Tata Kelola MBG Dibenahi, BGN Fokus Tingkatkan SOP dan Kualitas

Rabu, 10 Juni 2026 | 10:00 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Tata Kelola MBG Dibenahi, BGN Fokus Tingkatkan SOP dan Kualitas
Upaya Perbaikan Tata Kelola MBG, 2026

Pembenahan tata kelola menjadi fokus pemerintah seiring perubahan arah program serta kasus dugaan korupsi yang melibatkan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) sebelumnya. Perbaikan tersebut dilakukan untuk memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan mampu memberikan manfaat yang optimal bagi kelompok yang paling membutuhkan.

Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang menyampaikan, langkah awal perbaikan tata kelola MBG 2026 dilakukan melalui optimalisasi efisiensi anggaran. Menurutnya, dengan sisa anggaran sebesar Rp 268 triliun, pemerintah masih memiliki ruang untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan program tanpa mengurangi kualitas makanan yang diterima penerima MBG.

Nanik menjelaskan, efisiensi anggaran dilakukan melalui refocusing atau penataan ulang penerima manfaat. Ke depan, program MBG akan lebih diprioritaskan bagi masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B). Selain itu, pemerintah juga menerapkan moratorium pembangunan dapur MBG baru sambil melakukan pembenahan terhadap dapur-dapur yang telah beroperasi agar sesuai standar kualitas dan keamanan pangan.

Upaya Perbaikan Tata Kelola MBG, 2026 - (BGN/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)
Upaya Perbaikan Tata Kelola MBG, 2026 - (BGN/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)

Selanjutnya, BGN akan meningkatkan kualitas operasional melalui perbaikan fasilitas dapur serta pelatihan sumber daya manusia di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Nanik menegaskan, dapur MBG yang ditemukan tidak memenuhi standar operasional prosedur (SOP) akan dikenakan suspend atau penghentian sementara hingga seluruh persyaratan terpenuhi.

Pembenahan tata kelola MBG menjadi langkah penting untuk memastikan anggaran yang besar dapat digunakan secara lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran. Melalui upaya-upaya di atas serta penguatan pengawasan terhadap pelaksanaan program, pemerintah diharapkan dapat menjaga kualitas layanan MBG sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap program strategis tersebut.

Data Terkait

sppg-didorong-masuk-wilayah-3t-tantangan-logistik-biaya-masih-tinggi
Ekonomi

SPPG Didorong Masuk Wilayah 3T, Tantangan Logistik-Biaya Masih Tinggi

Pemerintah memprioritaskan MBG di wilayah 3T dan kelompok 3B. Namun, riset CELIOS menyoroti tingginya biaya logistik, hambatan geografis, dan keterbatasan pemasok.

1 hari yang lalu

transparansi-mbg-disorot-pengawasan-independen-perlu-diperkuat
Ekonomi

Transparansi MBG Disorot, Pengawasan Independen Perlu Diperkuat

Evaluasi MBG perlu mempertimbangkan penguatan transparansi. Brazil dan Kolombia telah berhasil menjaga akuntabilitas melalui pengawasan independen pada program serupa.

2 hari yang lalu

ribuan-satuan-pelayanan-pemenuhan-gizi-alami-suspend
Hukum & Keamanan

Ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Alami Suspend

Data BGN periode Januari 2025-Mei 2026 menyebut, sebanyak 8.182 SPPG di seluruh Indonesia tercatat pernah dijatuhi sanksi pembekuan sementara atau suspend.

2 hari yang lalu

data-detail-penerima-mbg-berdasarkan-status-sekolah-dan-profilnya
Pendidikan

Data Detail Penerima MBG Berdasarkan Status Sekolah dan Profilnya

Pemerintah terus mematangkan kesiapan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2026 melalui pendataan komprehensif di berbagai jenjang pendidikan.

2 hari yang lalu

belajar-dari-brazil-hingga-jepang-mbg-perlu-benahi-tata-kelola
Ekonomi

Belajar dari Brazil Hingga Jepang, MBG Perlu Benahi Tata Kelola

Evaluasi Program MBG mendorong perbaikan tata kelola. Sejumlah negara seperti Brazil, Jepang hingga China bisa dijadikan acuan dalam meningkatkan tata kelola MBG.

3 hari yang lalu

data-terbaru-capaian-program-makan-bergizi-gratis
Ekonomi

Data Terbaru Capaian Program Makan Bergizi Gratis

Hingga Juni 2026, MBG menjangkau 4,5 juta penerima di 22.760 sekolah, serap 1,28 juta pekerja, didukung 27.208 dapur, dan kini fokus moratorium ke wilayah 3T.

3 hari yang lalu