Penyaluran program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG) terus meningkat sepanjang 2026. Kementerian Keuangan mencatat, hingga 27 April 2026 jumlah penerima MBG telah mencapai 61,96 juta orang. Dari total tersebut, sebanyak 48,90 juta penerima berasal dari kalangan siswa, sedangkan 13,10 juta lainnya merupakan penerima non siswa.
Pemerintah menargetkan program MBG pada 2026 dapat menjangkau 82,90 juta penerima manfaat. Dengan demikian, realisasi penyaluran hingga April 2026 telah mencapai 74,74% dari target tahun ini. Capaian tersebut menunjukkan percepatan distribusi program gizi nasional di berbagai daerah.
Meski hanya tumbuh 3,26% sepanjang 2026, penyaluran MBG meningkat signifikan dibandingkan Oktober 2025. Data Kementerian Keuangan menunjukkan, jumlah penerima MBG pada Oktober 2025 masih sebesar 39,7 juta orang. Artinya, jumlah penerima hingga April 2026 melonjak 56,07% dibandingkan periode tersebut.
Di sisi lain, penyaluran MBG untuk kelompok non siswa juga melonjak signifikan. Kementerian Keuangan melaporkan, penerima MBG non siswa naik dari 2,50 juta orang pada Oktober 2025 menjadi 13,10 juta penerima pada April 2026. Adapun penerima non siswa mencakup balita, anak usia pra sekolah, ibu hamil, hingga ibu menyusui.
Tingginya capaian penyaluran MBG turut didorong oleh bertambahnya jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Hingga 27 April 2026, jumlah SPPG tercatat mencapai 27,73 ribu unit, naik dibandingkan bulan Maret 2026 yang sekitar 25 ribu unit.