Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta mencatat Transjakarta sebagai moda transportasi umum dengan jumlah penumpang terbanyak sepanjang tahun 2025. Berdasarkan akumulasi data tahunan, armada bus rapid transit ini sukses melayani sebanyak 414,3 juta penumpang. Angka ini menempatkan Transjakarta di posisi teratas, disusul oleh KRL Commuter Line di peringkat kedua dengan total 365,7 juta pengguna.
Pergerakan penumpang bulanan menunjukkan konsistensi Transjakarta yang mendominasi hampir sepanjang tahun. Pada Januari 2025, Transjakarta mencatat 32,2 juta penumpang dan terus mengalami tren positif hingga mencapai puncaknya pada Oktober dengan 40,3 juta penumpang. Sementara itu, KRL membayangi ketat dengan rata-rata 26 juta hingga 31 juta penumpang per bulan, sebelum akhirnya melonjak drastis dan mencetak angka tertinggi pada bulan Desember dengan melayani 48,1 juta pengguna.
Di sisi lain, MRT Jakarta mengukuhkan posisinya di peringkat ketiga dengan total 45,3 juta penumpang selama setahun. Performa bulanan MRT Jakarta terbilang stabil di kisaran 3 juta hingga 4,3 juta penumpang. Selanjutnya, Bus Sekolah menyumbang kontribusi penting bagi mobilitas pelajar dengan total 8,6 juta pengguna, di mana aktivitas tertinggi terjadi pada bulan Oktober yang melayani hingga 986 ribu penumpang.
Adapun tiga moda transportasi lainnya mencatatkan total penumpang di bawah angka lima juta. KCI Commuter Bandara melayani 2,4 juta penumpang dalam setahun, dengan lonjakan signifikan pada bulan Desember sebesar 368 ribu pengguna. Sementara itu, LRT Jakarta mengangkut total 1,2 juta penumpang, dan layanan kapal penyeberangan mencatat angka terendah dengan total 1,1 juta penumpang sepanjang 2025.