Penyaluran Program MBG per April Capai 75% dari Target 2026

Selasa, 12 Mei 2026 | 16:00 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Penyaluran Program MBG per April Capai 75% dari Target 2026
Perkembangan Capaian & Target Penerima MBG di 2026

Penyaluran program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG) terus meningkat sepanjang 2026. Kementerian Keuangan mencatat, hingga 27 April 2026 jumlah penerima MBG telah mencapai 61,96 juta orang. Dari total tersebut, sebanyak 48,90 juta penerima berasal dari kalangan siswa, sedangkan 13,10 juta lainnya merupakan penerima non siswa.

Pemerintah menargetkan program MBG pada 2026 dapat menjangkau 82,90 juta penerima manfaat. Dengan demikian, realisasi penyaluran hingga April 2026 telah mencapai 74,74% dari target tahun ini. Capaian tersebut menunjukkan percepatan distribusi program gizi nasional di berbagai daerah.

Perkembangan Capaian & Target Penerima MBG di 2026 - (Kementerian Keuangan/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)
Perkembangan Capaian & Target Penerima MBG di 2026 - (Kementerian Keuangan/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)

Meski hanya tumbuh 3,26% sepanjang 2026, penyaluran MBG meningkat signifikan dibandingkan Oktober 2025. Data Kementerian Keuangan menunjukkan, jumlah penerima MBG pada Oktober 2025 masih sebesar 39,7 juta orang. Artinya, jumlah penerima hingga April 2026 melonjak 56,07% dibandingkan periode tersebut.

Di sisi lain, penyaluran MBG untuk kelompok non siswa juga melonjak signifikan. Kementerian Keuangan melaporkan, penerima MBG non siswa naik dari 2,50 juta orang pada Oktober 2025 menjadi 13,10 juta penerima pada April 2026. Adapun penerima non siswa mencakup balita, anak usia pra sekolah, ibu hamil, hingga ibu menyusui. 

Tingginya capaian penyaluran MBG turut didorong oleh bertambahnya jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Hingga 27 April 2026, jumlah SPPG tercatat mencapai 27,73 ribu unit, naik dibandingkan bulan Maret 2026 yang sekitar 25 ribu unit.

Data Terkait

anggaran-perlinsos-capai-rp-5499-triliun-di-rapbn-2027-ini-programnya
Ekonomi

Anggaran Perlinsos Capai Rp 549,9 Triliun di RAPBN 2027, Ini Programnya

Anggaran perlindungan sosial RAPBN 2027 naik 10% dari tahun lalu menjadi Rp 549,9 triliun. Adapun fokus pada 2027 menyasar kebutuhan dasar, pemberdayaan ekonomi, hingga pendidikan.

20 Agu 2026

8-pkpn-jadi-fokus-rapbn-2027-anggaran-pendidikan-tembus-rp-8209-t
Ekonomi

8 PKPN Jadi Fokus RAPBN 2027, Anggaran Pendidikan Tembus Rp 820,9 T

Pendidikan menjadi alokasi terbesar dalam Program Kerja Prioritas Nasional RAPBN 2027, yaitu mencapai Rp 820,9 triliun.

18 Agu 2026

tkd-2026-merosot-20-ruang-fiskal-daerah-kian-terbatas
Ekonomi

TKD 2026 Merosot 20%, Ruang Fiskal Daerah Kian Terbatas

Anggaran TKD 2026 turun 20,28% menjadi Rp 693 triliun, sementara 490 daerah diproyeksi membutuhkan tambahan dana untuk kebutuhan operasional.

14 Agu 2026

rasio-utang-pemerintah-ke-pdb-capai-4126-melonjak-3-tahun-terakhir
Ekonomi

Rasio Utang Pemerintah ke PDB Capai 41,26%, Melonjak 3 Tahun Terakhir

Utang pemerintah pada Semester I-2026 mencapai Rp 10.293,62 triliun, dengan rasio terhadap PDB sebesar 41,26%.

14 Agu 2026

dbh-2026-dipangkas-67-sejumlah-daerah-hadapi-tekanan-fiskal
Ekonomi

DBH 2026 Dipangkas 67%, Sejumlah Daerah Hadapi Tekanan Fiskal

Dana Bagi Hasil (DBH) turun 67,5% menjadi Rp 58,50 tiliun, sebanyak 490 pemerintah daerah membutuhkan anggaran tambahan dari pemerintah pusat akibat tekanan fiskal.

14 Agu 2026

daerah-hadapi-tekanan-fiskal-begini-postur-pendapatan-daerah-2026
Ekonomi

Daerah Hadapi Tekanan Fiskal, Begini Postur Pendapatan Daerah 2026

Pendapatan daerah 2026 ditargetkan Rp 1.191,90 triliun, namun hingga Juli baru terealisasi Rp 596,86 triliun atau 50,08% dari pagu anggaran.

12 Agu 2026