Jaga Pertumbuhan Ekonomi, Pemerintah Siapkan Stimulus di TW II-2026

Selasa, 12 Mei 2026 | 10:00 WIB

M
Penulis: Melati Kristina | Editor: MA
Facebook X Whatsapp Telegram
URL berhasil di salin.
Jaga Pertumbuhan Ekonomi, Pemerintah Siapkan Stimulus di TW II-2026
Stimulus Pemerintah untuk Menjaga Pertumbuhan Ekonomi, Triwulan II-2026

Perekonomian Indonesia tumbuh sebesar 5,61% yoy pada triwulan I-2026. BPS mencatat, pertumbuhan tersebut didorong konsumsi rumah tangga yang meningkat 5,52% yoy seiring momentum Ramadan dan Idulfitri yang mendorong mobilitas serta belanja masyarakat. 

Selain itu, realisasi belanja negara telah mencapai Rp 815 triliun atau 21,2% dari APBN, ditopang percepatan belanja Kementerian/Lembaga, program Makan Bergizi Gratis sebesar Rp 51 triliun hingga Maret 2026, serta stimulus pemerintah seperti diskon tarif dan penyaluran THR ASN yang turut diperkuat sektor swasta.

Guna menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di triwulan II-2026, pemerintah membuka peluang pemberian stimulus tambahan. Pemerintah menyiapkan subsidi pembelian motor listrik baru sebesar Rp 5 juta per unit untuk kuota 100 ribu unit. Sementara itu, insentif mobil listrik diberikan melalui pembebasan pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 40%-100% untuk kuota 100 ribu unit. Penyaluran subsidi tersebut dijadwalkan mulai Juni 2026.

Stimulus Pemerintah untuk Menjaga Pertumbuhan Ekonomi, Triwulan II-2026 - (Kemenko Perekonomian RI & berbagai sumber/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)
Stimulus Pemerintah untuk Menjaga Pertumbuhan Ekonomi, Triwulan II-2026 - (Kemenko Perekonomian RI & berbagai sumber/Melati Kristina/Diproduksi ChatGPT)

Selain kendaraan listrik, pemerintah juga akan menyalurkan gaji ke-13 bagi ASN pada Juni 2026 dengan estimasi nilai mencapai Rp 55 triliun guna menjaga daya beli masyarakat. Pemerintah turut mempercepat penyaluran bantuan sosial reguler tahap II. Program Keluarga Harapan (PKH) ditargetkan menjangkau sekitar 10 juta keluarga penerima manfaat dengan target penyaluran kuartal II sebesar Rp 7,3 triliun. 

Sedangkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) menyasar 18,8 juta keluarga dengan target penyaluran mencapai 100%. Pemerintah juga menyalurkan bantuan pangan kepada 33,2 juta keluarga desil 1-4 berupa minyak goreng 2 liter dan beras 10 kilogram untuk kebutuhan April-Juni.

Di sisi lain, pemerintah memperkuat investasi dan sektor riil melalui percepatan pembiayaan. Target penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan kredit program lainnya mencapai Rp 160 triliun hingga triwulan II-2026. Pemerintah juga mengakselerasi Program 3 Juta Rumah melalui berbagai skema, termasuk Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). 

Program tersebut menargetkan pembangunan 350 ribu unit rumah dengan alokasi anggaran Rp 37,1 triliun, dimana sekitar 81 ribu unit rumah direncanakan dibangun pada triwulan II-2026. Langkah stimulus ini diharapkan dapat menjaga konsumsi, memperkuat investasi, dan menopang pertumbuhan ekonomi nasional ke depan.

Data Terkait

pemulihan-pasca-perang-iran-as-belum-mampu-dorong-ekonomi-global
Ekonomi

Pemulihan Pasca Perang Iran-AS Belum Mampu Dorong Ekonomi Global

OECD memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global menjadi 2,8% dari 3,4% meski Iran dan AS telah menandatangani MoU perdamaian pasca konflik.

6 hari yang lalu

potensi-mesin-pertumbuhan-baru-konser-internasional-sumbang-pdb-rp-435-m
Ekonomi

Potensi Mesin Pertumbuhan Baru, Konser Internasional Sumbang PDB Rp 435 M

Konser internasional mampu menciptakan dampak ekonomi hingga Rp 843,29 miliar dan menyumbang PDB sebesar Rp 435,65 miliar melalui efek berganda di berbagai sektor usaha.

4 Jun 2026

target-pertumbuhan-ekonomi-2027-lebih-tinggi-di-tengah-pelemahan-rupiah
Ekonomi

Target Pertumbuhan Ekonomi 2027 Lebih Tinggi di Tengah Pelemahan Rupiah

Prabowo menargetkan ekonomi RI tumbuh 5,8%-6,5% pada 2027. Rupiah diasumsikan Rp 16.800-Rp 17.500 per US$ di tengah depresiasi 5,86%.

22 Mei 2026

transformasi-ekonomi-indonesia-periode-krisis-1998-hingga-mei-2026
Ekonomi

Transformasi Ekonomi Indonesia Periode Krisis 1998 Hingga Mei 2026

Perekonomian Indonesia mencatatkan transformasi signifikan dalam rentang hampir 3 dekade terakhir.

13 Mei 2026

konsumsi-rumah-tangga-belum-maksimal-dorong-pdb-ini-faktornya
Ekonomi

Konsumsi Rumah Tangga Belum Maksimal Dorong PDB, Ini Faktornya

Konsumsi rumah tangga masih menjadi penopang utama ekonomi Indonesia. Namun, lemahnya daya beli dan dominasi pekerja informal menahan pertumbuhan konsumsi.

13 Mei 2026

pertumbuhan-manufaktur-nasional-dibayangi-lonjakan-harga-energi
Ekonomi

Pertumbuhan Manufaktur Nasional Dibayangi Lonjakan Harga Energi

Kenaikan harga energi global berpotensi menekan industri manufaktur Indonesia. Sejumlah subsektor tercatat sensitif terhadap lonjakan biaya energi.

8 Mei 2026