Praktik Under Invoicing Disorot, Negara Rugi Hingga Rp 15.840 Triliun

Selasa, 26 Mei 2026 | 09:00 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Praktik Under Invoicing Disorot, Negara Rugi Hingga Rp 15.840 Triliun
Praktik Under Invoicing Komoditas Ekspor di Indonesia

Pemerintah mencanangkan regulasi soal Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam (SDA) sebagai langkah strategis untuk memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor nasional. Kebijakan tersebut disiapkan seiring maraknya praktik under invoicing yang dinilai menyebabkan kebocoran penerimaan negara dan devisa hasil ekspor (DHE).

Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya pada Rabu (20/5) menyampaikan, praktik under invoicing telah merugikan negara hingga US$ 900 miliar atau sekitar Rp 15.840 triliun selama 34 tahun terakhir. Sebagai informasi, modus under invoicing dilakukan dengan mencantumkan nilai barang pada invoice lebih rendah dibanding harga transaksi sebenarnya. Praktik tersebut umumnya melibatkan transaksi dengan perusahaan afiliasi di luar negeri.

Kementerian Keuangan mengungkapkan kasus under invoicing terbaru melibatkan 10 perusahaan crude palm oil (CPO). Adapun perusahaan tersebut menjual barang ekspor dari Indonesia ke perusahaan afiliasi di Singapura dengan harga rendah sebelum dijual kembali ke negara tujuan dengan harga yang jauh lebih tinggi. 

Praktik Under Invoicing Komoditas Ekspor di Indonesia - (Kementerian Keuangan & berbagai sumber/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)
Praktik Under Invoicing Komoditas Ekspor di Indonesia - (Kementerian Keuangan & berbagai sumber/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)

Dalam salah satu kasus, harga ekspor ke Amerika Serikat dicatat sebesar US$ 2,26 juta, sementara nilai yang dibayarkan pengimpor AS mencapai US$ 4,2 juta sehingga terdapat selisih sekitar 57%. Pada kasus lain, ekspor senilai US$ 1,44 juta tercatat dibayarkan sekitar US$ 4 juta oleh pengimpor sehingga terdapat selisih hingga 200%.

Pemerintah menilai tata kelola ekspor komoditas SDA strategis diperlukan guna memperkuat sistem perdagangan nasional dan memastikan kekayaan alam memberikan dampak optimal bagi masyarakat, terutama melalui peningkatan devisa hasil ekspor dan pengurangan kebocoran penerimaan negara. 

Meski demikian, implementasi kebijakan tersebut dinilai perlu dirancang secara hati-hati agar tetap menjaga iklim usaha dan persaingan yang sehat, termasuk dalam penunjukan badan usaha milik negara (BUMN) sebagai eksportir tunggal pada komoditas tertentu.

Data Terkait

ihsg-di-berbagai-masa-pemerintahan-era-presiden-prabowo-turun-2072
Ekonomi

IHSG di Berbagai Masa Pemerintahan, Era Presiden Prabowo Turun 20,72%

IHSG turun hingga 20,72% di era Presiden Prabowo. Sementara, kinerja IHSG tumbuh paling signifikan di era kepemimpinan Presiden SBY, yaitu hingga 499,50%.

2 hari yang lalu

tekanan-global-domestik-bayangi-kinerja-rupiah-dan-ihsg-di-era-prabowo
Ekonomi

Tekanan Global-Domestik Bayangi Kinerja Rupiah dan IHSG di Era Prabowo

Rupiah melemah 14,28% sejak awal pemerintahan Prabowo menjadi Rp 17.687 per US$. IHSG juga turun 20,72% akibat sentimen MSCI dan capital outflow.

4 hari yang lalu

target-pertumbuhan-ekonomi-2027-lebih-tinggi-di-tengah-pelemahan-rupiah
Ekonomi

Target Pertumbuhan Ekonomi 2027 Lebih Tinggi di Tengah Pelemahan Rupiah

Prabowo menargetkan ekonomi RI tumbuh 5,8%-6,5% pada 2027. Rupiah diasumsikan Rp 16.800-Rp 17.500 per US$ di tengah depresiasi 5,86%.

5 hari yang lalu

strategi-fiskal-dan-moneter-disiapkan-guna-dorong-ekonomi-2027
Ekonomi

Strategi Fiskal dan Moneter Disiapkan Guna Dorong Ekonomi 2027

Presiden Prabowo menegaskan APBN 2027 penopang kesejahteraan rakyat yang didukung dengan strategi fiskal, moneter, dan sinergi Danantara guna mendorong ekonomi.

6 hari yang lalu

kemiskinan-pengangguran-dan-ketimpangan-jadi-fokus-pembangunan-2027
Ekonomi

Kemiskinan, Pengangguran, dan Ketimpangan Jadi Fokus Pembangunan 2027

Presiden Prabowo menargetkan kemiskinan turun menjadi 6-6,5% pada 2027. Pengangguran, rasio gini, hingga kesejahteraan petani juga ditargetkan membaik.

20 Mei 2026

pemerintah-siapkan-tata-kelola-ekspor-sda-komoditas-ini-jadi-prioritas
Ekonomi

Pemerintah Siapkan Tata Kelola Ekspor SDA, Komoditas Ini Jadi Prioritas

Presiden Prabowo menerbitkan PP tata kelola ekspor SDA yang mewajibkan ekspor sawit, batu bara, dan ferro alloys melalui BUMN guna meningkatkan devisa negara.

20 Mei 2026