersebut tetap dilanjutkan pada masa mendatang. Namun demikian, terdapat 35,3% responden yang menilai program MBG tidak perlu diteruskan lagi. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun program memperoleh penerimaan yang cukup baik dari masyarakat, masih terdapat ruang perbaikan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.

Tingkat Kepuasan Publik terhadap Program MBG, Mei 2026 - (Survei Poltracking/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)
Tingkat Kepuasan Publik terhadap Program MBG, Mei 2026 - (Survei Poltracking/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)

Persoalan utama yang menjadi perhatian publik adalah ketepatan sasaran program. Survei Poltracking mengungkapkan sebanyak 46,3% responden berpendapat MBG belum tepat sasaran, sedangkan 45,3% responden menilai program tersebut sudah tepat sasaran. 

Temuan ini sejalan dengan riset CELIOS pada 2025 yang mengungkapkan bahwa implementasi MBG selama ini lebih terkonsentrasi di wilayah urban, terutama di Pulau Jawa, dibandingkan daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Menurut CELIOS, kondisi tersebut dipengaruhi biaya per porsi yang lebih rendah, permintaan yang tinggi dan stabil, serta risiko operasional yang lebih kecil dibandingkan kawasan luar Jawa, khususnya wilayah 3T.

Pemerintah mulai merespons berbagai evaluasi tersebut melalui pembenahan tata kelola MBG. Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang menyampaikan bahwa program MBG ke depan akan lebih diprioritaskan bagi masyarakat di wilayah 3T serta kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B). 

Selain itu, pemerintah juga menerapkan moratorium pembangunan dapur MBG baru sembari melakukan pembenahan terhadap dapur-dapur yang telah beroperasi agar memenuhi standar kualitas dan keamanan pangan. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan ketepatan sasaran program sekaligus memperkuat kualitas layanan MBG bagi kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.

Data Terkait

jelang-2-tahun-kinerja-kabinet-merah-putih-ini-upaya-evaluasi-pemerintah
Ekonomi

Jelang 2 Tahun Kinerja Kabinet Merah Putih, Ini Upaya Evaluasi Pemerintah

Pemerintah melakukan sejumlah evaluasi birokrasi, pelaksanaan MBG, korupsi, hingga tantangan fiskal sejumlah daerah.

11 jam yang lalu

aturan-baru-bgn-untuk-keamanan-makan-bergizi-gratis
Hukum & Keamanan

Aturan Baru BGN untuk Keamanan Makan Bergizi Gratis

BGN memperketat tata kelola dan keamanan pangan dalam pelaksanaan program MBG di sekolah.

1 hari yang lalu

mbg-resmi-dipisahkan-dari-anggaran-pendidikan-ini-isi-putusan-mk
Hukum & Keamanan

MBG Resmi Dipisahkan dari Anggaran Pendidikan, Ini Isi Putusan MK

MK memutuskan anggaran MBG dipisahkan dari dana pendidikan sehingga tidak lagi dihitung dalam alokasi minimal 20% APBN dan APBD.

2 Agu 2026

bgn-tutup-operasional-833-sppg-di-indonesia
Hukum & Keamanan

BGN Tutup Operasional 833 SPPG di Indonesia

Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas dengan menghentikan operasional 833 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah.

30 Jul 2026

survei-smrc-mayoritas-masyarakat-tak-puas-mbg-dan-tak-yakin-kdmp
Sosial Budaya

Survei SMRC: Mayoritas Masyarakat Tak Puas MBG dan Tak Yakin KDMP

Hasil survei SMRC 2026: mayoritas masyarakat Indonesia menyatakan tidak puas terhadap pelaksanaan Program MBG dan meragukan keberhasilan Program KDMP.

30 Jul 2026

deretan-perubahan-kebijakan-kepala-bgn-terbaru-sudaryono
Hukum & Keamanan

Deretan Perubahan Kebijakan Kepala BGN Terbaru Sudaryono

Kepala BGN terbaru, Sudaryono, membawa sejumlah gebrakan dan kebijakan baru untuk membenahi tata kelola MBG.

29 Jul 2026